MANAGED BY:
RABU
26 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 19 Mei 2017 14:17
Raja Zenith Amuntai H Tinghui Dijerat Kasus Baru
BARANG BUKTI: Barang bukti zenith yang ditemukan polisi di apotek H Tinghui. Raja zenith amuntai ini kini dijerat dengan kasus baru pencucian uang.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Supian Sauri alias Haji Tinghui yang sempat terjerat dengan kepemilikan Zenith bernilai miliaran rupiah kini sudah ditunggu kasus lain. Polda Kalsel menemukan indikasi tindak pencucian uang yang dilakukan oleh pungusaha asal Amuntai ini.

Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Rachmat Mulyana mengatakan ditengarai hasil penjualan obat daftar G merek Zenith dan Dextro yang telah dilakoni oleh Tinghui sejak tahun 2006. Dari hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan Subdit II Bidang Fiskal, Moneter dan Devisa (Fismondev) Ditkrimsus Polda Kalsel yang dipimpin AKBP Doni Adi Santoso, hasil penjualan obat-obatan daftar G yang dilakukan pelaku diduga sengaja disimpan dalam rekening bank yang berbeda-beda. Ada 24 rekening yang ditemukan dari pelaku.

“Omsetnya 1 Miliar perbulan, total uang yang disita dari puluhan rekening itu jumlahnya Rp15.034.521.925,” sebut Kapolda, Kamis (18/5).

Menurut orang nomor satu di Polda Kalsel ini, pengungkapan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang diungkap oleh jajarannya ini merupakan yang terbesar di Kalsel. “Rencananya Mabes akan join investigastion untu menyelidiki tersangka,” jelasnya.

Jika terbukti, Tinghui akan dijerat dengan Pasal 3 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU. “Ancaman hukumannya 20 tahun penjara,” tegasnya.

Itu berarti hukuman yang berat bagi Tinghui. Pasalnya sejak dia terjerat hukum karena apotik miliknya yang berada di jalan Abdul Gani Majidi, Kelurahan Paliwara, Amuntai Tengah yang digerebek oleh jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) pada 2016 lalu, penanganan kasusnya diliputi kontroversi. Setelah divonis 9 tahun di Pengadilan Negeri Amuntai, dia banding dan akhirnya hanya divonis hukuman penjara 18 bulan dan denda Rp 10 juta subsider enam bulan di Pengadilan Tinggi Kalsel. Vonis ini hanya sedikit lebih berat dari tuntutan JPU yang menuntutnya dengan hukuman 1 tahun penjara denda Rp 10 juta subsider 6 bulan.

Haji Tinghui ditangkap dengan jumlah obat-obatan fantastis, yaitu 56 kardus zenith atau jika dihitung mencapai 1,500.900 butir dan apabila dinominalkan dalam rupiah mencapai 2,6 miliar. Sementara Dextro sebanyak empat kardus dalam dua box, dengan jumlah 374.064 butir, dengan nominal mencapai Rp 97.776.640. (gmp/yn/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 25 Juli 2017 17:40

OTT Empat Pegawai Dinas Perizinan Banjar Diamankan Tim Saber Pungli

MARTAPURA - Tim Saber Pungli Polda Kalimantan Selatan kembali mengejutkan publik dengan operasi tangkap…

Selasa, 25 Juli 2017 17:38

MENCEKAM..!! Begini Kisah Lengkap Kerusuhan Lapas Kelas III Banjarbaru

BANJARBARU - Suasana Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Banjarbaru kemarin (24/7) malam mencekam. Berawal…

Selasa, 25 Juli 2017 17:22

Kisah Lengkap Tahanan Gantung Diri di Sel Isolasi

MARABAHAN - Warga binaan rumah tahanan (Rutan) Marabahan dibuat geger dengan ulah seorang tahanan yang…

Selasa, 25 Juli 2017 17:19

Lunasi Utang, Jualan Zenith

BANJARMASIN - Berdalih karena memiliki utang, Ahmad Fauzi alias Ipal (42) nekat menjadi penjual Zenith.…

Selasa, 25 Juli 2017 16:10

Tiga Warga Samarinda Diamankan di Tabalong Gara-gara ini

TANJUNG -Tiga pelaku asal Samarinda Provinsi Kalimantan Timur diamakan jajaran Polsek Jaro Kabupaten…

Senin, 24 Juli 2017 21:10

Napi Rusuh, Lapas Kelas III Banjarbaru Mencekam

BANJARBARU - Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Banjarbaru malam ini (24/7) mencekam. Ratusan personil…

Senin, 24 Juli 2017 12:36
BREAKING NEWS

Napi Marabahan Gantung Diri di Sel Isolasi

MARABAHAN - warga binaan rumah tahanan (Rutan) Marabahan dibuat geger dengan ulah seorang narapidana…

Senin, 24 Juli 2017 12:21
BREAKING NEWS

Polda Kalsel Bongkar Jaringan Prostitusi Online Lintas Provinsi 

BANJARMASIN - Unit Resmob Polda Kalsel bersama Unit Jatanras Polrestabes Surabaya berhasil meringkus…

Senin, 24 Juli 2017 10:53

YA AMPUN, Zenith Sudah Masuk Pedalaman Meratus

KOTABARU - Kata siapa pelosok desa di dalam pegunungan bersih? Buktinya, polisi menemukan ribuan butir…

Senin, 24 Juli 2017 10:25
BREAKING NEWS

BRAAK..! Tabrakan Beruntun di Jalan Ahmad Yani Kilometer 36

BANJARBARU - Terjadi tabrakan beruntun di Jalan Ahmad Yani kilometer 36 seberang Hotel Batung Batulis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .