MANAGED BY:
KAMIS
17 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Rabu, 24 Mei 2017 17:57
Teatrikal Kenang Jumat Kelabu di Banjarmasin
TEATRIKAL: Mahasiwa Uniska dari Sanggar Titian Barantai melakukan atraksi mengenang Jumat Kelabu pada 23 Mei 1997 silam, di perempatan Jalan Lambung Mangkurat dan di halaman Mitra Plaza, kemarin siang.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Atraksi teatrikal mengenang peristiwa Jumat Kelabu dilakukan mahasiwa Uniska dari Sanggar Titian Barantai, kemarin. Kisah memilukan Jumat Kelabu pada 23 Mei 1997 itu masih membekas hingga sekarang. 

Ketua Umum Sanggar Titian Barantai Uniska Banjarmasin, Irfan Maulana Fadillah, mengatakan bahwa peringatan tragedi Jumat Kelabu dilaksanakan sebagai peringatan agar peristiwa tersebut bisa diambil hikmah dan menjadi terakhir di Kalsel. “Kami berharap tidak ada lagi korban jiwa,” harapnya. Atraksi teatrikal dilakukan dengan berkeliling di pusat kota Banjarmasin.

Mereka menginginkan Banjarmasin yang damai. “Kami menginginkan semua orang sadar jika tragedi tersebut hanya menyisakan sejarah dan luka,” tegasnya.

Kisah memilukan itu juga masih membekas bagi keluarga korban yang sanak familinya hingga saat ini tidak pernah kembali dari insiden tersebut.

Jambrud (57) hanya salah satu dari sekian keluarga korban yang masih menunggu kepulangan anggota keluarganya. Ia kehilangan putra keduanya Syahrani yang masih berusia 18 tahun kala itu setelah menjadi relawan dalam kejadian tersebut. Hingga saat ini, Jambrud pun tidak pernah percaya jika putranya sudah meninggal. “Kami tidak pernah melihat jasadnya. Jadi kami percaya bahwa dia masih hidup,” yakinnya.

Syahrani tak pernah pulang setelah dijemput rekannya agar menjadi relawan dalam kejadian tersebut. Jambrud menceritakan jika anaknya sempat pergi pada sore hari dan pulang saat senja, kembali lagi pergi saat malam hari dan tak pernah pulang. ”Sudah ditangati kada mau juga. Sampai ini kada bulik,” ucap Jambrud dengan logat Bahasa Banjar untuk mencegah anaknya berangkat.

Nana (34), adik Syahrani, menceritakan saat itu masih kelas IV SD. Seingatnya, setelah kehilangan Syahrani, ibunya sempat stres. “Kalau di rumah kami hibur. Wajar kalau ibu stres begitu. Tapi kami sekeluarga masih mengganggap Syahrani masih hidup,” ujarnya.

Tragedi Jumat Kelabu menelan ratusan korban jiwa karena amuk massa di beberapa pusat pertokoan di Banjarmasin. Bahkan ratusan mayat tanpa identitas dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) milik Pemko Banjarmasin, di Gang PDI Jalan A Yani Km 22 Landasan Ulin, Banjarbaru.

Peristiwa Jumat Kelabu pada 23 Mei 1997 dipicu panasnya suhu kampanye pemilu. Usai salat Jumat segelintir warga melakukan pembakaran dan penjarahan terhadap toko dan pusat perbelanjaan. Selanjutnya aksi tersebut meluas ke segenap penjuru kota Banjarmasin, bahkan merembes ke isu SARA. Para penjarah yang tewas ditemukan terperangkap dalam pertokoan yang dijarah dan dibakar.  

Ahmad Tarmuji pedagang di kawasan pertokoan Sudimampir menjadi saksi peristiwa tersebut. Saat itu, dia ikut salat Jumat. Namun, gara-gara peristiwa itu dia tak bisa keluar. “Saat itu saya masih jualan di toko mesin Union. Saya ingat terperangkap hingga malam hari di masjid Noor. Pas mau pulang ke Kelayan juga tidak bisa karena penjagaan ketat,” kenangnya saat melihat aksi teatrikal tersebut.(eka/az/dye/ema)


BACA JUGA

Selasa, 15 Agustus 2017 17:01

PT Silo Sekarang Mulai Menggeliat, Warga Dibuat Sekarat

Lama tidak terdengar, nama PT SILO Group kembali ramai diperbincangkan. Perusahaan tambang raksasa ini…

Selasa, 15 Agustus 2017 16:57

Bakal Ada Landmark Baru Nih di Banjarmasin

BANJARMASIN - Banjarmasin bakal punya landmark baru lagi. Jika tidak ada aral, rancangan bangunan tugu…

Selasa, 15 Agustus 2017 16:22

Taman Maskot ini Sekarang jadi Taman Edukasi Lalin

BANJARMASIN - Taman Maskot milik Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kalsel yang terletak…

Selasa, 15 Agustus 2017 16:19

Lihat Nih.. Paman Birin Keluar Masuk Kampung Naik Trail

MARABAHAN – Perjalanan (touring) Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Sahbirin Noor, dan rombongan…

Selasa, 15 Agustus 2017 15:08

Gerindra Tak Lakukan Mekanisme Penjaringan di Pilkada HSS

KANDANGAN – Berbeda dengan partai politik (Parpol) lain, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra),…

Selasa, 15 Agustus 2017 15:01

Alhamdulillah, Akhirnya Kloter Banjarmasin Tiba di Mekkah

BANJARMASIN – Setelah sempat dikabarkan telantar saat menjelang keberangkatan menuju Mekkah akhirnya…

Selasa, 15 Agustus 2017 14:30

Waduh, Angkasa Pura Akan Dilaporkan ke Polda Kalsel

BANJARBARU - Proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor sedang berjalan. Namun, jangan dikira masalah…

Selasa, 15 Agustus 2017 14:07

WOW, Baru 4 Jam RS Idaman Sudah Diserbu 700 Pelamar

BANJARBARU - Baru empat jam dibuka, lowongan pegawai Rumah Sakit Idaman sudah diserbu 700 pelamar. Kemarin…

Selasa, 15 Agustus 2017 13:50

Dishub Juara Futsal Antar SKPD

BATULICIN - Dinas Perhubungan (Dishub) menjadi yang ‘terhebat’ di ajang Kejuaraan Futsal…

Selasa, 15 Agustus 2017 13:49

Bentuk Penghormatan Kepada Ulama

BATULICIN - Ribuan masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu menghadiri Haul Akbar Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .