MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 26 Mei 2017 18:01
Nonton Film "Bara di Bongkahan Batu" Kisah Nasib Warga di Sekitar Tambang
NONTON: Film yang mengisahkan tentang nasib para warga di kawasan tambang batubara di Kalsel tersebut diputar di Ruang Ghisya Novie's Guest House, Banjarbaru, Kamis (25/5)

PROKAL.CO, Debu berterbangan mengurangi jarak pandang, truk-truk besar lalu-lalang. Lubang-lubang menganga di tengah-tengah hijaunya hutan. Begitulah pemandangan yang ada dalam film dokumenter berjudul "Bara di Bongkahan Batu" yang diputar oleh Walhi Kalsel.

--------------------------------------

SUTRISNO, Banjarbaru

--------------------------------------

Film yang mengisahkan tentang nasib para warga di kawasan tambang batubara di Kalsel tersebut diputar di Ruang Ghisya Novie's Guest House, Banjarbaru, Kamis (25/5).

Dalam film itu, terdapat beberapa kisah warga yang mengaku tanahnya dirampas oleh perusahan tambang batubara. Serta pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan perusahaan hingga menyebabkan kerusakan dan pencemaran lingkungan.

Direktur Eksekutif Wahana lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalsel Kisworo Dwi Cahyono mengatakan, cerita-cerita di sekitar tambang dibuat dalam bentuk film agar publik dapat mengetahui bagaimana kondisi sebenarnya di lapangan. "Karena kalau hanya diceritakan masyarakat hanya membayangkan, tidak bisa melihat langsung kondisi real di sana," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Tujuan lain dalam pemutaran film dokumenter ialah untuk mengingatkan ke publik bahwa listrik yang mereka nikmati sekarang mengorbankan kehidupan orang lain, dan butuh proses yang panjang. "Di film itu memperlihatkan nasib seorang ibu yang kehilangan tanah, karena dijual oleh oknum ke perusahaan," ujar pria yang akrab disapa Cak Kis.

Dia menambahkan, ibu itu bernama Kartini tinggal di sekitar lokasi tambang di kawasan Balangan. Kartini dan sebagian warga lainnya bersikukuh tak ingin menjual tanahnya untuk perusahaan tambang, lantaran harganya sangat rendah. Tapi ternyata ada beberapa oknum yang malah menjual tanah mereka, tanpa sepengetahuan warga. "Jadi dia malah tidak mendapatkan apa-apa," tambahnya.

Kisworo mengaku miris dengan apa yang sudah dialami Kartini, padahal perusahaan yang menggarap lahannya pernah mendapatkan penghargaan dari pemerintah. Tapi nyatanya di lapangan tak berpihak dengan warga.

Sementara itu, Deputi Walhi Kalsel Rizqi Hidayat mengaku membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk mengambil gambar kondisi tambang di beberapa daerah di Kalsel. "Kami mulai mengambil gambar Februari sampai awal April 2017," katanya.

Dia mengungkapkan, gambar yang dia ambil lebih banyak di permukiman sekitar tambang. Untuk merekam keluhan dan harapan warga sekitar. "Kami juga menemui tokoh-tokoh masyarakat yang selama ini melakukan peralawanan adanya tambang batubara," pungkasnya. (ris/ay/ran.ema)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:25

Kisah Bripka Rahmadani Memediasi Blokade SMPN 4 Sungai Tabuk

Demi mendamaikan warga binaan, Bhabinkamtibmas Sungai Lulut Bripka Rahmadani rela memotong uang gaji…

Kamis, 19 Oktober 2017 13:24

Polres dan PN Barabai Bikin Terobosan Surat Penggeledahan-Penyitaan Online

Surat penggeledahan atau penyitaan kini tak rumit lagi, Petugas bisa mendapatkannya lewat online. -------------------------------------…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:51

Wen Xianyou, Warga Negara Asing yang Tertangkap jadi Pedagang Kaki Lima di Banjarbaru

KISAH Wen Xianyou menjadi unik karena ia memilih menjadi PKL (Pedagang Kaki Lima). -------------------------------------------…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:12

Innalillah, Pencipta Lagu 'Mars Kayuh Baimbai' Tutup Usia

Syarifuddin MS meninggal dunia pada usia 63 tahun. Anak, sahabat dan rekan musisi bersedia berbagi cerita…

Senin, 16 Oktober 2017 12:01

Kunjungi SD Swasta Milik PT DMS Kebun Barat

Dua bulan berlalu. Namun peristiwa tragis yang menimpa dua murid SDS PT DMS di Desa Damit Kecamatan…

Jumat, 13 Oktober 2017 09:49

Lihat Nih, Cara Unik KONI Banjarbaru Semangati Atlet Porprov

KONI Banjarbaru punya cara unik untuk menyemangati para atletnya yang berlaga di Porprov X Kalsel 2017…

Senin, 09 Oktober 2017 14:47

Kala Warga Berjuang Selamatkan Bekantan yang Terjebak di Pohon

Seekor Bekantan (Nasalis Larvatus) terkulai lemah di rumah salah satu warga di Komplek Berlian 4, Keluarahan…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:57

Kasus Sengketa Makam Ulama di HSU, Makam Dibongkar, Nama Diubah

Makam tua di depan Masjid Jami Sungai Banar Kecamatan Amuntai Selatan menjadi sengketa warga sekitar.…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:44

Usaha Merebut Hati Masyarakat Melalui Bhabinkamtibmas

Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau Bhabinkamtibmas jadi andalan kepolisian…

Jumat, 06 Oktober 2017 15:08

Kala Penyandang Difabel Mendapatkan Hak Bekerja

Undang-Undang No.8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas menyebut kaum difabel memiliki hak untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .