MANAGED BY:
SABTU
22 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Senin, 29 Mei 2017 16:14
Mengunjungi Budidaya Madu Kelulut Simpur

Pasarnya Mampu Menembus Malaysia

MADU KELULUT: M Ari pakai (baju kuning) dan Sekcam Simpur Nafarin mencoba madu lebah kelulut dari sarangnya.

PROKAL.CO, Banyak cara yang bisa dilakukan para petani untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Salah satunya dengan cara membudidayakan madu kelulut seperti yang digeluti Muhammad Arif warga Desa Ulin, Kecamatan Simpur.

======================

SALAHUDIN, Kandangan

=====================

SUDAH hampir tiga tahun Muhammad Ari menggeluti budidaya madu kelulut di sekitar pekarangan rumahnya. Tepatnya sejak tahun 2014 lalu. Bahkan saat ini madu kelulut miliknya sudah dipasarkan hingga ke Malaysia. “Berproduksi sekitar tahun 2015 dan mulai dipasarkan tahun 2016,” ujarnya saat ditemui, Kamis (25/5) pagi.

Diceritakannya, membudidayakan madu kelulut yang digelutinya sampai sekarang berawal saat kekesalannya karena beberapa kali membeli madu lebah tetapi tidak asli.

Ari mulai berpikir untuk berbudidaya madu kelulut sendiri dengan menggunakan bahan lebah triguna yang ada di sekitar lingkungan pedesaan.

Singkat cerita, dengan modal seadanya Arif mulai memberanikan diri membudidaya madu kelulut. Pertama ia mengumpulkan lebah triguna yang biasanya bersarang di batang-batang pohon dan rumah untuk dibuatkan sarangnya menggunakan boks.

“Saat pertama membudidaya berbagai cara dilakukan agar lebah triguna menghasilkan madunya. Sampai diketemukan cara yang jitu menurut saya,” tuturnya.

Agar hasil madu kelulut yang dihasilkan berkualitas baik, ada beberapa trik dengan menanam tumbuh-tumbuhan khusus di sekitar sarang yang dijadikan sebagai bahan makanan lebah triguna. “Bunga seperti bunga air mata pengantin dan bunga karindra yang ditanam, agar madu kelulut yang dihasilkan berkualitas lebih baik lagi,” ujarnya berbagi rahasia.

Dikatakan Ari, budidaya madu kelulut sebenarnya cukup mudah dilakukan. Panennya pun cuma memerlukan waktu beberapa bulan saja. “Sekitar tiga bulan sudah bisa panen,” katanya.

Dalam setiap panen, dari puluhan sarang lebah triguna yang dibudidayakannya dapat menghasilkan 30 puluhan liter. Madu kelulut memiliki rasa yang khas, agak masam dengan warna lebih cerah. Madu kelulut memiliki beberapa khasiat. Untuk perawatan kecantikan sampai kesehatan seperti kencing manis, maag sampai obat luka.

Untuk madu yang diproduksi dari hasil budidaya milik Ari, sudah memiliki label. Harga per liternya cukup terjangkau hanya Rp500 ribu. Ada juga yang dijual per botol sesuai ukuran, mulai dari harga Rp50 ribu. “Alhamdulillah sangat membantu ekonomi keluarga saya. Omsetnya sekali panen bisa Rp15 juta,” ujarnya.

Melihat kesuksesan Ari, sejak 2016 lalu dibentuklah kelompok Harapan Maju untuk membudidayakan lebah kelulut. Kini kelompok Harapan Maju sudah memiliki 25 sarang lebah kelulut. Tapi, saat ini lebahnya masih belum panen.

Selain warga Desa Ulin, Sekretaris Camat Simpur, Nafarin kini juga ikut membudidayakan lebah kelulut di rumahnya. “Ada empat sarang sudah saya budidayakan, hasilnya hanya untuk dikonsumsi sendiri buat keluarga di rumah,” ujarnya.

Menurut Nafarin, dirinya membudidaya lebah kelulut juga karena pengalaman yang sama (tertipu madu palsu) seperti yang dialami Ari. Setelah mengetahui budidaya yang dilakukan Ari dan melihat langsung ia pun langsung ikut membudidayakan lebah kelulut. “Ya hampir sama seperti apa yang terjadi dengan Ari, karena melihat budidayanya ternyata mudah jadi saya pun ikut membudidayakannya,” tuturnya.

Diungkapkannya, melihat potensi dari madu kelulut yang dapat dijadikan penghasilan tambahan bagi petani, jajarannya berkeinginan menjadikan wilayah Kecamatan Simpur sebagai agro madu kelulut di wilayah Kabupaten HSS. “Sehingga nanti warga yang datang bisa langsung melihat pembudidayaan lebah kelulut dan meminum madu dari sarang aslinya,” pungkasnya. (by/ram)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 17:12

Ini Alasan Mengapa Orang Banua Susah Menjadi Pramugari

Pramugari masih menjadi profesi idaman. Gaji besar dan bisa terbang ke mana-mana membuat pendaftar sekolah…

Kamis, 20 Juli 2017 15:52

Melihat Aktivitas Belajar di SDN Jawa 5 Pasca Kebakaran

Mengalami musibah kebakaran beberapa hari sebelum masa liburan berakhir, membuat pihak SDN Jawa 5 kelabakan.…

Kamis, 20 Juli 2017 15:12

Menengok Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa di Kabupaten Balangan

Kabupaten Balangan menjadi pilot project penyelenggaraan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa…

Rabu, 19 Juli 2017 19:37

Pasar Loak Mess Kalteng, Tetap Eksis di Tengah Gempuran Penjual Onderdil Baru

Saat ini penjual onderdil sepeda motor tersebar di pinggir pinggir jalan raya. Bahkan, ada yang berjualan…

Selasa, 18 Juli 2017 14:02

Di Pelosok Masih Ada Pasar Keliling, Bukan Semata untuk Jual Beli

Minggu (16/7) kemarin, sejuk kaki pegunungan di sebelah timur Pulau Laut. Tepatnya di Desa Seratak Kecamatan…

Sabtu, 15 Juli 2017 15:59

Kiprah Pebasket Banjarmasin Trisna Gama Putri di PT DBL Indonesia

Trisna Gama Putri sukses menembus Honda DBL Indonesia All Star dan dikirim ke Australia pada tahun 2008…

Jumat, 14 Juli 2017 11:21

Kisah Sukses Habib Zaid Shabab Merintis Bisnis Konter Handphone Syihab

Meski baru berusia 28 tahun, namun Habib Zaid Shahab telah sukses mengelola bisnis konter ponsel. Sekarang…

Kamis, 13 Juli 2017 14:36

Mengunjungi Sentra Perajin Atap Rumbia di Baringin A

Zaman yang sudah berubah membuat kerajinan tradisional tinggal ditekuni hanya oleh segelintir orang.…

Selasa, 11 Juli 2017 14:27

Begini Kiprah Mahasiswa ULM Melestarikan Budaya Banjar

Permainan tradisonal Banjar kian tergerus dengan perkembangan zaman. Di era teknologi sekarang ini,…

Jumat, 07 Juli 2017 11:14

Keren! Transformasi Rantau Baru Menjadi Kawasan Pariwisata

Kawasan Rantau Baru akan terus diperindah. Setelah tercipta danau buatan di tengahnya, pemerintah setempat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .