MANAGED BY:
SELASA
26 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Senin, 29 Mei 2017 16:14
Mengunjungi Budidaya Madu Kelulut Simpur

Pasarnya Mampu Menembus Malaysia

MADU KELULUT: M Ari pakai (baju kuning) dan Sekcam Simpur Nafarin mencoba madu lebah kelulut dari sarangnya.

PROKAL.CO, Banyak cara yang bisa dilakukan para petani untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Salah satunya dengan cara membudidayakan madu kelulut seperti yang digeluti Muhammad Arif warga Desa Ulin, Kecamatan Simpur.

======================

SALAHUDIN, Kandangan

=====================

SUDAH hampir tiga tahun Muhammad Ari menggeluti budidaya madu kelulut di sekitar pekarangan rumahnya. Tepatnya sejak tahun 2014 lalu. Bahkan saat ini madu kelulut miliknya sudah dipasarkan hingga ke Malaysia. “Berproduksi sekitar tahun 2015 dan mulai dipasarkan tahun 2016,” ujarnya saat ditemui, Kamis (25/5) pagi.

Diceritakannya, membudidayakan madu kelulut yang digelutinya sampai sekarang berawal saat kekesalannya karena beberapa kali membeli madu lebah tetapi tidak asli.

Ari mulai berpikir untuk berbudidaya madu kelulut sendiri dengan menggunakan bahan lebah triguna yang ada di sekitar lingkungan pedesaan.

Singkat cerita, dengan modal seadanya Arif mulai memberanikan diri membudidaya madu kelulut. Pertama ia mengumpulkan lebah triguna yang biasanya bersarang di batang-batang pohon dan rumah untuk dibuatkan sarangnya menggunakan boks.

“Saat pertama membudidaya berbagai cara dilakukan agar lebah triguna menghasilkan madunya. Sampai diketemukan cara yang jitu menurut saya,” tuturnya.

Agar hasil madu kelulut yang dihasilkan berkualitas baik, ada beberapa trik dengan menanam tumbuh-tumbuhan khusus di sekitar sarang yang dijadikan sebagai bahan makanan lebah triguna. “Bunga seperti bunga air mata pengantin dan bunga karindra yang ditanam, agar madu kelulut yang dihasilkan berkualitas lebih baik lagi,” ujarnya berbagi rahasia.

Dikatakan Ari, budidaya madu kelulut sebenarnya cukup mudah dilakukan. Panennya pun cuma memerlukan waktu beberapa bulan saja. “Sekitar tiga bulan sudah bisa panen,” katanya.

Dalam setiap panen, dari puluhan sarang lebah triguna yang dibudidayakannya dapat menghasilkan 30 puluhan liter. Madu kelulut memiliki rasa yang khas, agak masam dengan warna lebih cerah. Madu kelulut memiliki beberapa khasiat. Untuk perawatan kecantikan sampai kesehatan seperti kencing manis, maag sampai obat luka.

Untuk madu yang diproduksi dari hasil budidaya milik Ari, sudah memiliki label. Harga per liternya cukup terjangkau hanya Rp500 ribu. Ada juga yang dijual per botol sesuai ukuran, mulai dari harga Rp50 ribu. “Alhamdulillah sangat membantu ekonomi keluarga saya. Omsetnya sekali panen bisa Rp15 juta,” ujarnya.

Melihat kesuksesan Ari, sejak 2016 lalu dibentuklah kelompok Harapan Maju untuk membudidayakan lebah kelulut. Kini kelompok Harapan Maju sudah memiliki 25 sarang lebah kelulut. Tapi, saat ini lebahnya masih belum panen.

Selain warga Desa Ulin, Sekretaris Camat Simpur, Nafarin kini juga ikut membudidayakan lebah kelulut di rumahnya. “Ada empat sarang sudah saya budidayakan, hasilnya hanya untuk dikonsumsi sendiri buat keluarga di rumah,” ujarnya.

Menurut Nafarin, dirinya membudidaya lebah kelulut juga karena pengalaman yang sama (tertipu madu palsu) seperti yang dialami Ari. Setelah mengetahui budidaya yang dilakukan Ari dan melihat langsung ia pun langsung ikut membudidayakan lebah kelulut. “Ya hampir sama seperti apa yang terjadi dengan Ari, karena melihat budidayanya ternyata mudah jadi saya pun ikut membudidayakannya,” tuturnya.

Diungkapkannya, melihat potensi dari madu kelulut yang dapat dijadikan penghasilan tambahan bagi petani, jajarannya berkeinginan menjadikan wilayah Kecamatan Simpur sebagai agro madu kelulut di wilayah Kabupaten HSS. “Sehingga nanti warga yang datang bisa langsung melihat pembudidayaan lebah kelulut dan meminum madu dari sarang aslinya,” pungkasnya. (by/ram)


BACA JUGA

Minggu, 17 September 2017 16:51

Mengenang Kejayaan Bioskop Tua di Banjarmasin

BANJARMASIN - Sejak awal tahun 2000, bioskop-bioskop rakyat mulai tergerus oleh zaman. Keberadaannya…

Minggu, 10 September 2017 20:43

Berkenalan dengan Komunitas Pecinta Anime di Banua

Setiap tampil di sebuah acara, para cosplayer selalu menjadi pusat perhatian. Kecantikan seperti komik…

Minggu, 10 September 2017 20:38

Bisnis Sawit di Tanbu Kembali Menggeliat

Kabupaten Tanah Bumbu dikenal surganya penambang batu bara. Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini…

Sabtu, 09 September 2017 15:40

Semakin Merosotnya Hutan Galam di Kabupaten Batola

Pembuatan pondasi bangunan di lahan rawa membutuhkan batang galam yang tak sedikit. Namun harga galam…

Jumat, 08 September 2017 15:12

Guru Sekolah Terpencil Keluhkan Minimnya Media Pembelajaran di Meratus

Daerah pedalaman tetap sulit untuk mendapatkan keadilan pemerataan pendidikan. Jika di kota, media pembelajaran…

Kamis, 07 September 2017 14:36

Gimana Nasib Mereka? Ibu Meninggal, Ayah Gangguan Jiwa

Usia mereka masih anak-anak, namun tiga bersaudara berinisial Z (11), R (5) dan V (3) tak lagi mendapatkan…

Rabu, 06 September 2017 14:30

Menyaksikan Tradisi Badandang di Desa Andhika: Dengung Menyayat di Atas Langit Tapin

Cuaca terik tidak menyurutkan keinginan ratusan pasang mata warga yang ingin melihat bedandang (layang-layang…

Minggu, 03 September 2017 12:22

Mengulik Kisah Ritual Kebal Tubuh di Kalsel: Bisa Kebal Sejak Lahir

Masyarakat Banjar kaya dengan berbagai macam fenomena dan ritual budaya yang bersifat khas. Salah satu…

Rabu, 30 Agustus 2017 14:32

Menengok Tradisi Warga Kandangan Membawa Senjata Tajam

Kandangan dikenal sebagai tanah jawara. Konon dulu di daerah ini ada banyak jagau. Warganya dikenal…

Selasa, 29 Agustus 2017 16:31

Fotografer Banua Menggali Ilmu Fotografi Komersial

Selain dituntut profesional, seorang fotografer komersial juga harus pintar mengkhayal. Pelajaran itu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .