MANAGED BY:
SELASA
26 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 31 Mei 2017 14:57
Mantan Bupati HST Harun Nurasid Jadi Tersangka
TERSERET KASUS: Mantan Bupati HST periode 2010-2015 H Harun Nurasidditetapkan Kejaksaan Negeri Barabai sebagai tersangka.

PROKAL.CO, BARABAI – Bupati Hulu Sungai Tengah periode 2010-2015 H Harun Nurasid ditetapkan Kejaksaan Negeri Barabai sebagai tersangka. Harun dijerat dalam kasus pembangunan ruang kelas baru (RKB) SMK Kejuruan Al Hidayah di Kecamatan Haruyan. Penetapan ini setelah kejaksaan memeriksa 46 saksi dengan kerugian uang Negara sekitar Rp1,7 miliar.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, perkara ini berawal dari dugaan penyalahgunaan kebijakan dalam menyertakan modal APBD Kabupaten HST pada Dinas Pendidikan Kabupaten HST untuk membangun RKB SMK di bawah naungan Yayasan At Tin Murakata pada tahun 2012 silam.

Diduga, penyertaan modal tersebut berjalan mulus tanpa melalui proses penganggaran, proses Renja, Renstra dan musrenbang. Penganggaran itu hanya disampaikan saat pembahasan Panggar DPRD HST yang sempat menuai perdebatan di internal DPRD, walaupun akhirnya tetap dilaksanakan.

Akibat kasus ini, SMK yang terletak di Jalan Divisi IV ALRI, Desa Andang yang memiliki 4 program kejuruan tersebut mati suri. Awalnya sekolah itu akan mendidik siswa dengan sistem asrama. SMK itu satu-satunya sekolah kejuruan bagi siswa yang sebagian besar siswa dari dari Kecamatan Haruyan, Labuan Amas Selatan, Labuan Amas Utara.

Kepala Kejaksaan Negeri Barabai Waito Wongateleng melalui Kasi Intelnya Arif Fatchurrohman dikonfirmasi kemarin menyatakan, penetapan sebagai tersangka berdasarkan surat Kajari Barabai per 22 Mei 2017 pekan lalu.”Penetapan tersangka setelah kami melakukan pemeriksaan terhadap 46 saksi,” tegasnya.

Dijelaskannya, sebelum status kepemilikan tanah belum jelas sudah ada penyaluran untuk membangun ruang kelas SMK. Kendati ada keterangan telah dihibahkan namun tidak ada keterangan hibah. Hingga sekarang statusnya belum ada kejelasan pemilik tanah.”Apakah milik yayasan atau milik mantan bupati atas nama anaknya tadi,” imbuh Kasi Intel.

Status tanah hibahnya cuma disampaikan sebatas lisan saja, sedangkan legalnya tidak disertakan formalitas di atas kertas. Padahal, diatasnya akan dilaksanakan proyek besar miliaran rupiah. Intinya, dia mengatakan Anggaran Biaya Modal dibangun di atas tanah tanpa kejelasan.

“Kami baru menetapkan HN sebagai tersangka, kapan memanggil akan kita lakukan segera setelah selesai memintai keterangan sejumlah saksi lagi. Waktunya memang belum ada,” ujarnya.

Ditambahkan Arif, HN disangkakan dengan ancaman primair pasal 2 ayat 1 juncto pasal 18 Ayat 2, 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHP.

Untuk Subsidair pasal 3 juncto Pasal 18 Ayat (2), (3) UU RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Kuropsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(mam/ay/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 25 September 2017 12:12

Kapolda Kalsel: Meski Cuma Lima Butir Sikat Aja, Ingat Itu!

KOTABARU – Kapolda Kalsel Brigjen Rachmat Mulyana meminta polisi memberantas pengedar narkoba.…

Senin, 25 September 2017 10:08

Berantas Terus, Kali ini Sekarung Zenith Berhasil Diamankan

KANDANGAN – Jajaran Polsek Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, berhasil menggagalkan…

Minggu, 24 September 2017 14:30

ASTAGA..! Pelajar Sempoyongan Dikira Mabuk PCC

BANJARMASIN - Seorang pelajar kelas 1 menengah kejuruan berinisial F, terpaksa diamankan oleh anggota…

Minggu, 24 September 2017 14:27

NGERI..! Tiga Kelompok Napi Rutan Rantau Bentrok

RANTAU - Perkelahian antar kelompok narapidana terjadi di Rutan Kelas IIB Rantau. Bentrok tersebut terjadi…

Sabtu, 23 September 2017 15:56

NGAPAIN TUH.. 16 Muda-Mudi Bukan Muhrim Digrebek Disebuah Rumah

BANJARBARU – Ada 16 muda-mudi bukan muhrim digerebek anggota Polsek Banjarbaru Kota jelang azan…

Sabtu, 23 September 2017 15:43

Di Kalsel PCC Kalah Populer Dibanding Zenith

BANJARMASIN – Heboh peredaran obat PCC di salah satu daerah di Indonesia menjadi perhatian publik.…

Sabtu, 23 September 2017 11:31

Rumah Penjual Sabu di Teluk Tiram Digerebek

BANJARMASIN - M Fikri Yanoor alias Ifik (20) tak menyangka rumahnya di jalan Teluk Tiram Darat Gang…

Sabtu, 23 September 2017 11:15

Pria ini Tergiur Jual Zenith Tanpa Modal

BANJARMASIN - Anggota Buser Polsekta Banjarmasin Selatan berhasil menangkap seorang penjual Zenith,…

Jumat, 22 September 2017 16:15

Merasakan Liputan Mencekam Bentrok di Kantor LBH Jakarta

Kericuhan pecah pada Senin (18/9) dini hari di depan Kantor Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBH) Jakarta,…

Jumat, 22 September 2017 14:26

EDAN..! Kantor Desa Malah Jadi Tempat Transaksi Zenith

PARINGIN - Polsek Lampihong menangkap MA (34), warga Desa Kandang Jaya, Kecamatan Lampihong, Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .