MANAGED BY:
SABTU
22 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 02 Juni 2017 13:12
Mengunjungi Warung Ramadan di Desa Bincau
RAMAI: Suasana Warung Ramadan di Desa Bincau, Martapura. Terlihat Wabup Banjar Saidi Mansur ikut berbaur dengan warga menikmati makanan yang dijual, Rabu (31/5) kemarin. | Foto: Sutrisno / Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Remaja Masjid Assobirrin memanfaatkan bulan suci ini untuk menggalang dana. Dengan cara membuka Warung Ramadan setiap malam. Sebagian besar pendapatan untuk kas masjid.

----------------------------------------

SUTRISNO, Bincau

---------------------------------------

Rabu (31/5) tadi hawa terasa dingin karena sejak sore hujan mengguyur wilayah Martapura. Meski begitu, suasana hangat terasa di Desa Bincau. Puluhan warga terlihat berkumpul di satu tempat dan bercanda ria penuh keakraban.

Di tempat beratapkan terpal itu, terlihat ada beberapa meja panjang dan dilengkapi puluhan bangku. Di atas meja tersedia beranekaragam makanan, mulai dari mie instan, gorengan dan aneka makanan ringan lainnya.

Tempat yang berlokasi di RT 01 itu disebut Warung Ramadan oleh masyarakat sekitar. Dan hanya buka pada malam hari setiap bulan puasa. "Ini tahun ketiga warung kami buka," kata Ketua RT 01, Mojan.

Dia menuturkan, Warung Ramadan dibuka oleh remaja Masjid Assobirrin. Tujuannya guna menggalang dana untuk kas masjid. "75 persen pendapatan untuk masjid, sedangkan 25 persennya untuk remaja masjid," ujarnya.

Penghasilan sendiri didapatkan dari bagi hasil antara remaja masjid dan warga yang meletakkan jualannya di Warung Ramadan. "Misal, bakso dijual warga Rp8 ribu, maka akan dijual remaja masjid ke pembeli Rp10 ribu. Jadi remaja masjid mendapatkan pemasukan Rp2 ribu," tambah Mojan.

Dia mengungkapkan, setiap malam warung tak pernah sepi. Karena, orang yang datang bukan hanya masyarakat sekitar tapi juga dari daerah lain. "Yang datang, ada yang dari Martapura Timur dan Astambul," ungkapnya.

Warung sendiri buka sejak pukul 17.00 hingga 02.00 Wita, dan setiap harinya dijaga oleh 13 remaja masjid. Sementara makanan yang dijual beraneka jenis, seperti bakso, laksa, bubur kacang, sate dan lain-lain. "Minumannya juga macam-macam, ada es karindangan, aneka kopi dan teh," ujar Mojan.

Sementara itu, Wakil Bupati Banjar Saidi Mansyur yang malam itu berkunjung ke warung tersebut mengaku bangga dengan ide remaja masjid dalam menggalang dana. "Kalau begini 'kan tidak harus meminta sumbangan di jalan yang bisa mengganggu kelancaran lalu lintas," katanya.

Pada kesempatan itu, Saidi terlihat sangat akrab dengan warga sekitar. Saat berpamitan pulang dia terlihat memberikan bantuan kepada remaja masjid, kemudian berfoto bersama. (yn/ram/ema)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 17:12

Ini Alasan Mengapa Orang Banua Susah Menjadi Pramugari

Pramugari masih menjadi profesi idaman. Gaji besar dan bisa terbang ke mana-mana membuat pendaftar sekolah…

Kamis, 20 Juli 2017 15:52

Melihat Aktivitas Belajar di SDN Jawa 5 Pasca Kebakaran

Mengalami musibah kebakaran beberapa hari sebelum masa liburan berakhir, membuat pihak SDN Jawa 5 kelabakan.…

Kamis, 20 Juli 2017 15:12

Menengok Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa di Kabupaten Balangan

Kabupaten Balangan menjadi pilot project penyelenggaraan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa…

Rabu, 19 Juli 2017 19:37

Pasar Loak Mess Kalteng, Tetap Eksis di Tengah Gempuran Penjual Onderdil Baru

Saat ini penjual onderdil sepeda motor tersebar di pinggir pinggir jalan raya. Bahkan, ada yang berjualan…

Selasa, 18 Juli 2017 14:02

Di Pelosok Masih Ada Pasar Keliling, Bukan Semata untuk Jual Beli

Minggu (16/7) kemarin, sejuk kaki pegunungan di sebelah timur Pulau Laut. Tepatnya di Desa Seratak Kecamatan…

Sabtu, 15 Juli 2017 15:59

Kiprah Pebasket Banjarmasin Trisna Gama Putri di PT DBL Indonesia

Trisna Gama Putri sukses menembus Honda DBL Indonesia All Star dan dikirim ke Australia pada tahun 2008…

Jumat, 14 Juli 2017 11:21

Kisah Sukses Habib Zaid Shabab Merintis Bisnis Konter Handphone Syihab

Meski baru berusia 28 tahun, namun Habib Zaid Shahab telah sukses mengelola bisnis konter ponsel. Sekarang…

Kamis, 13 Juli 2017 14:36

Mengunjungi Sentra Perajin Atap Rumbia di Baringin A

Zaman yang sudah berubah membuat kerajinan tradisional tinggal ditekuni hanya oleh segelintir orang.…

Selasa, 11 Juli 2017 14:27

Begini Kiprah Mahasiswa ULM Melestarikan Budaya Banjar

Permainan tradisonal Banjar kian tergerus dengan perkembangan zaman. Di era teknologi sekarang ini,…

Jumat, 07 Juli 2017 11:14

Keren! Transformasi Rantau Baru Menjadi Kawasan Pariwisata

Kawasan Rantau Baru akan terus diperindah. Setelah tercipta danau buatan di tengahnya, pemerintah setempat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .