MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 02 Juni 2017 13:12
Mengunjungi Warung Ramadan di Desa Bincau
RAMAI: Suasana Warung Ramadan di Desa Bincau, Martapura. Terlihat Wabup Banjar Saidi Mansur ikut berbaur dengan warga menikmati makanan yang dijual, Rabu (31/5) kemarin. | Foto: Sutrisno / Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Remaja Masjid Assobirrin memanfaatkan bulan suci ini untuk menggalang dana. Dengan cara membuka Warung Ramadan setiap malam. Sebagian besar pendapatan untuk kas masjid.

----------------------------------------

SUTRISNO, Bincau

---------------------------------------

Rabu (31/5) tadi hawa terasa dingin karena sejak sore hujan mengguyur wilayah Martapura. Meski begitu, suasana hangat terasa di Desa Bincau. Puluhan warga terlihat berkumpul di satu tempat dan bercanda ria penuh keakraban.

Di tempat beratapkan terpal itu, terlihat ada beberapa meja panjang dan dilengkapi puluhan bangku. Di atas meja tersedia beranekaragam makanan, mulai dari mie instan, gorengan dan aneka makanan ringan lainnya.

Tempat yang berlokasi di RT 01 itu disebut Warung Ramadan oleh masyarakat sekitar. Dan hanya buka pada malam hari setiap bulan puasa. "Ini tahun ketiga warung kami buka," kata Ketua RT 01, Mojan.

Dia menuturkan, Warung Ramadan dibuka oleh remaja Masjid Assobirrin. Tujuannya guna menggalang dana untuk kas masjid. "75 persen pendapatan untuk masjid, sedangkan 25 persennya untuk remaja masjid," ujarnya.

Penghasilan sendiri didapatkan dari bagi hasil antara remaja masjid dan warga yang meletakkan jualannya di Warung Ramadan. "Misal, bakso dijual warga Rp8 ribu, maka akan dijual remaja masjid ke pembeli Rp10 ribu. Jadi remaja masjid mendapatkan pemasukan Rp2 ribu," tambah Mojan.

Dia mengungkapkan, setiap malam warung tak pernah sepi. Karena, orang yang datang bukan hanya masyarakat sekitar tapi juga dari daerah lain. "Yang datang, ada yang dari Martapura Timur dan Astambul," ungkapnya.

Warung sendiri buka sejak pukul 17.00 hingga 02.00 Wita, dan setiap harinya dijaga oleh 13 remaja masjid. Sementara makanan yang dijual beraneka jenis, seperti bakso, laksa, bubur kacang, sate dan lain-lain. "Minumannya juga macam-macam, ada es karindangan, aneka kopi dan teh," ujar Mojan.

Sementara itu, Wakil Bupati Banjar Saidi Mansyur yang malam itu berkunjung ke warung tersebut mengaku bangga dengan ide remaja masjid dalam menggalang dana. "Kalau begini 'kan tidak harus meminta sumbangan di jalan yang bisa mengganggu kelancaran lalu lintas," katanya.

Pada kesempatan itu, Saidi terlihat sangat akrab dengan warga sekitar. Saat berpamitan pulang dia terlihat memberikan bantuan kepada remaja masjid, kemudian berfoto bersama. (yn/ram/ema)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Minggu, 13 Mei 2018 05:50

Surat Terakhir Erik Petersen Pria Keturunan Bangsa Viking di Banua Anyar

Erik Petersen adalah keturunan Bangsa Viking. Yang memilih meninggal dunia di Banua Anyar. Warisan Erik,…

Kamis, 10 Mei 2018 18:57

Kisah Nelayan Pulau Laut yang Menolak Keras Pertambangan

Sama seperti hari cerah lainnya, Ari si pemancing ikan gabus, beberapa hari lalu dapat puluhan kilogram…

Selasa, 08 Mei 2018 13:36

Bukan Sibuk Main Mobile Legends, Bocah ini Malah Asik Koleksi Perangko

Kecil-kecil, berani tampil beda. Itulah Muhammad Fahriza. Hobinya tak biasa. Jika anak seusianya sibuk…

Senin, 07 Mei 2018 14:17

Mengunjungi Pasar Kajut Edisi ke-IV, Menjual Apa Saja yang Penting Keren

Orang Indonesia mengenal Pasar Kaget. Anak muda Banjarmasin mengenal Pasar Kajut. Inilah wadah banyak…

Sabtu, 05 Mei 2018 19:41

Curahan Lirih dari Pulau Laut: "Mau Tinggal di Mana Kami"

Aksi menolak penambangan batubara di Pulau Laut, Kotabaru, terus dilancarkan. Beragam cara dilakukan…

Sabtu, 05 Mei 2018 12:39

Kisah Mereka yang Ditolak Pulang dari Rumah Singgah Baiman

Rumah Singgah Baiman didirikan untuk menampung ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), pengemis, gelandangan,…

Jumat, 04 Mei 2018 14:17

Mengintip Aktifitas Pelatih Karate Cantik di Banjarmasin

Helda Wahdini punya paras cantik. Tapi di balik kecantikannya orang tidak menduga kalau dia ternyata…

Kamis, 03 Mei 2018 12:27

Eter Nabiring, Penjaga Adat dan Tradisi Suku Dayak Halong

Gelisah akan kemajuan zaman yang menggerus kearifan lokal dan budaya warisan nenek moyang, Eter Nabiring,…

Kamis, 03 Mei 2018 12:03

Hardiknas Berbarengan dengan USBN SLB

Ricky Joevani begitu pendiam. Saat diwawancara, dia lebih banyak mengangguk dan tersenyum. Sesekali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .