MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 02 Juni 2017 13:12
Mengunjungi Warung Ramadan di Desa Bincau
RAMAI: Suasana Warung Ramadan di Desa Bincau, Martapura. Terlihat Wabup Banjar Saidi Mansur ikut berbaur dengan warga menikmati makanan yang dijual, Rabu (31/5) kemarin. | Foto: Sutrisno / Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Remaja Masjid Assobirrin memanfaatkan bulan suci ini untuk menggalang dana. Dengan cara membuka Warung Ramadan setiap malam. Sebagian besar pendapatan untuk kas masjid.

----------------------------------------

SUTRISNO, Bincau

---------------------------------------

Rabu (31/5) tadi hawa terasa dingin karena sejak sore hujan mengguyur wilayah Martapura. Meski begitu, suasana hangat terasa di Desa Bincau. Puluhan warga terlihat berkumpul di satu tempat dan bercanda ria penuh keakraban.

Di tempat beratapkan terpal itu, terlihat ada beberapa meja panjang dan dilengkapi puluhan bangku. Di atas meja tersedia beranekaragam makanan, mulai dari mie instan, gorengan dan aneka makanan ringan lainnya.

Tempat yang berlokasi di RT 01 itu disebut Warung Ramadan oleh masyarakat sekitar. Dan hanya buka pada malam hari setiap bulan puasa. "Ini tahun ketiga warung kami buka," kata Ketua RT 01, Mojan.

Dia menuturkan, Warung Ramadan dibuka oleh remaja Masjid Assobirrin. Tujuannya guna menggalang dana untuk kas masjid. "75 persen pendapatan untuk masjid, sedangkan 25 persennya untuk remaja masjid," ujarnya.

Penghasilan sendiri didapatkan dari bagi hasil antara remaja masjid dan warga yang meletakkan jualannya di Warung Ramadan. "Misal, bakso dijual warga Rp8 ribu, maka akan dijual remaja masjid ke pembeli Rp10 ribu. Jadi remaja masjid mendapatkan pemasukan Rp2 ribu," tambah Mojan.

Dia mengungkapkan, setiap malam warung tak pernah sepi. Karena, orang yang datang bukan hanya masyarakat sekitar tapi juga dari daerah lain. "Yang datang, ada yang dari Martapura Timur dan Astambul," ungkapnya.

Warung sendiri buka sejak pukul 17.00 hingga 02.00 Wita, dan setiap harinya dijaga oleh 13 remaja masjid. Sementara makanan yang dijual beraneka jenis, seperti bakso, laksa, bubur kacang, sate dan lain-lain. "Minumannya juga macam-macam, ada es karindangan, aneka kopi dan teh," ujar Mojan.

Sementara itu, Wakil Bupati Banjar Saidi Mansyur yang malam itu berkunjung ke warung tersebut mengaku bangga dengan ide remaja masjid dalam menggalang dana. "Kalau begini 'kan tidak harus meminta sumbangan di jalan yang bisa mengganggu kelancaran lalu lintas," katanya.

Pada kesempatan itu, Saidi terlihat sangat akrab dengan warga sekitar. Saat berpamitan pulang dia terlihat memberikan bantuan kepada remaja masjid, kemudian berfoto bersama. (yn/ram/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 08 Desember 2018 11:45

Tidak Mudah, Honorer Ini Pantau CCTV di Menara Pandang Hingga Larut Malam

Di depan layar monitor yang lebarnya tak lebih lebar dari…

Sabtu, 08 Desember 2018 09:03
Kisah Bocah-bocah Penjual Buku Mewarnai di Banjarmasin

Demi Sesuap Nasi Mereka Sampai Dikejar-Kejar Satpol PP

Mobil partoli Satpol PP Kota Banjarmasin melintas di perempatan Jalan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:31

Jejak Laskar Pelangi di Banua (2)

Belajar di gudang kecil kadang membuat siswa SD Dusun Munggu…

Kamis, 06 Desember 2018 13:02

Jejak Laskar Pelangi di Banua

Hanya 12 siswa dan satu gedung kecil. Tapi mereka semangat…

Rabu, 05 Desember 2018 12:25

Gol A Gong Berbagi Motivasi ke Penulis Muda Balangan

Yang mengalami masa remaja di era 80’ dan 90’ an,…

Rabu, 05 Desember 2018 10:10

Wahh!! Rabiul Awal Jadi Bulan Rezeki Pengrajin Mahar Pernikahan

Rabiul Awal atau bulannya Maulid Nabi pada penanggalan Hijriah, menjadi…

Senin, 03 Desember 2018 12:33

Dianggap Terlalu Cepat, DE Walhi Khawatirkan Muncul Masalah Baru

BANJARMASIN – Pegunungan Meratus sudah resmi menjadi Geopark Nasional. Pemerintah…

Minggu, 02 Desember 2018 12:43

Kamu Harus Tahu!! Sejarah Mess L Yang di Anggap Angker

Dulu, Mes L seperti rumah hantu yang berada di tengah-tengah…

Sabtu, 01 Desember 2018 13:11

Perjuangan Ibu Dua Anak yang Hidup Bersama HIV/AIDS

Fenomena diskriminasi para Orang Dengan HIV/AIDS sering terjadi. Kurangnya pemahaman…

Kamis, 29 November 2018 08:58

Inspirasi, Amat Pemuda Yang Tidak Pernah Menyerah Dengan Pendidikan

Namanya singkat: Ahmad. Panggilannya lebih sederhana lagi: Amat. Namun kegigihannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .