MANAGED BY:
SABTU
24 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 13 Juni 2017 12:43
Mantan Pejuang Hidup Kekurangan
BANTU SEMBAKO: Ipda Salahuddin Kurdi menjenguk Kai Atul dan menyerahkan bantuan sembako.

PROKAL.CO, KOTABARU – Pejuang dulu bertaruh nyawa memperjuangkan kemerdekaan bangsa memiliki kekayaan alam berlimpah ini. Sekarang raga mereka yang masih hidup sudah tua dimakan usia, beberapa dari mereka habiskan waktu hidup dalam kekurangan.

Kai Atul begitu orang di Gendang Timburu memanggilnya. Sebuah desa di kaki pegunungan Meratus Kecamatan Sungai Durian, berjarak sekitar 20 kilometer dari perbatasan Kalsel Kaltim, Kerang Dayo. Banyak warga menyebut, Kai Atul dulunya adalah seorang pejuang kemerdekaan.

Tinggal di sebuah rumah panggung berlantai bambu, Kai Atul sudah tidak mampu berjalan. Ke kamar kecil atau kegiatan lainnya, Kai Atul mesti dipapah. Konon usianya sudah mencapai seratus tahun lebih. Namun dia masih bisa berbicara. "Semangatnya masih kuat," ujar Kapolsek Sungai Durian Ipda Salahuddin Kurdi kepada Radar Banjarmasin, Sabtu (10/6) tadi.

Salahuddin mengungkapkan, Kai Atul memang hidup dalam keterbatasan ekonomi. "Padahal dulu beliau adalah pejuang kemerdekaan. Sekarang cuma tinggal dengan kondisi begini sama keluarganya," paparnya.

Di ruang tengah rumah Kai Atul sebutnya hanya ada tikar, dan kelambu putih tempat pejuang tua itu istirahat. Tidak ada barang mewah. Baju pun hanya digantungkan di pinggir dinding papan. Dapur juga sangat sederhana, bahan bakar kayu.

Kai Atul punya dua orang anak, yang juga hidup sederhana di kaki Meratus. Seperti warga lainnya pekerjaan mereka berkebun dan bertani dengan penghasilan yang hanya cukup buat makan sehari-hari.

Di rumah Kai Atul, Salahuddin sempat berbincang dengannya. "Dia bilang kalau tidak mudah meraih kemerdekaan bangsa. Tapi katanya itu tidak seberapa, masih jauh lebih sulit katanya mengisi kemerdekaan ini daripada merebutnya dulu," ucap Salahuddin.

Melihat kondisi Kai Atul, Salahuddin mengaku, bahwa mengisi kemerdekaan memang bukan perkara mudah. Bayangkan, berjuang di kaki Meratus membebaskan kawasan kaya batubara itu, namun tua hidup dalam keterbatasan. Tidak jauh dari rumah Kai Atul di era Presiden Megawati berdiri perusahaan batubara raksasa PT Kalimantan Energi Lestari sampai sekarang. Ironis rumah Kai Atul dan warga sekitar masih kesulitan pasokan listrik.

Untuk itu kata Salahuddin, dengan keterbatasan anggaran, dia memutuskan sembako Ramadan tahun ini salah satunya diberikan kepada Kai Atul. "Tidak banyak, hanya sembako. Semoga bisa membantu keluarga Kai Atul selama bulan puasa ini," harapnya.

Salahuddin juga berharap, ke depan anak-anak di kaki Meratus bisa mengenyam pendidikan tinggi. Sehingga mereka nantinya dapat membangun desa dan mengelolanya sendiri. 

Fatimah warga Sengayam yang berdekatan dengan Gendang Timburu membenarkan, kalau kawasan Gendang Timburu adalah daerah yang kaya alamnya namun warga banyak hidup dalam kesederhanaan. "Ya kalau pulang kuliah dari Banjarmasin kadang miris juga lihatnya, listrik belum maksimal di sana," ujar mahasiswi Uniska Banjarmasin ini.

Dikisahkan soal kehidupan Kai Atul, dia mengatakan memang banyak warga di sana tinggal di rumah panggung sederhana dengan dapur kayu. "Ya paling kerja kebun saja mereka. Itu pun buat makan sehari-hari saja," tambahnya. (zal/by/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 11:58

Pemudik Jalur Udara Tak Sebanyak Tahun Lalu

    BANJARBARU – H-3 menjelang lebaran ternyata tak begitu berpengaruh terhadap aktivitas…

Jumat, 23 Juni 2017 08:27

Besok Kanwil Kemenag Pantau Hilal di Tempat ini

  BANJARMASIN – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan…

Jumat, 23 Juni 2017 08:21

Seluruh Polsek jadi Rest Area untuk Pemudik

KANDANGAN – Di musim mudik lebaran 2017 ini, Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) menjadikan seluruh…

Jumat, 23 Juni 2017 08:18

PENTING, ini Ketentuan Zakat Fitrah

BANJARBARU - Mendekati Idul Fitri, umat Islam mulai menyiapkan kewajiban menunaikan zakat fitrah. Kantor…

Jumat, 23 Juni 2017 07:50

ENAKKKNYA..!! Walikota Nadjmi Bolehkan Pejabat Mudik Pakai Mobil Dinas

  BANJARBARU - Hari ini libur panjang lebaran dimulai. Artinya, warga mulai disibukkan rutinitas…

Jumat, 23 Juni 2017 07:47

Yakin Dewan Tak Bakal Keteteran, Propemperda 2017 Kian Gemuk

  BANJARBARU - Pekerjaan rumah DPRD Banjarbaru bertambah. Sebelumnya, DPRD wajib merampungkan penggodokan…

Kamis, 22 Juni 2017 19:58

Antrean Pemudik di Bandara Mulai Mengular

Penumpang di Bandara Syamsudin Noor pada H-4 Lebaran, Rabu (21/6) kemarin terlihat mulai mengalami peningkatan.…

Kamis, 22 Juni 2017 19:52

Sekolah Favorit Diserbu Orang Tua, Sekolah Pinggiran Minim Pendaftar

  BANJARMASIN - Wajah Muhammad Wajir tegang. Warga Kecamatan Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala…

Kamis, 22 Juni 2017 11:03

Gelar Paripurna Jelang Liburan Idul Fitri

BANJARBARU - Sebelum cuti bersama menyambut Idul Fitri, siang ini (22/6) di Gedung DPRD Banjarbaru akan…

Kamis, 22 Juni 2017 11:01

Pengemis Tunanetra Dijamin Tak Disentuh Satpol PP

  BANJARBARU - Serbuan gepeng sudah menjadi fenomena sosial di bulan Ramadan. Lebih-lebih mendekati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .