MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 13 Juni 2017 12:43
Mantan Pejuang Hidup Kekurangan
BANTU SEMBAKO: Ipda Salahuddin Kurdi menjenguk Kai Atul dan menyerahkan bantuan sembako.

PROKAL.CO, KOTABARU – Pejuang dulu bertaruh nyawa memperjuangkan kemerdekaan bangsa memiliki kekayaan alam berlimpah ini. Sekarang raga mereka yang masih hidup sudah tua dimakan usia, beberapa dari mereka habiskan waktu hidup dalam kekurangan.

Kai Atul begitu orang di Gendang Timburu memanggilnya. Sebuah desa di kaki pegunungan Meratus Kecamatan Sungai Durian, berjarak sekitar 20 kilometer dari perbatasan Kalsel Kaltim, Kerang Dayo. Banyak warga menyebut, Kai Atul dulunya adalah seorang pejuang kemerdekaan.

Tinggal di sebuah rumah panggung berlantai bambu, Kai Atul sudah tidak mampu berjalan. Ke kamar kecil atau kegiatan lainnya, Kai Atul mesti dipapah. Konon usianya sudah mencapai seratus tahun lebih. Namun dia masih bisa berbicara. "Semangatnya masih kuat," ujar Kapolsek Sungai Durian Ipda Salahuddin Kurdi kepada Radar Banjarmasin, Sabtu (10/6) tadi.

Salahuddin mengungkapkan, Kai Atul memang hidup dalam keterbatasan ekonomi. "Padahal dulu beliau adalah pejuang kemerdekaan. Sekarang cuma tinggal dengan kondisi begini sama keluarganya," paparnya.

Di ruang tengah rumah Kai Atul sebutnya hanya ada tikar, dan kelambu putih tempat pejuang tua itu istirahat. Tidak ada barang mewah. Baju pun hanya digantungkan di pinggir dinding papan. Dapur juga sangat sederhana, bahan bakar kayu.

Kai Atul punya dua orang anak, yang juga hidup sederhana di kaki Meratus. Seperti warga lainnya pekerjaan mereka berkebun dan bertani dengan penghasilan yang hanya cukup buat makan sehari-hari.

Di rumah Kai Atul, Salahuddin sempat berbincang dengannya. "Dia bilang kalau tidak mudah meraih kemerdekaan bangsa. Tapi katanya itu tidak seberapa, masih jauh lebih sulit katanya mengisi kemerdekaan ini daripada merebutnya dulu," ucap Salahuddin.

Melihat kondisi Kai Atul, Salahuddin mengaku, bahwa mengisi kemerdekaan memang bukan perkara mudah. Bayangkan, berjuang di kaki Meratus membebaskan kawasan kaya batubara itu, namun tua hidup dalam keterbatasan. Tidak jauh dari rumah Kai Atul di era Presiden Megawati berdiri perusahaan batubara raksasa PT Kalimantan Energi Lestari sampai sekarang. Ironis rumah Kai Atul dan warga sekitar masih kesulitan pasokan listrik.

Untuk itu kata Salahuddin, dengan keterbatasan anggaran, dia memutuskan sembako Ramadan tahun ini salah satunya diberikan kepada Kai Atul. "Tidak banyak, hanya sembako. Semoga bisa membantu keluarga Kai Atul selama bulan puasa ini," harapnya.

Salahuddin juga berharap, ke depan anak-anak di kaki Meratus bisa mengenyam pendidikan tinggi. Sehingga mereka nantinya dapat membangun desa dan mengelolanya sendiri. 

Fatimah warga Sengayam yang berdekatan dengan Gendang Timburu membenarkan, kalau kawasan Gendang Timburu adalah daerah yang kaya alamnya namun warga banyak hidup dalam kesederhanaan. "Ya kalau pulang kuliah dari Banjarmasin kadang miris juga lihatnya, listrik belum maksimal di sana," ujar mahasiswi Uniska Banjarmasin ini.

Dikisahkan soal kehidupan Kai Atul, dia mengatakan memang banyak warga di sana tinggal di rumah panggung sederhana dengan dapur kayu. "Ya paling kerja kebun saja mereka. Itu pun buat makan sehari-hari saja," tambahnya. (zal/by/ram)


BACA JUGA

Senin, 22 Januari 2018 15:57
Berita Tabalong

Bupati Tabalong Bikin Kepala SDN Belimbing Menangis

TANJUNG - Sambil melihat bangunan sekolahnya, Kepala SDN 2 Belimbing di Desa Kapar Kecamatan Murung…

Senin, 22 Januari 2018 15:43

Hadiri Peresmian Taman Edukasi Banua

BANJARBARU - Ketua TP PKK Kota Banjarbaru HJ Ririen Nadjmi Adhani didampingi wakil ketua II TP Kota…

Senin, 22 Januari 2018 15:05

Kembangkan Objek Wisata Pantai Madani

BATULICIN - Potensi alam yang bias dijadikan wisata unggulan daerah terus digali oleh Pemkab Tanbu.…

Senin, 22 Januari 2018 14:56

SMPC Digelar Minggu Depan

BATULICIN - Sejatinya, kegiatan senam minggu Pagi Ceria (SMPC) akan digelar pada hari minggu, 21 Januari…

Senin, 22 Januari 2018 14:54

Dewan hujaukan Desa Pandan Sari

BATULICIN - Anggota DPRD tanbu bersama Kapolsek karang bintang Ipda Jenny Rahman dan anggotanya menggelar…

Senin, 22 Januari 2018 14:38

Pelayanan Publik Berbasis Teknologi

MARABAHAN - Pemerintah Kabupaten Batola  senantiasa fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan…

Senin, 22 Januari 2018 14:25

Targetkan 500 Hektare Tanam Padi Lahan Kering

TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong menargetkan tanam padi di lahan kering, sebagai inovasi…

Senin, 22 Januari 2018 11:56

Jalan Kompleks Seperti Kubangan, Pengembang Harus Tanggung Jawab

BANJARMASIN – Empat tahun terakhir jalan di Kompleks Purnama Tiga, Kelurahan Pemurus Dalam, Banjarmasin…

Senin, 22 Januari 2018 11:53

Ini Poin-poin Pergub Taksi Online yang Bakal Keluar

BANJARMASIN – Peraturan Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan tentang angkutan umum di Banjarmasin…

Senin, 22 Januari 2018 11:30

PDAM Lakukan Pemeliharaan, Siap-siap! Air Mati di Tiga Kecamatan ini

BANJARMASIN – Hari ini (22/1), PDAM Bandarmasih akan melakukan pemeliharaan pipa. Distribusi air…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .