MANAGED BY:
SABTU
19 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 13 Juni 2017 12:43
Mantan Pejuang Hidup Kekurangan
BANTU SEMBAKO: Ipda Salahuddin Kurdi menjenguk Kai Atul dan menyerahkan bantuan sembako.

PROKAL.CO, KOTABARU – Pejuang dulu bertaruh nyawa memperjuangkan kemerdekaan bangsa memiliki kekayaan alam berlimpah ini. Sekarang raga mereka yang masih hidup sudah tua dimakan usia, beberapa dari mereka habiskan waktu hidup dalam kekurangan.

Kai Atul begitu orang di Gendang Timburu memanggilnya. Sebuah desa di kaki pegunungan Meratus Kecamatan Sungai Durian, berjarak sekitar 20 kilometer dari perbatasan Kalsel Kaltim, Kerang Dayo. Banyak warga menyebut, Kai Atul dulunya adalah seorang pejuang kemerdekaan.

Tinggal di sebuah rumah panggung berlantai bambu, Kai Atul sudah tidak mampu berjalan. Ke kamar kecil atau kegiatan lainnya, Kai Atul mesti dipapah. Konon usianya sudah mencapai seratus tahun lebih. Namun dia masih bisa berbicara. "Semangatnya masih kuat," ujar Kapolsek Sungai Durian Ipda Salahuddin Kurdi kepada Radar Banjarmasin, Sabtu (10/6) tadi.

Salahuddin mengungkapkan, Kai Atul memang hidup dalam keterbatasan ekonomi. "Padahal dulu beliau adalah pejuang kemerdekaan. Sekarang cuma tinggal dengan kondisi begini sama keluarganya," paparnya.

Di ruang tengah rumah Kai Atul sebutnya hanya ada tikar, dan kelambu putih tempat pejuang tua itu istirahat. Tidak ada barang mewah. Baju pun hanya digantungkan di pinggir dinding papan. Dapur juga sangat sederhana, bahan bakar kayu.

Kai Atul punya dua orang anak, yang juga hidup sederhana di kaki Meratus. Seperti warga lainnya pekerjaan mereka berkebun dan bertani dengan penghasilan yang hanya cukup buat makan sehari-hari.

Di rumah Kai Atul, Salahuddin sempat berbincang dengannya. "Dia bilang kalau tidak mudah meraih kemerdekaan bangsa. Tapi katanya itu tidak seberapa, masih jauh lebih sulit katanya mengisi kemerdekaan ini daripada merebutnya dulu," ucap Salahuddin.

Melihat kondisi Kai Atul, Salahuddin mengaku, bahwa mengisi kemerdekaan memang bukan perkara mudah. Bayangkan, berjuang di kaki Meratus membebaskan kawasan kaya batubara itu, namun tua hidup dalam keterbatasan. Tidak jauh dari rumah Kai Atul di era Presiden Megawati berdiri perusahaan batubara raksasa PT Kalimantan Energi Lestari sampai sekarang. Ironis rumah Kai Atul dan warga sekitar masih kesulitan pasokan listrik.

Untuk itu kata Salahuddin, dengan keterbatasan anggaran, dia memutuskan sembako Ramadan tahun ini salah satunya diberikan kepada Kai Atul. "Tidak banyak, hanya sembako. Semoga bisa membantu keluarga Kai Atul selama bulan puasa ini," harapnya.

Salahuddin juga berharap, ke depan anak-anak di kaki Meratus bisa mengenyam pendidikan tinggi. Sehingga mereka nantinya dapat membangun desa dan mengelolanya sendiri. 

Fatimah warga Sengayam yang berdekatan dengan Gendang Timburu membenarkan, kalau kawasan Gendang Timburu adalah daerah yang kaya alamnya namun warga banyak hidup dalam kesederhanaan. "Ya kalau pulang kuliah dari Banjarmasin kadang miris juga lihatnya, listrik belum maksimal di sana," ujar mahasiswi Uniska Banjarmasin ini.

Dikisahkan soal kehidupan Kai Atul, dia mengatakan memang banyak warga di sana tinggal di rumah panggung sederhana dengan dapur kayu. "Ya paling kerja kebun saja mereka. Itu pun buat makan sehari-hari saja," tambahnya. (zal/by/ram)


BACA JUGA

Jumat, 18 Agustus 2017 17:12

Warga Banua Bangga, Pakaian Adat Presiden Berasal Dari Kalsel

Penampilan Presiden Joko Widodo dalam Upacara HUT Proklamasi RI ke-72 di Jakarta, Kamis (17/8) kemarin…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:01

Meneroka Konstelasi Politik Pilkada 2018: Bisa Melawan Kotak Kosong

Konstelasi politik lokal menyongsong pemilihan kepala daerah di 4 kabupaten di Kalsel mulai mengerucut.…

Jumat, 18 Agustus 2017 16:42

PT SILO Beberkan Izin, Walhi: IUP Produksinya Janggal

KOTABARU - PT SILO Group (Sebuku Group) akhirnya membuka data dan memperlihatkan Izin Usaha Pertambangan…

Jumat, 18 Agustus 2017 16:10

Peringatan Hari Kemerdekaan Pemprov, Hanya 16 Wakil Rakyat Terlihat

BANJARMASIN – Peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 yang dilaksanakan Pemerintah…

Jumat, 18 Agustus 2017 16:08

Di HSS, Tiga Anak Lahir di Hari Istimewa

KANDANGAN – Tanggal 17 Agustus menjadi hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia. Momen apapun…

Jumat, 18 Agustus 2017 15:43

Dua Ribu Pelamar di RS Idaman Dinyatakan Gugur

BANJARBARU - Pendaftaran lowongan pegawai Rumah Sakit Idaman sudah ditutup. Dari tiga ribu pelamar yang…

Jumat, 18 Agustus 2017 15:25

Sabar Yaa.. Warga Banjarmasin Belum Bisa Ubah Data e-KTP

BANJARMASIN – Warga Banjarmasin yang akan mengubah data pada e-KTP (Elektronik Kartu Tanda Penduduk)…

Jumat, 18 Agustus 2017 14:16

Pawai Obor Peringati HUT RI

BATULICIN - Ratusan peserta mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan…

Jumat, 18 Agustus 2017 14:12

Bangga Mengabdi di Tanbu

BATULICIN - Bupati Tanbu Mardani H Maming dan Wabup Tanbu H Sudian Noor memberikan ucapan selamat kepada…

Jumat, 18 Agustus 2017 14:08

HUT NKRI Diwarnai Hujan Rintik

BATULICIN - Rintik-rintik hujan membasahi lapangan upacara di Kantor Bupati Tanah Bumbu, kemarin pagi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .