MANAGED BY:
SELASA
21 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 13 Juni 2017 12:43
Mantan Pejuang Hidup Kekurangan
BANTU SEMBAKO: Ipda Salahuddin Kurdi menjenguk Kai Atul dan menyerahkan bantuan sembako.

PROKAL.CO, KOTABARU – Pejuang dulu bertaruh nyawa memperjuangkan kemerdekaan bangsa memiliki kekayaan alam berlimpah ini. Sekarang raga mereka yang masih hidup sudah tua dimakan usia, beberapa dari mereka habiskan waktu hidup dalam kekurangan.

Kai Atul begitu orang di Gendang Timburu memanggilnya. Sebuah desa di kaki pegunungan Meratus Kecamatan Sungai Durian, berjarak sekitar 20 kilometer dari perbatasan Kalsel Kaltim, Kerang Dayo. Banyak warga menyebut, Kai Atul dulunya adalah seorang pejuang kemerdekaan.

Tinggal di sebuah rumah panggung berlantai bambu, Kai Atul sudah tidak mampu berjalan. Ke kamar kecil atau kegiatan lainnya, Kai Atul mesti dipapah. Konon usianya sudah mencapai seratus tahun lebih. Namun dia masih bisa berbicara. "Semangatnya masih kuat," ujar Kapolsek Sungai Durian Ipda Salahuddin Kurdi kepada Radar Banjarmasin, Sabtu (10/6) tadi.

Salahuddin mengungkapkan, Kai Atul memang hidup dalam keterbatasan ekonomi. "Padahal dulu beliau adalah pejuang kemerdekaan. Sekarang cuma tinggal dengan kondisi begini sama keluarganya," paparnya.

Di ruang tengah rumah Kai Atul sebutnya hanya ada tikar, dan kelambu putih tempat pejuang tua itu istirahat. Tidak ada barang mewah. Baju pun hanya digantungkan di pinggir dinding papan. Dapur juga sangat sederhana, bahan bakar kayu.

Kai Atul punya dua orang anak, yang juga hidup sederhana di kaki Meratus. Seperti warga lainnya pekerjaan mereka berkebun dan bertani dengan penghasilan yang hanya cukup buat makan sehari-hari.

Di rumah Kai Atul, Salahuddin sempat berbincang dengannya. "Dia bilang kalau tidak mudah meraih kemerdekaan bangsa. Tapi katanya itu tidak seberapa, masih jauh lebih sulit katanya mengisi kemerdekaan ini daripada merebutnya dulu," ucap Salahuddin.

Melihat kondisi Kai Atul, Salahuddin mengaku, bahwa mengisi kemerdekaan memang bukan perkara mudah. Bayangkan, berjuang di kaki Meratus membebaskan kawasan kaya batubara itu, namun tua hidup dalam keterbatasan. Tidak jauh dari rumah Kai Atul di era Presiden Megawati berdiri perusahaan batubara raksasa PT Kalimantan Energi Lestari sampai sekarang. Ironis rumah Kai Atul dan warga sekitar masih kesulitan pasokan listrik.

Untuk itu kata Salahuddin, dengan keterbatasan anggaran, dia memutuskan sembako Ramadan tahun ini salah satunya diberikan kepada Kai Atul. "Tidak banyak, hanya sembako. Semoga bisa membantu keluarga Kai Atul selama bulan puasa ini," harapnya.

Salahuddin juga berharap, ke depan anak-anak di kaki Meratus bisa mengenyam pendidikan tinggi. Sehingga mereka nantinya dapat membangun desa dan mengelolanya sendiri. 

Fatimah warga Sengayam yang berdekatan dengan Gendang Timburu membenarkan, kalau kawasan Gendang Timburu adalah daerah yang kaya alamnya namun warga banyak hidup dalam kesederhanaan. "Ya kalau pulang kuliah dari Banjarmasin kadang miris juga lihatnya, listrik belum maksimal di sana," ujar mahasiswi Uniska Banjarmasin ini.

Dikisahkan soal kehidupan Kai Atul, dia mengatakan memang banyak warga di sana tinggal di rumah panggung sederhana dengan dapur kayu. "Ya paling kerja kebun saja mereka. Itu pun buat makan sehari-hari saja," tambahnya. (zal/by/ram)


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 15:52

Banjir HSU Makin Parah, Sembilan dari Sepuluh Kecamatan Kebanjiran

AMUNTAI – Tanda-tanda banjir di Kabupaten HSU bakal surut masih belum terlihat. Bahkan daerah…

Senin, 20 November 2017 13:56

BOSDA Belum Sentuh Sekolah Keagamaan

BANJARMASIN - Mungkin ini akan menjadi kabar yang menggembirakan bagi sekolah Madrasah Aliah Negeri…

Senin, 20 November 2017 13:53

Pengamat: Bekas Kantor Gubernur Mending Dibangun Hotel Berbintang

BANJARMASIN – Rencana pembongkaran bangunan bekas perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel)…

Senin, 20 November 2017 13:48

Santri Ponpes Agen Pembaru Hidup Sehat

BANJARMASIN – Masyarakat sekarang banyak memilih konsumsi makanan cepat saji, serba praktis, dan…

Senin, 20 November 2017 13:47

GMPK Temukan Sejumlah Penyimpangan Dana Desa di Kalsel

BANJARMASIN – Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)…

Senin, 20 November 2017 12:11
Kabar Banjarbaru

Nadjmi: Ayo Buat Kampung Lagi

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani, nampaknya belum puas memunculkan nama-nama kampung untuk…

Senin, 20 November 2017 10:12

Pemkab Tabalong Realisasikan Saluran Air Bersih

TANJUNG - Warga desa Masingai Satu, Masingai Dua dan Bilas,  iri hati terkait penyaluran air bersih…

Senin, 20 November 2017 10:10

Hari Ini PKL di Kawasan Handil Bakti Ditertibkan

MARABAHAN – Aksi penertiban yang dilakukan Tim Gabungan Kabupaten Barito Kuala (Batola), …

Senin, 20 November 2017 10:08

Korban Kebakaran Terima Rumah Baru

BATULICIN - Eks korban kebakaran di Desa Karang Bintang Kecamatan Karang Bintang menerima bantuan dari…

Senin, 20 November 2017 10:07

Puncak Hari Kesehatan Nasional di Tanbu Berlangsung Meriah

BATULICIN - Keluarga besar Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu larut dalam kemeriahan lomba dan hiburan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .