MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

LIFESTYLE

Kamis, 15 Juni 2017 11:05
Jejak Pesulap Asal Tapin; 70 Persen Ilmu Sulap Demian
KOMUNITAS: Pehoby sulap asal rantau saat berlatih trik sulap bersama Demian.

PROKAL.CO,  

Dewata Pandhu Gumelar, pria kelahiran Rantau ini menyukai sulap ketika dirinya masih bersekolah di Sekolah Menengah Atas.

Dunia sulap disukainya berawal ketika dirinya bersama orang tuanya menonton acara telivisi tentang sulap yang dibawakan oleh David Copperfield, ketika acara selesai orang tuanya langsung memperagakan satu trik sulap seperti acara di TV.

Semenjak ayahnya memperagakan trik sulap memotong tali, kemudian menyambungkannya kembali, dirinya langsung belajar dari ayahnya. Tidak sampai beberapa jam, Dewa langsung menguasai trik sulap tersebut.

"Semenjak itu saya mulai tertarik dengan sulap, dan mulai belajar sedikit demi sedikit dari youtube maupun totarialnya," jelasnya.

Dari saat itu pola pikirnya pun berubah tentang sulap, yang awal-awal kiranya adalah ilmu hitam tetapi ternyata hanya trik-trik.

"Kemudian bisa sedikit-sedikit, saya langsung posting video sulap, dari situ saya ketemu teman sesama pesulap dan dari situ saya banyak belajar skill-skill sulap," katanya.

Lanjut pria yang berumur 23 tahun ini, mulai kepekiran mendirikan komunitas sulap di Rantau yang dinamakan Seven Generation.

"Di komunitas ini kami sama-sama belajar trik sulap, jadi intinya tidak ada yang menggurui, kita sama-sama belajar," katanya.

Setelah dua tahun berjalan dan tidak ada kumpul-kumpul lagi serta sibuk dengan kegiatan masing-masing, komunitasnya pun bisa dikatakan bubar.

"Saya melanjutkan kuliah di Malang, dan yang lain ada kegiatan masing-masing, jadi sulit untuk dikumpulkan lagi," paparnya.

Tetapi, selama diperantauan, bukan menyurutkan niatnya untuk belajar sulap. Di sana dia malah bertemu dengan komunitas-komunitas sulap.

"Di sana saya banyak mendapatkan ilmu sulap dan juga manajemen hiburan serta tentang pertunjukan panggung," kata warga Jalan Brigjen Hasan Basri, No. 42, Dulang, Rantau.

Dirinya pun memberanikan diri untuk mengikuti perlombaan-perlombaan sulap, dan bisa menjadi juara di Competition Magic 2016 di Surabaya.

"Alhamdulillah, walaupun hanya juara harapan 3, saya tetap bangga karena karena perlombaan itu se Jawa Timur, yang diikuti ratusan peserta," ucapnya bangga.

Sampai 2016, diapun masih mengupload video tentang sulap di Youtube. Rupanya, aksi upload video secara tidak sengaja diihat oleh pesulap ternama Demian Aditya, yang melakukan seleksi diam-diam.

"Saya pun terpilih dari 27 orang diseluruh Indonesia. Kami pun dipanggil oleh Demian untuk dikarantina," ungkapnya.

Ia menuturkan, bahwa ia diberikan 70 persen kebiasaan sulap Demian. Dari situ, dipilih lagi beberapa orang yang diprooritaskan untuk menggantikan Demian jadi pesulap di Indonesia. "Demian, waktu itu mau fokus ke sulap Internasional. Sayangnya, aku waktu itu tidak terpilih," ungkapnya sedih.

Beberapa bulan berjalan, mereka yang dikarantina kemudian dipanggil lagi oleh Demian untuk casting untuk membuat suatu acara sulap di Telivisi.

"Dari meraka, diambil lagi lima orang. Dan saya terpilih untuk mengisi acara tersebut," katanya.

Hingga waktu yang ditentukan tiba, dirinya pun dipusingkan dengan pilihan antara mengikuti acara sulap itu dengan tes kerja diperusahaan yang diinginkannya. "Akhirnya, saya memilih untuk mengikuti tes kerja," katanya.

Pilihannya itu pun membuat dirinya menyesal sampai sekarang. Karena, di antara pilihanya, tidak masuk dua-duanya. "Hingga sekarang saya menyesal karena tidak dapat dua-duanya," ungkapnya sedih. ()


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 14:58

Pergi ke New Zealand, Ferdi Diminta Tampilkan Madihin Jenaka

BANJARMASIN – Alpha Zetizen of The Year 2017 asal Kalsel, Ferdi Irawan, akan berangkat ke New…

Jumat, 24 November 2017 11:07

Kostum Simpel Tampak Muda

BANJARMASIN - Terik matahari, terkadang membuat wanita perlu menggunakan pakaian yang longgar, sejuk,…

Kamis, 23 November 2017 15:04

Shaula Chintyasari: Tertarik Bikin Kelas Feminisme

MENJALANI aktivitas sebagai Duta Bahasa Kalimantan 2017 tak melulu membuat Shaula Chintyasari berkutat…

Rabu, 22 November 2017 09:17

Gaya Berjalan Jadi Andalan

BANJARMASIN - Untuk menjadi seorang model profesional, tentu banyak hal yang perlu diperhatikan. Di…

Rabu, 22 November 2017 09:15

Turunkan 12 Model Sekaligus

BANJARMASIN - Rezeki sudah diatur dan tak bakal tertukar, selama manusia tetap berusaha untuk meraihnya.…

Rabu, 22 November 2017 08:51

Rumah Banjar Jadi Mahkota

BANJARMASIN - Ragam seni, tradisi serta budaya, kerap dimanfaatkan oleh desainer banua, untuk merancang…

Senin, 20 November 2017 15:49

Ke Ibukota Demi Karier

BANJARMASIN – Nama Rezeki Amalia di dunia modeling Banjarmasin sudah malang melintang. Karirnya…

Senin, 20 November 2017 11:57

Aktivitas Seru Dekorasi Hunian

BANJARMASIN - Semua orang tentu ingin rumahnya terlihat menarik. Mendekorasi ruang hunian kini menjadi…

Minggu, 19 November 2017 10:26

Q Mall Banjarbaru Mencari Dewa Dewi

BANJARBARU - Bertepatan dengan hari jadinya ke-5, Q Mall Banjarbaru menggelar pemilihan Dewa Dewi.…

Kamis, 16 November 2017 13:58

Jaga Pola Makan dan Minum

BANJARMASIN - Menjalani aktivitas sesibuk apapun, juga sebagai seorang model profesional asal Banua,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .