MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

LIFESTYLE

Kamis, 15 Juni 2017 11:05
Jejak Pesulap Asal Tapin; 70 Persen Ilmu Sulap Demian
KOMUNITAS: Pehoby sulap asal rantau saat berlatih trik sulap bersama Demian.

PROKAL.CO,  

Dewata Pandhu Gumelar, pria kelahiran Rantau ini menyukai sulap ketika dirinya masih bersekolah di Sekolah Menengah Atas.

Dunia sulap disukainya berawal ketika dirinya bersama orang tuanya menonton acara telivisi tentang sulap yang dibawakan oleh David Copperfield, ketika acara selesai orang tuanya langsung memperagakan satu trik sulap seperti acara di TV.

Semenjak ayahnya memperagakan trik sulap memotong tali, kemudian menyambungkannya kembali, dirinya langsung belajar dari ayahnya. Tidak sampai beberapa jam, Dewa langsung menguasai trik sulap tersebut.

"Semenjak itu saya mulai tertarik dengan sulap, dan mulai belajar sedikit demi sedikit dari youtube maupun totarialnya," jelasnya.

Dari saat itu pola pikirnya pun berubah tentang sulap, yang awal-awal kiranya adalah ilmu hitam tetapi ternyata hanya trik-trik.

"Kemudian bisa sedikit-sedikit, saya langsung posting video sulap, dari situ saya ketemu teman sesama pesulap dan dari situ saya banyak belajar skill-skill sulap," katanya.

Lanjut pria yang berumur 23 tahun ini, mulai kepekiran mendirikan komunitas sulap di Rantau yang dinamakan Seven Generation.

"Di komunitas ini kami sama-sama belajar trik sulap, jadi intinya tidak ada yang menggurui, kita sama-sama belajar," katanya.

Setelah dua tahun berjalan dan tidak ada kumpul-kumpul lagi serta sibuk dengan kegiatan masing-masing, komunitasnya pun bisa dikatakan bubar.

"Saya melanjutkan kuliah di Malang, dan yang lain ada kegiatan masing-masing, jadi sulit untuk dikumpulkan lagi," paparnya.

Tetapi, selama diperantauan, bukan menyurutkan niatnya untuk belajar sulap. Di sana dia malah bertemu dengan komunitas-komunitas sulap.

"Di sana saya banyak mendapatkan ilmu sulap dan juga manajemen hiburan serta tentang pertunjukan panggung," kata warga Jalan Brigjen Hasan Basri, No. 42, Dulang, Rantau.

Dirinya pun memberanikan diri untuk mengikuti perlombaan-perlombaan sulap, dan bisa menjadi juara di Competition Magic 2016 di Surabaya.

"Alhamdulillah, walaupun hanya juara harapan 3, saya tetap bangga karena karena perlombaan itu se Jawa Timur, yang diikuti ratusan peserta," ucapnya bangga.

Sampai 2016, diapun masih mengupload video tentang sulap di Youtube. Rupanya, aksi upload video secara tidak sengaja diihat oleh pesulap ternama Demian Aditya, yang melakukan seleksi diam-diam.

"Saya pun terpilih dari 27 orang diseluruh Indonesia. Kami pun dipanggil oleh Demian untuk dikarantina," ungkapnya.

Ia menuturkan, bahwa ia diberikan 70 persen kebiasaan sulap Demian. Dari situ, dipilih lagi beberapa orang yang diprooritaskan untuk menggantikan Demian jadi pesulap di Indonesia. "Demian, waktu itu mau fokus ke sulap Internasional. Sayangnya, aku waktu itu tidak terpilih," ungkapnya sedih.

Beberapa bulan berjalan, mereka yang dikarantina kemudian dipanggil lagi oleh Demian untuk casting untuk membuat suatu acara sulap di Telivisi.

"Dari meraka, diambil lagi lima orang. Dan saya terpilih untuk mengisi acara tersebut," katanya.

Hingga waktu yang ditentukan tiba, dirinya pun dipusingkan dengan pilihan antara mengikuti acara sulap itu dengan tes kerja diperusahaan yang diinginkannya. "Akhirnya, saya memilih untuk mengikuti tes kerja," katanya.

Pilihannya itu pun membuat dirinya menyesal sampai sekarang. Karena, di antara pilihanya, tidak masuk dua-duanya. "Hingga sekarang saya menyesal karena tidak dapat dua-duanya," ungkapnya sedih. ()


BACA JUGA

Rabu, 27 September 2017 11:10

Pacu Adrenalin dalam Perut Bumi

BANJARMASIN - Menyusuri lorong-lorong gelap gua, membawa kita menuju petualangan baru yang mendebarkan.…

Rabu, 13 September 2017 09:48

Keluar dari Zona Nyaman

Meski sudah memiliki segudang prestasi di bidang modelling dan singing contest, Eva Ardila tertarik…

Rabu, 13 September 2017 09:11

Lebih Mantap dengan Sasirangan

Menjadi publik figur, tentu tak mudah. Segala sesuatu selalu menjadi sorotan. Termasuk dalam hal berpakaian.…

Kamis, 07 September 2017 11:30

Memadukan Denim dengan Hijab, Kenapa Tidak?

BANJARMASIN - Alih-alih terbatasi diri dengan menggunakan hijab, Alya Zanina, mahasiswi FISIP ULM Banjarmasin…

Rabu, 06 September 2017 10:17

Terjun ke Dunia Modeling, ini Tips Mahasiswi Cantik UIN Banjarmasin

BANJARMASIN - Karima Fitriani, dara manis dari UIN Antasari ini, tak pernah menyangka berhasil…

Selasa, 05 September 2017 10:43

Serunya Kumpul Bersama Komunitas Banua Digital Art

BANJARMASIN - Perkembangan zaman membuat para pegiat seni rupa semakin berkembang dalam berkarya. Di…

Kamis, 24 Agustus 2017 12:11

Menyelam dengan Ongkos Murah, Mau?

BANJARMASIN - Jika lazimnya para penyelam scuba atau scuba diver menyelam menggunakan alat khusus dan…

Rabu, 23 Agustus 2017 11:33

Tersentuh Melihat Pemulung

BANJARMASIN - Banyak hal yang membuat seseorang jatuh hati dan ingin menjajaki lebih jauh pengalaman…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:59

Lebih Menantang Jadi Duta Lingkungan Hidup

BANJARMASIN - Yutana Amelia Putri, 16 tahun, tampak menyimak sambil menulis paparan yang dibawakan oleh…

Selasa, 15 Agustus 2017 12:12

Kampanyekan Gerakan Minum Susu

BANJARMASIN – Momentum Kuliah Kerja Nyata (KKN) dirasa begitu mengesankan oleh Rima Hayati Authari,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .