MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 17 Juni 2017 15:31
Gagal Diedarkan Uang Palsu di Pembatuan
SAKSI AHLI: Deputi Kepala Perwakilan BI Kalsel Mochammad Irwan bersama Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Mars Suryo Kartiko dalam gelar kasus upal. Ke 328 lembar uang pecahan seratus ribu itu disebutnya bermutu rendah, pemalsuannya tidak melibatkan teknologi yang terlampau canggih.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Pengungkapan kasus uang palsu dibantu saksi ahli dari Bank Indonesia. Deputi Kepala Perwakilan BI Kalsel, Mochammad Irwan mengatakan, upal hasil tangkapan Polres Banjarbaru itu berkualitas rendah. Artinya, sepintas pandang atau sekali sentuh, sudah cukup mencurigakan.

"Mutunya rendah. Penampilannya lebih mengkilat, disentuh licin, dan saat diterawang tak ada tanda air," kata Irwan, Kamis (16/6) di Mapolres Banjarbaru.

Dijelaskannya, ada tiga level pengamanan uang asli. Level pertama untuk orang awam dengan cara meraba dan menerawang uang. Level kedua lewat pengujian sinar UV (Ultra Violet), seperti yang lazim dipakai pegawai bank.

"Level ketiga biasa dipakai para ahli. Memakai peralatan khusus yang jauh lebih canggih. Nah, dalam kasus ini, uang ini untuk melewati level pertama pun gagal," imbuhnya.

Sebenarnya, sambung Irwan, peredaran upal tak mengenal waktu dan tempat. Tapi di bulan Ramadan hingga lebaran memang lebih rawan. Karena tren penukaran uang yang marak. Upal jadi lebih mudah diselipkan.

"Saran untuk masyarakat, tukarkan uang ke BI langsung. BI menyiapkan setok Rp4,5 triliun khusus untuk kebutuhan penukaran uang. Dan itu sangat cukup," pungkas Irwan.

Tangkapan upal ini terjadi Rabu (31/5) dini hari. Bermula dari patroli Sabhara, polisi curiga saat melihat mobil Toyota Innova nopol KH 1224 AL yang parkir di depan sebuah warung di eks lokalisasi Pembatuan. Keempat lelaki yang menumpangi mobil itu juga tergagap ketika diminta menunjukkan kartu identitasnya.

Dari penggeledahan di dalam mobil, polisi mendapati 328 lembar uang pecahan seratus ribu atau senilai Rp32,8 juta. Beserta segepok kertas kosong berukuran uang siap cetak.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Reskrim AKP Mars Suryo Kartiko mengatakan, hasil penyelidikan akhirnya mendapat kepastian. AM, 46 tahun dan MW, 47 tahun akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara dua lelaki lainnya AH, 48 tahun dan YM, 39 tahun hanya sebagai saksi. "Dua orang ini menjadi saksi karena peran mereka tak lebih dari sekadar ikut menumpang dalam satu mobil," jelas AKP Mars.

Ditambahkannya, upal itu dipesan MW ke seorang bernama WW dari Bandung, Jawa Barat. Pesanan pertama berjumlah seratus lembar uang pecahan seratus ribu. Dan sudah laku dijual ke seseorang di Kapuas, Kalteng.

"Jadi ini merupakan pesanan kedua. Dan AM terlibat bantu mengedarkan dengan perjanjian pembagian keuntungan," pungkas AKP Mars. Dari pengakuan tersangka kepada penyidik, mereka memang berencana mengedarkan upal tersebut di Pembatuan. Keduanya dijerat Undang-undang No 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. (fud/al/bin/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 09 Desember 2017 16:12

Akhirnya, Iray Kasfy Divonis Hakim

MARTAPURA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Martapura menjatuhkan kurungan badan selama 4 tahun…

Sabtu, 09 Desember 2017 16:05

Kapal Kargo Tenggelam di Sungai Barito, Ternyata ini Sebabnya

BANJARMASIN - Kapal MV KENEUKAI, pengangkut semen Cons, mengalami musibah di perairan Sungai Barito,…

Sabtu, 09 Desember 2017 16:01

Penimbunan Gas Melon Digerebek, Pelaku Sempat Mengelak

BANJARMASIN – Sebelum azan salat Jumat (8/12) kemarin, sebuah rumah di Jalan Gunung Sari Ujung…

Sabtu, 09 Desember 2017 14:47

Ini Penyebab Kebakaran di Kuin Utara

BANJARMASIN - Enam buah rumah luluh lantak di Jalan Kuin Utara RT 10,  Banjarmasin Utara, akibat…

Sabtu, 09 Desember 2017 14:43

Kebakaran di Kandangan, Seorang Nenek Tewas Terpanggang

KANDANGAN – Disaat kebanyakan orang sedang beristirahat, Jumat (8/12) dini hari lalu,  warga…

Jumat, 08 Desember 2017 18:47

Rp10 Juta untuk Pelicin Fasilitasi

BANJARMASIN – Kasus suap PDAM Bandarmasih yang melibatkan mantan Dirut PDAM Muslih dan Manajer…

Jumat, 08 Desember 2017 18:29

Ayah Perkosa Anak Kandung di Paringin Dituntut 15 Tahun Penjara

PARINGIN – Kisah seorang ayah yang memperkosa anak kandungnya yang masih gadis, memasuki babak…

Jumat, 08 Desember 2017 14:26

Trik Satpol PP Banjarbaru Cegah PSK Pembatuan Beroperasi Kembali

Selain membuka pos pengawasan di Pembatuan dan Batubesi, anggota gabungan terdiri dari Satpol PP Banjarbaru,…

Kamis, 07 Desember 2017 15:10

Pesta Lem, Empat Remaja Kelayan Diamankan

BANJARMASIN - Empat orang remaja tertangkap tangan sedang berpesta lem Fox dan minuman keras oplosan…

Kamis, 07 Desember 2017 15:08

Heboh! Pria Paruh Baya Gantung Diri di Belitung Darat

BANJARMASN -Warga Jalan Belitung Darat Gang Swadaya RT 9, Kelurahan Belitung Utara,  Banjarmasin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .