MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 17 Juni 2017 15:31
Gagal Diedarkan Uang Palsu di Pembatuan
SAKSI AHLI: Deputi Kepala Perwakilan BI Kalsel Mochammad Irwan bersama Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Mars Suryo Kartiko dalam gelar kasus upal. Ke 328 lembar uang pecahan seratus ribu itu disebutnya bermutu rendah, pemalsuannya tidak melibatkan teknologi yang terlampau canggih.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Pengungkapan kasus uang palsu dibantu saksi ahli dari Bank Indonesia. Deputi Kepala Perwakilan BI Kalsel, Mochammad Irwan mengatakan, upal hasil tangkapan Polres Banjarbaru itu berkualitas rendah. Artinya, sepintas pandang atau sekali sentuh, sudah cukup mencurigakan.

"Mutunya rendah. Penampilannya lebih mengkilat, disentuh licin, dan saat diterawang tak ada tanda air," kata Irwan, Kamis (16/6) di Mapolres Banjarbaru.

Dijelaskannya, ada tiga level pengamanan uang asli. Level pertama untuk orang awam dengan cara meraba dan menerawang uang. Level kedua lewat pengujian sinar UV (Ultra Violet), seperti yang lazim dipakai pegawai bank.

"Level ketiga biasa dipakai para ahli. Memakai peralatan khusus yang jauh lebih canggih. Nah, dalam kasus ini, uang ini untuk melewati level pertama pun gagal," imbuhnya.

Sebenarnya, sambung Irwan, peredaran upal tak mengenal waktu dan tempat. Tapi di bulan Ramadan hingga lebaran memang lebih rawan. Karena tren penukaran uang yang marak. Upal jadi lebih mudah diselipkan.

"Saran untuk masyarakat, tukarkan uang ke BI langsung. BI menyiapkan setok Rp4,5 triliun khusus untuk kebutuhan penukaran uang. Dan itu sangat cukup," pungkas Irwan.

Tangkapan upal ini terjadi Rabu (31/5) dini hari. Bermula dari patroli Sabhara, polisi curiga saat melihat mobil Toyota Innova nopol KH 1224 AL yang parkir di depan sebuah warung di eks lokalisasi Pembatuan. Keempat lelaki yang menumpangi mobil itu juga tergagap ketika diminta menunjukkan kartu identitasnya.

Dari penggeledahan di dalam mobil, polisi mendapati 328 lembar uang pecahan seratus ribu atau senilai Rp32,8 juta. Beserta segepok kertas kosong berukuran uang siap cetak.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Reskrim AKP Mars Suryo Kartiko mengatakan, hasil penyelidikan akhirnya mendapat kepastian. AM, 46 tahun dan MW, 47 tahun akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara dua lelaki lainnya AH, 48 tahun dan YM, 39 tahun hanya sebagai saksi. "Dua orang ini menjadi saksi karena peran mereka tak lebih dari sekadar ikut menumpang dalam satu mobil," jelas AKP Mars.

Ditambahkannya, upal itu dipesan MW ke seorang bernama WW dari Bandung, Jawa Barat. Pesanan pertama berjumlah seratus lembar uang pecahan seratus ribu. Dan sudah laku dijual ke seseorang di Kapuas, Kalteng.

"Jadi ini merupakan pesanan kedua. Dan AM terlibat bantu mengedarkan dengan perjanjian pembagian keuntungan," pungkas AKP Mars. Dari pengakuan tersangka kepada penyidik, mereka memang berencana mengedarkan upal tersebut di Pembatuan. Keduanya dijerat Undang-undang No 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. (fud/al/bin/ema)


BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 14:30

Ungkap Kematian Wartawan di Sel, Kapolda: Kami Akan Bongkar Kuburannya

BANJARMASIN – Misteri masih membayangi Kematian Muhammad Yusuf. Wartawan salah satu media online…

Selasa, 19 Juni 2018 09:16
Breaking News

Braakk..! Mobil Polisi Hantam Tiang Listrik

BANJARMASIN - Pengendara Jalan Gatot Subroto,  dibuat heboh. Penyebabnya mobil bermerek Nissan…

Senin, 18 Juni 2018 14:36

ASTAGA..!! Objek Wisata Telan Korban Jiwa, Satu Orang Dikabarkan Tewas

KOTABARU - Hati-hati berada di objek wisata. Ini berlaku buat siapa saja yang sedang berlibur. Di Kecamatan…

Senin, 18 Juni 2018 13:13

MABUK BANG? Korban Kecelakaan ini Ditolong Warga Malah Ngamuk

BANJARMASIN - Telah terjadi Laka lantas tunggal di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan, Jalan Brigjen…

Rabu, 13 Juni 2018 13:48

NAH LO..!! Polisi akan Investigasi Kematian Pewarta di Sel Tahanan

KOTABARU - Kepolisian Resor Kotabaru masih menyelidiki kematian M Yusuf. Pewarta yang meninggal di sel…

Rabu, 13 Juni 2018 12:51

Warga Kelayan Dihebohkan Temuan Mayat Mengapung Disungai

BANJARMASIN – Warga Jalan Kelayan A, Banjarmasin Selatan tiba-tiba heboh. Penyebabnya, ditemukan…

Selasa, 12 Juni 2018 13:36

Diduga Karena ini Karyawan Ritel Indomaret Nekat Curi Uang dengan Sajam

BANJARBARU - Menjelang lebaran, aksi kriminal di Kota Banjarbaru patut diwaspadai. Kemarin (11/6) pagi,…

Senin, 11 Juni 2018 15:41

Buruh PLTU di Tabalong Terciduk Edarkan Sabu

Buruh PLTU di Tabalong Ketangkap Ngedar Sabu TANJUNG - Puasa-puasa begini masih saja ada orang yang…

Senin, 11 Juni 2018 12:22

Gak Malu-Malu Lagi, Ada Carnophen di Platform Jual Beli Online

Peredaran narkotika jenis Carnophen punya gaya baru. Jauh lebih gila, para pengedarnya mulai nekat terang-terangan…

Senin, 11 Juni 2018 11:56

Puluhan Pembalap Liar di Perkantoran Pemprov Kalsel Diamankan

BANJARBARU - Hingga menjelang Lebaran, aktivitas balapan liar ternyata masih belum habis. Sabtu (9/6)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .