MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 17 Juni 2017 15:31
Gagal Diedarkan Uang Palsu di Pembatuan
SAKSI AHLI: Deputi Kepala Perwakilan BI Kalsel Mochammad Irwan bersama Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Mars Suryo Kartiko dalam gelar kasus upal. Ke 328 lembar uang pecahan seratus ribu itu disebutnya bermutu rendah, pemalsuannya tidak melibatkan teknologi yang terlampau canggih.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Pengungkapan kasus uang palsu dibantu saksi ahli dari Bank Indonesia. Deputi Kepala Perwakilan BI Kalsel, Mochammad Irwan mengatakan, upal hasil tangkapan Polres Banjarbaru itu berkualitas rendah. Artinya, sepintas pandang atau sekali sentuh, sudah cukup mencurigakan.

"Mutunya rendah. Penampilannya lebih mengkilat, disentuh licin, dan saat diterawang tak ada tanda air," kata Irwan, Kamis (16/6) di Mapolres Banjarbaru.

Dijelaskannya, ada tiga level pengamanan uang asli. Level pertama untuk orang awam dengan cara meraba dan menerawang uang. Level kedua lewat pengujian sinar UV (Ultra Violet), seperti yang lazim dipakai pegawai bank.

"Level ketiga biasa dipakai para ahli. Memakai peralatan khusus yang jauh lebih canggih. Nah, dalam kasus ini, uang ini untuk melewati level pertama pun gagal," imbuhnya.

Sebenarnya, sambung Irwan, peredaran upal tak mengenal waktu dan tempat. Tapi di bulan Ramadan hingga lebaran memang lebih rawan. Karena tren penukaran uang yang marak. Upal jadi lebih mudah diselipkan.

"Saran untuk masyarakat, tukarkan uang ke BI langsung. BI menyiapkan setok Rp4,5 triliun khusus untuk kebutuhan penukaran uang. Dan itu sangat cukup," pungkas Irwan.

Tangkapan upal ini terjadi Rabu (31/5) dini hari. Bermula dari patroli Sabhara, polisi curiga saat melihat mobil Toyota Innova nopol KH 1224 AL yang parkir di depan sebuah warung di eks lokalisasi Pembatuan. Keempat lelaki yang menumpangi mobil itu juga tergagap ketika diminta menunjukkan kartu identitasnya.

Dari penggeledahan di dalam mobil, polisi mendapati 328 lembar uang pecahan seratus ribu atau senilai Rp32,8 juta. Beserta segepok kertas kosong berukuran uang siap cetak.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Reskrim AKP Mars Suryo Kartiko mengatakan, hasil penyelidikan akhirnya mendapat kepastian. AM, 46 tahun dan MW, 47 tahun akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara dua lelaki lainnya AH, 48 tahun dan YM, 39 tahun hanya sebagai saksi. "Dua orang ini menjadi saksi karena peran mereka tak lebih dari sekadar ikut menumpang dalam satu mobil," jelas AKP Mars.

Ditambahkannya, upal itu dipesan MW ke seorang bernama WW dari Bandung, Jawa Barat. Pesanan pertama berjumlah seratus lembar uang pecahan seratus ribu. Dan sudah laku dijual ke seseorang di Kapuas, Kalteng.

"Jadi ini merupakan pesanan kedua. Dan AM terlibat bantu mengedarkan dengan perjanjian pembagian keuntungan," pungkas AKP Mars. Dari pengakuan tersangka kepada penyidik, mereka memang berencana mengedarkan upal tersebut di Pembatuan. Keduanya dijerat Undang-undang No 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. (fud/al/bin/ema)


BACA JUGA

Minggu, 18 Februari 2018 00:48

Kapok! Pemko Banjarbaru Laporkan Pria Hidung Belang ke Istrinya

BANJARBARU - Permasalahan praktik prostitusi di Banjarbaru tak ada habisnya. Meski Lokalisasi Pembatuan…

Sabtu, 17 Februari 2018 18:00

HEBOH! Aktivis Kotabaru Diserang, Pelaku Diduga Sudah Lama Mengintai

KOTABARU – Warga Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru, mendadak geger, Jumat (16/2) pagi. Aktivis terkenal…

Sabtu, 17 Februari 2018 08:37

GEGER..! Mayat Pria Mengapung Ditemukan di Sungai Anyar

TANJUNG - Pria berjaket hitam dan celana panjang hitam ditemukan meninggal dunia karena tenggelam…

Jumat, 16 Februari 2018 17:04

Mayat Pria Tenggelam di Benua Lawas Tabalong

TANJUNG - Pria berjaket dan celana panjang hitam ditemukan mengambang tak bernyawa di sungai di…

Jumat, 16 Februari 2018 15:07

Wadoh..!! 13 Remaja Kepergok Ngelem di Kawasan KS Tubun

BANJARMASIN - Enam belas orang remaja tanggung diamankan Polsek Banjarmasin Selatan. Tertua berusia…

Jumat, 16 Februari 2018 10:57

Kapal Tenggelam di Laut Batakan, Begini Nasib ABKnya

PELAIHARI - Sepuluh anak buah kapal (ABK) Tug Boat (TB) Blue Fish selamat, setelah kapal yang ditumpangi…

Jumat, 16 Februari 2018 10:26

Ditransfer ke PT BSF, Uang Seratus Juta Milik Ibu Haida Hangus Seketika

BANJARMASIN - Noor Haida dengan wajah tegang memasuki halaman Ditkrimsus Polda Kalsel.  Ditemani…

Kamis, 15 Februari 2018 15:05

Dua Hari, Dua Kasus Penjambretan di Banjarbaru, Satu Meninggal Dunia

BANJARBARU - Ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar berhati-hati saat membawa barang berharga ketika…

Kamis, 15 Februari 2018 13:02

Dua Pejabatnya Jadi Tersangka, Pemko Kukuh Nyatakan Bukan Korupsi

BANJARMASIN - Dua pejabat pemko ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait proyek Terminal…

Kamis, 15 Februari 2018 12:37

Empat Pengedar Sabu Barabai Diringkus

BARABAI - Narkoba sudah merasuki berbagai lini masyarakat. Bahkan seorang ibu rumah tangga sekalipun.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .