MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 18 Juni 2017 17:55
Masih Ngontrak, BNNK Disentil
DARI BNN PUSAT: Inspektur II Ittama BNN RI Brigjen Sukirman saat tiba di Bandara Syamsudin Noor. Kedatangannya ke Banjarbaru untuk verifkasi serah terima jabatan Kepala BNNK Banjarbaru.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Kantor Badan Nasional Narkotika Kota (BNNK) Banjarbaru masih menumpang di rumah kontrakan. Klinik pasien rehabnya saja disulap dari garasi mobil. Hasil tangkapan juga terpaksa menitip ke ruang tahanan Mapolres.

Kondisi ini rupanya jadi sorotan Inspektur II Ittama BNN RI Brigjen Sukirman saat mengunjungi kantor BNNK Banjarbaru di Jalan Panglima Batur Barat tersebut, Rabu (14/6) tadi.

"Kepala BNNK harus mendekati walikota. Cari solusi untuk peminjaman gedung yang lebih layak dari pemko. Jangan terus-menerus menyewa," saran Brigjen Sukirman.

Selain mencari solusi untuk masalah kantor yang masih menyewa, pendekatan ke walikota juga untuk memaksimalkan program BNN. Banyak SKPD seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, atau Satpol PP yang dari segi tugas pokoknya bisa diajak bekerjasama dengan BNNK.

Ia datang tak sendiri, ditemani Auditor Pertama BNN RI Christoffer Maruli Tua. Kunjungan ini bukan sekadar untuk bersilaturahmi, tapi untuk verifikasi serah terima jabatan Kepala BNNK Banjarbaru.

Yang sebelumnya dipegang Nor Fadillah dan barusan dipromosikan ke BNNP Kalsel. Sekarang, jabatan Kepala BNNK Banjarbaru kini dipercayakan pada AKP Sugito yang sebelumnya dikenal sebagai KBO Dirresnarkoba Polda Kalsel.

"Pak Sukirman juga memberi beberapa arahan penting. Pertama, BNNK harus menghindari pengadaan barang fiktif. Kedua, jangan sampai ada laporan keuangan fiktif," tegas AKP Sugito, kemarin (17/6).

Ini penting agar BNNK bisa fokus bekerja memerangi narkotika, tidak habis energi karena tersandung masalah hukum.

Khusus untuk kinerja BNNK sendiri, Brigjen Sukirman menekankan pada dua seksi. Seksi Pemberantasan diminta fokus pada Supply Reduction. Upaya memutus pasokan atau jalur distribusi narkotika ke kota ini. Tidak sekadar menangkap pengedar di level bawah. Dalam contoh paling ekstrem, Supply Reduction juga diterjemahkan sebagai War on Drugs atau perang melawan narkotika.

Sementara Seksi Rehabilitasi diminta fokus pada Demand Reduction. Artinya upaya untuk menekan hasrat atau permintaan publik pada kebutuhan akan narkotika. Bentuknya bisa berupa sosialisasi, menekankan pada dampak buruk atau risiko hukum yang harus diterima seseorang karena tergoda menggunakan narkotika.

"Selebihnya Pak Sukirman dan Christoffer merampungkan verifikasi di bagian keuangan, kepegawaian dan inventaris negara. Hasil verifikasi ini nanti dilaporkan ke pusat," pungkas AKP Sugito.

Selain pejabat yang lama, Nor Fadillah, juga tampak menyambut rombongan BNN pusat adalah Kepala BNNP Kalsel Brigjen Marsauli Siregar dan Kasi Berantas BNNK Banjarbaru AKP Mufid. (fud)

 


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 15:53

Ngamuk Bawa Parang, Polisi Datang Langsung Bercebur ke Sungai

BARABAI – Warga Barabai Darat Hulu Sungai Tengah Rabu (13/12) malam kemarin sempat dibuat heboh…

Jumat, 15 Desember 2017 15:50

Terdakwa Kasus Suap Beberkan Suap Lain di PDAM

Terdakwa kasus suap untuk pengesahan Raperda Penyertaan Modal PDAM Bandarmasih, Muslih akhirnya membuka…

Jumat, 15 Desember 2017 15:32

ADA APA? Ratusan Warga Serbu KPUD HSS

KANDANGAN –  Merasa tidak puas dengan hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten…

Jumat, 15 Desember 2017 14:56

Sengketa, Rumah Mewah di Kayutangi Dieksekusi

BANJARMASIN - Sebuah rumah dan lahan kosong yang berlokasi di jalan Hasan Basri Banjarmasin,  Rt…

Kamis, 14 Desember 2017 16:05

Rugikan Negara Rp 1,7 Miliar, Mantan Kadisdik HST Ditahan

BARABAI - Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) HST Dia Udini akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Negeri…

Kamis, 14 Desember 2017 10:43

Satu Tahanan di Rutan Polda Kalsel Terjangkit TBC

BANJARMASIN - Satu orang dari sembilan puluh tahanan di Rutan Polda Kalsel terjangkit  Tubercolosis…

Rabu, 13 Desember 2017 15:37

Waduh..! Bupati Kotabaru Dituntut Rp102 Miliar

KOTABARU - Pernah mendengar pegawai menuntut kepala daerah ganti kerugian jabatan senilai Rp100 miliar…

Rabu, 13 Desember 2017 15:11

Polisi Razia Knalpot Blong ke Sekolah

BANJARBARU - Banyaknya keluhan dari masyarakat tentang masih adanya balapan liar dan penggunaan knalpot…

Rabu, 13 Desember 2017 14:32

KNKT Investigasi Kapal Karam di Sungai Barito

BANJARMASIN - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedang menginvestigasi insiden karamnya…

Selasa, 12 Desember 2017 12:26

Bawa Sajam, Warga Sungai Jingah ini Terciduk Operasi Pekat

BANJARMASIN - Gara-gara bawa senjata tajam (sajam) kesayangan, Ahmad Saibani alias Bani (48), …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .