MANAGED BY:
RABU
23 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 18 Juni 2017 17:55
Masih Ngontrak, BNNK Disentil
DARI BNN PUSAT: Inspektur II Ittama BNN RI Brigjen Sukirman saat tiba di Bandara Syamsudin Noor. Kedatangannya ke Banjarbaru untuk verifkasi serah terima jabatan Kepala BNNK Banjarbaru.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Kantor Badan Nasional Narkotika Kota (BNNK) Banjarbaru masih menumpang di rumah kontrakan. Klinik pasien rehabnya saja disulap dari garasi mobil. Hasil tangkapan juga terpaksa menitip ke ruang tahanan Mapolres.

Kondisi ini rupanya jadi sorotan Inspektur II Ittama BNN RI Brigjen Sukirman saat mengunjungi kantor BNNK Banjarbaru di Jalan Panglima Batur Barat tersebut, Rabu (14/6) tadi.

"Kepala BNNK harus mendekati walikota. Cari solusi untuk peminjaman gedung yang lebih layak dari pemko. Jangan terus-menerus menyewa," saran Brigjen Sukirman.

Selain mencari solusi untuk masalah kantor yang masih menyewa, pendekatan ke walikota juga untuk memaksimalkan program BNN. Banyak SKPD seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, atau Satpol PP yang dari segi tugas pokoknya bisa diajak bekerjasama dengan BNNK.

Ia datang tak sendiri, ditemani Auditor Pertama BNN RI Christoffer Maruli Tua. Kunjungan ini bukan sekadar untuk bersilaturahmi, tapi untuk verifikasi serah terima jabatan Kepala BNNK Banjarbaru.

Yang sebelumnya dipegang Nor Fadillah dan barusan dipromosikan ke BNNP Kalsel. Sekarang, jabatan Kepala BNNK Banjarbaru kini dipercayakan pada AKP Sugito yang sebelumnya dikenal sebagai KBO Dirresnarkoba Polda Kalsel.

"Pak Sukirman juga memberi beberapa arahan penting. Pertama, BNNK harus menghindari pengadaan barang fiktif. Kedua, jangan sampai ada laporan keuangan fiktif," tegas AKP Sugito, kemarin (17/6).

Ini penting agar BNNK bisa fokus bekerja memerangi narkotika, tidak habis energi karena tersandung masalah hukum.

Khusus untuk kinerja BNNK sendiri, Brigjen Sukirman menekankan pada dua seksi. Seksi Pemberantasan diminta fokus pada Supply Reduction. Upaya memutus pasokan atau jalur distribusi narkotika ke kota ini. Tidak sekadar menangkap pengedar di level bawah. Dalam contoh paling ekstrem, Supply Reduction juga diterjemahkan sebagai War on Drugs atau perang melawan narkotika.

Sementara Seksi Rehabilitasi diminta fokus pada Demand Reduction. Artinya upaya untuk menekan hasrat atau permintaan publik pada kebutuhan akan narkotika. Bentuknya bisa berupa sosialisasi, menekankan pada dampak buruk atau risiko hukum yang harus diterima seseorang karena tergoda menggunakan narkotika.

"Selebihnya Pak Sukirman dan Christoffer merampungkan verifikasi di bagian keuangan, kepegawaian dan inventaris negara. Hasil verifikasi ini nanti dilaporkan ke pusat," pungkas AKP Sugito.

Selain pejabat yang lama, Nor Fadillah, juga tampak menyambut rombongan BNN pusat adalah Kepala BNNP Kalsel Brigjen Marsauli Siregar dan Kasi Berantas BNNK Banjarbaru AKP Mufid. (fud)

 


BACA JUGA

Selasa, 22 Agustus 2017 16:44

Fokus Kembalikan Selisih Uang, Jaksa: Kami Bekerja Profesional

BANJARMASIN - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel sedang menangani kasus dugaan korupsi perjalanan dinas…

Selasa, 22 Agustus 2017 16:22

WOW! Sopir Pengunggah Video Pungli Oknum Polisi Itu Diberi Hadiah Android

BANJARMASIN –  Puas sudah Ade Irawan. Sopir truk itu  akhirnya menuai hadiah dari keberaniannya…

Selasa, 22 Agustus 2017 11:11

NGERI..! Versus Dum Truk, Pedagang Pentol Tewas di Pengayuan

BANJARBARU - Seorang pedagang pentol tewas terkapar di Jalan Ahmad Yani kilometer 24 Pengayuan jurusan…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:49

Terjatuh Saat Balapan Liar, Kepala Pecah, Otak Berserakan

BANJARMASIN - Terungkap sudah penyebab insiden kecelakaan yang terjadi di jalan Gubernur Subarjo, Lingkar…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:41

Empat Pria ini Ketangkap Basah Main Judi Poker

BANJARMASIN - Empat pria tertangkap basah sedang main judi Poker di sebuah warnet di Jalan Tembus Mantuil…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:36

Emak-emak Paling Banyak Terjaring di Razia Samsat Kayutangi

BANJARMASIN - Sebanyak 89 pelanggar terjaring razia oleh anggota Satlantas Polresta Banjarmasin di jalan…

Senin, 21 Agustus 2017 18:21

Kasus Perjalanan Dinas Fiktif Dewan: Sembunyi Dibalik Pergub?

Apa yang terjadi sebenarnya dengan perjalanan dinas fiktif anggota DPRD Kalsel? Radar Banjarmasin melakukan…

Senin, 21 Agustus 2017 16:27

Bupati Batola Saja Bingung, Kok Jembatan ini Bisa Ambruk?

MARABAHAN - Bupati Barito Kuala (Batola) Hasanuddin Murad meninjau lokasi ambruknya jembatan penghubung…

Senin, 21 Agustus 2017 16:15

RESMI, Lurah Pelambuan Jadi Tersangka Kasus OTT Saber Pungli

BANJARMASIN – Lurah Pelambuan Rahmatullah (38) yang dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan…

Senin, 21 Agustus 2017 15:43

Jembatan Ambruk Diselidiki Tim Ditreskrimsus Polda Kalsel

MARABAHAN – Aparat penegak hukum, baik kepolisian dan kejaksaan, kini secara bergantian datang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .