MANAGED BY:
RABU
23 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 19 Juni 2017 15:44
Parlementaria Banjarbaru
Sanksi Berat Menunggu Penjual Parcel Kedaluwarsa
Kardi Gunawan

PROKAL.CO, BANJARBARU - Menyambut lebaran, sejumlah pengusaha toko modern sudah pasang ancang-ancang menyiapkan parcel. Bingkisan itu lazim dibagikan ke rekan bisnis atau mitra usaha sebagai ucapan selamat lebaran.

Sudah menjadi kasus umum, pembuatan parcel juga kadang menjadi ajang cuci gudang. Barang yang gagal laku hingga kedaluwarsa di gudang toko, malah diselipkan ke dalam bingkisan parcel demi mendongkrak laba.

Anggota Komisi II DPRD Banjarbaru, Kardi Gunawan mengingatkan pengusaha bahwa menjual barang kedaluwarsa terbilang pelanggaran berat. "Dalam Undang-Undang No 8 Tahun 2009 tentang Perlindungan Konsumen, ancamannya lima tahun penjara atau denda Rp2 miliar. Bukan main," ujarnya.

Sanksinya bisa sekeras itu, mengingat menjual barang kedaluwarsa sama saja dengan mengedarkan barang ilegal. Dalam kasus ini, berupa makanan ringan atau minuman kalengan.

"Walaupun kalau belajar dari pengalaman beberapa tahun silam, sebenarnya sih Banjarbaru masih jauh mendingan. Tidak separah yang terjadi di daerah lain," imbuh Kardi.

Namun, bukan berarti kontrol pasar tidak penting. Setidaknya, kehadiran pemerintah di pasar bisa menepis rasa was-was warga. Bahwa parcel yang mereka beli telah diawasi dan aman dikonsumsi.

Lazimnya, DPRD turun ke lapangan bareng Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Satpol PP. Mendatangi sentra-sentra usaha penjualan parcel.

Politisi Demokrat itu juga menekankan, ketika ada temuan, harus terbuka kepada publik sanksi apa yang dijatuhkan pada pengusaha. "Kalau ternyata sudah berulang-ulang kali, tindak setegas-tegasnya," pungkas Kardi. (fud)


BACA JUGA

Selasa, 22 Agustus 2017 16:33

Innalillah.. Dua Jemaah Banua Dikabarkan Meninggal Dunia

BANJARMASIN - Berita duka datang dari Mekkah. Dua jemaah haji asal Banua dikabarkan telah meninggal…

Selasa, 22 Agustus 2017 16:07

Taksi Online Boleh Mengantar ke Bandara, Tapi Tak Boleh Menjemput

Meski sukses menjadi layanan transportasi idaman di berbagai daerah, kehadiran taksi online di Banua…

Selasa, 22 Agustus 2017 12:13

Proyek Tak Ada Anggaran, Bina Marga Masih Tutup Mulut

KOTABARU - Kisruh pekerjaan pemeliharaan jalan di Kecamatan Pulau Laut Timur terus berlanjut. Warga…

Selasa, 22 Agustus 2017 11:57

Perekrutan di RS Idaman Dijamin Bebas Titipan dan Intrik

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani memberi garansi perekrutan pegawai Rumah Sakit Idaman…

Selasa, 22 Agustus 2017 11:50

Nadjmi: Setop Ribut Tanah Uruk di Bandara Syamsudin Noor

BANJARBARU - Polemik tanah uruk untuk pengembangan Bandara Syamsudin Noor berlanjut. Diulas di media…

Selasa, 22 Agustus 2017 11:40

Tanbu Gelar Tablig Akbar Dalam Rangka HUT RI ke-72

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Tablig Akbar dalam rangka HUT Proklamasi Kemerdekaan…

Selasa, 22 Agustus 2017 11:38

HUT RI ke-72 Momentum Membangun Daerah

BATULICIN - Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 bertema Indonesia Kerja Bersama. Dengan tema…

Selasa, 22 Agustus 2017 11:37

Ini Dia Tiga Reperda Disahkan DPRD Tanbu

BATULICIN - Sebanyak tiga buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tahun 2017 mendapat persetujuan…

Selasa, 22 Agustus 2017 11:14
Kabar Batola

Kepala BPKAD Batola: Barang yang Dimanfaatkan Masyarakat Harus Diretribusi

MARABAHAN - Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Barito Kuala (Batola)…

Selasa, 22 Agustus 2017 11:09

Kelotok Karam, Tiga Orang Tenggelam

MARABAHAN - Sebuah kelotok yang ditumpangi 9 orang tenggelam di Perairan Sungai Barito, Desa Belandean,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .