MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Senin, 19 Juni 2017 15:51
Peluang Rp18 Juta Pasca Lebaran
CERITA BISNIS: Dandim 1004 Letkol Inf Arh Samujio bercerita tentang peluang menggiurkan bisnis jagung pakan kepada awak media di sela berbuka puasa bersama.

PROKAL.CO,  

KOTABARU - Pasca Ramadan jika nasib baik, petani jagung di Desa Sungup Pulau Laut Tengah akan meraup Rp18 juta rupiah dari satu hektare tanaman jagung. "Itu kalau panennya baik, satu hektare dapat 6 ton jagung," ujar Dandim 1004 Letkol Inf Arh Samujio kepada Radar Banjarmasin, Sabtu (18/6) tadi dalam acara buka puasa bersama.

Samujio menceritakan, di Sungup belum lama tadi dicetuskan penanaman jagung sebanyak seratus hektare bersama kelompok petani di sana. Lahan pinjam milik salah satu perusahaan di sana.

Mengapa Jagung kata Samujio, karena dirinya sudah melakukan koordinasi dengan salah satu perusahaan pakan ternak di Kabupaten Tanah Laut. "Yang kita tanam ini jagung untuk pakan. Perusahaan mau beli Rp3 ribu per kilogramnya. Jadi kalau panen 6 ton, satu hektare kan dapat delapan belas juta," paparnya.

Dia melanjutkan, modal penggarapan dan penanaman lahan di sana hanya Rp5 juta per hektare. Itu karena pemerintah memberikan subsidi untuk bibit jagungnya. "Habis lebaran nanti rencana panen. Kalau ini berhasil maka akan kita lanjutkan programnya ke desa lainnya juga," kata tentara yang hobi berkebun ini.

Jagung untuk pakan dia pilih karena pembelinya sudah ada dan siap menampung berapapun hasil panen warga. "Kalau jagung manis, kita masih sulit pemasarannya, dan saingan cukup banyak di pasaran."

Ditanya soal lahan di Kabupaten Kotabaru yang banyak dimiliki negara dan korporasi, dia membenarkan. Namun katanya warga boleh menggarap di atas lahan milik negara, dengan sistem pinjam pakai. "Cuma jangan nanam tanaman yang lama, musiman saja seperti jagung, pisang dan lainnya," paparnya.

Dandim menilai, dengan pembinaan yang serius dan arahan yang tepat maka petani dan pekebun di Kotabaru akan bisa menghasilkan produk yang berkualitas. "Memang modal mereka jadi kendala biasanya. Ini yang harus sama-sama kita carikan jalan keluarnya."

Samujio yang baru setengah tahun bertugas di Kotabaru ini pun kemudian menyarankan agar petani membentuk sebuah kelompok, atau koperasi. "Itu akan membuat mereka kuat. Bisa mengajukan pinjaman skala besar juga kalau bentuknya koperasi."

Gafuri warga Pulau Laut Tengah, dimintai tanggapannya mengatakan, petani sebenarnya tidak masalah menanam apa saja. Yang menjadi kendala kata dia adalah saat proses penanaman sampai panen membutuhkan biaya. "Di situ kadang, sementara kita dapur harus tetap ngebul setiap hari," ujarnya.

Ditanya soal jagung pakan ternak, dia mengaku baru melihat jenis jagung tersebut dibudidayakan di Pulau Laut. Pekebun biasanya menanam jagung manis untuk diolah penganan atau sayur. "Nanti kita lihat, kalau benar banyak untungnya bisa nanti kami juga nanam jagung itu," tambahnya. (zal/by/ram)

 


BACA JUGA

Sabtu, 02 Desember 2017 10:06
Kuliner

Angin Laut Membawa Hidangan Misterius ke Banjarbaru

BANJARBARU - Secara definitif, Angin laut adalah angin yang berembus dari arah lautan ke daratan…

Selasa, 28 November 2017 10:09

Pertama di Kalsel, Apartemen Eksklusif di Atas Mall dengan Keuntungan Menggiurkan

BANJARMASIN - Kalimantan Selatan rupanya jadi pasar apartemen potensial. Tidak heran, Mayapada Group…

Sabtu, 25 November 2017 11:20

Tahun ini PAD Perhotelan di Banjarmasin Meningkat

BANJARMASIN – Banyaknya kegiatan berskala nasional yang digelar, mendatangkan keuntungan tersendiri…

Jumat, 24 November 2017 14:52

Menjanjikan, Ekowisata Bekantan Terus Dikembangkan

BANJARMASIN - Saat ini wisata kehidupan liar (Wildlife Tourisme) adalah wisata yang sangat besar dan…

Kamis, 23 November 2017 11:54
Ekonomi Bisnis

Ekonomi Lesu, Pajak Hotel dan Restoran Digenjot

BANJARMASIN - Di tengah lesunya ekonomi dalam waktu dua tahun terakhir, Pemerintah Kota Banjarmasin…

Kamis, 16 November 2017 08:40

Nasi Rantang Membangkitkan Kenangan Ala Dafam

BANJARBARU - Rantang adalah simbol kenangan masa kecil. Hampir semua orang punya kisah tersendiri…

Jumat, 10 November 2017 11:31

Ssstt.. Kawasan Gambut Sekarang Makin Mahal Loh

BANJARMASIN - Masyarakat Profesii Penilai Indonesia (MAPPI) Kalselteng menilai kawasan Gambut Kabupaten…

Selasa, 07 November 2017 12:03

Walikota Apresiasi Program CSR PLN KalselTeng

BANJARBARU - PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN Kalselteng)…

Senin, 06 November 2017 11:15

Dafam Good Sleep Hanya Dibulan November

BANJARBARU -  Menjadi seorang Therapist adalah salah satu bidang yang saat ini banyak di tekuni. Dari…

Sabtu, 04 November 2017 14:17

Bikin Malu Wajib Pajak Nakal

BANJARBARU - Pemko mengirim sinyal keras pada semua wajib pajak. Penunggak pajak atau wajib pajak yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .