MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 19 Juni 2017 16:22
Buang Puluhan Juta Perbulan, Aplikasi Booking Kamar RS Ulin Menyakitkan
TAK SESUAI HARGA: Puluhan juta dikeluarkan untuk memaintenance aplikasi booking kamar rumah sakit ini. Namun setiapkali warga menggunakannya, aplikasi ini tak berfungsi.

PROKAL.CO, Sejak tahun 2015 lalu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin mengklaim telah berinovasi untuk pemesanan kamar ruang inap dengan sistem informasi Pengelolaan Data Elektronik (PDE). Meski demikian, aplikasi booking kamar ini ternyata tak bisa dijalankan, padahal perawatan aplikasi sederhana ini terbilang mahal: Rp20 juta perbulan.

-------------------------------------

Surat bernomor 010/Lap-DK/KCW-KS/VI/17 pertanggal 12 Juni itu mengatasnamakan lembaga Dewan Perwakilan Kalimantan Corruption Watch Kalsel ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel. Isinya pengaduan tentang adanya dugaan yang tak sedap pada pengadaan dan perawatan media informasi online yang berbasis aplikasi.

RSUD Ulin memang menyediakan media informasi online yang terintegrasi dan bisa diakses oleh keluarga pasien melalui android. Di dalamnya keluarga pasien bisa melihat informasi pendukung, seperti jumlah kamar, jenis pelayanan, tarif kamar, nama dokter hingga melihat biaya perawatan selama di rumah sakit. Terobosan ini telah dimulai sejak Agustus 2016 lalu.

Belakangan, aplikasi ini mulai dikeluhkan karena tak bisa jalan. Ya, RSU Ulin for Android ini tak bisa lagi berfungsi. Update terakhir sendiri dalam keterangan di goggle playstore aplikasi ini diupdate 17 Juli 2016.

Hal ini janggal karena disebut-sebut semua sistem ini biaya perawatannya Rp20 juta perbulan. Mungkin inilah yang menjadi dasar dari adanya tudingan penyimpangan ke RSUD plat merah milik pemerintah provinsi ini. Mereka menduga software tersebut abal-abal karena tak memiliki lisensi.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Suciati, mengatakan aplikasi ini hasil kerjasama RSUD Ulin Banjarmasin dengan PT NCI. Pembuatan aplikasi ini memakan biaya jutaan Rupiah. Namun, saat ini software tersebut sudah dihibahkan kepada Rumah Sakit bertipe A tersebut dan sepenuhnya dikelola oleh pihak rumah sakit. “Ini kan hanya persoalan perangkat. Yang pasti tak ada bajakan. Karena memang dibuat sendiri,” terang Suci, Minggu (18/6) kemarin.

Suci mengatakan memang sering kali antara adiminstrasi dan pihak IT terlambat menginput data. Di RS Ulin, ada 6 orang IT yang bekerja di rumah sakit saling bergantian melakukan update.

Lalu di mana kendalanya? Suci mengatakan seringkali proses administrasi di lapangan tak bisa cepat mengimbangi aplikasi. Pasalnya pasien yang datang kadangkala jumlahnya banyak. ''Ini juga kadang yang terkadi, administrasi pelayanan belum menginput data, akhirnya tak sinkron," terangnya.

Radar Banjarmasin sendiri ketika mencoba aplikasi pencari kamar milik RSUD Ulin di google play hanya bisa masuk ke menu kamar yang berisi jumlah kamar yang kosong. Namun, ketika ingin masuk ke pilihan jenis kamar selalu gagal.

Radar Banjarmasin kemudian menghubungi abifa.net, perusahaan yang merancang dan mengembangkan aplikasi android RSU Ulin itu namun tak mendapatkan penjelasan yang memuaskan. "Maaf, untuk lebih jelas bisa menghubungi bagian Humas RS Ulin,
Karena saya juga staf RS Ulin.

Terimakasih," jawabnya. Dari keterangan tentang perusahaannya, abifa.NET adalah pembuat dan pengembang software desktop, web maupun mobile smartphone. (mof/ay/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:38

Semarak, Aceh pun Ikuti Banjarbaru Creative Expo 

BANJARBARU – Banjarbaru Creative Expo 2017 meraih sambutan positif. Pemilik stan tak hanya Urang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:37

2 November, Terminal Tipe A Gambut Barakat Akan Beroperasi

BANJARMASIN – Plang rambu lalu lintas dengan tanda dilarang melintas bagi angkutan kota antarprovinsi…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:30

Warga Minta Video Blokade Sekolah di IG Dihapus

MARTAPURA - Warga akhirnya ramai-ramai membongkar pagar yang memblokade akses jalan SMPN 4 Sungai Tabuk,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20

Bedah Rumah Bagi Warga Miskin

BATULICIN - Pemkab Tanbu melalui Dinas Sosial memberikan bantuan berupa bedah rumah untuk warga kurang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:19

Sebanyak 50 Nelayan Dapat Rumah Gratis

BATULICIN - Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) Nelayan Desa Sungai Cuka Kecamatan Satui akan mendapatkan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:18

Tim Penilai LSS Kalsel Kunjungi Tanbu

BATULICIN - Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Propinsi Kalsel tahun 2017 telah berjalan. Penilaian mengarah …

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:15

Kewalahan Urusi PJU di Banjarbaru, Swasta Akan Diizinkan Masuk

BANJARBARU - Yang terang hanya di pusat kota, selebihnya di pinggiran dan pelosok masih gelap. Belum…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:04

PPP Masih Rahasiakan Balon di Pilkada Tabalong

BANJARMASIN – Di Kalimantan Selatan (Kalsel) ada empat kabupaten yang akan melaksanakan Pemilihan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:56

Mantap, Polisi dan Linmas Bergabung Amankan Pilkada HSS

KANDANGAN – Semakin dekatnya pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) HSS 2018 nanti,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:53

Cari Itik Luar untuk Pemurnian Bibit Itik Alabio

AMUNTAI – Itik Alabio yang sekarang banyak ditemukan di Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .