MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 19 Juni 2017 16:22
Buang Puluhan Juta Perbulan, Aplikasi Booking Kamar RS Ulin Menyakitkan
TAK SESUAI HARGA: Puluhan juta dikeluarkan untuk memaintenance aplikasi booking kamar rumah sakit ini. Namun setiapkali warga menggunakannya, aplikasi ini tak berfungsi.

PROKAL.CO, Sejak tahun 2015 lalu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin mengklaim telah berinovasi untuk pemesanan kamar ruang inap dengan sistem informasi Pengelolaan Data Elektronik (PDE). Meski demikian, aplikasi booking kamar ini ternyata tak bisa dijalankan, padahal perawatan aplikasi sederhana ini terbilang mahal: Rp20 juta perbulan.

-------------------------------------

Surat bernomor 010/Lap-DK/KCW-KS/VI/17 pertanggal 12 Juni itu mengatasnamakan lembaga Dewan Perwakilan Kalimantan Corruption Watch Kalsel ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel. Isinya pengaduan tentang adanya dugaan yang tak sedap pada pengadaan dan perawatan media informasi online yang berbasis aplikasi.

RSUD Ulin memang menyediakan media informasi online yang terintegrasi dan bisa diakses oleh keluarga pasien melalui android. Di dalamnya keluarga pasien bisa melihat informasi pendukung, seperti jumlah kamar, jenis pelayanan, tarif kamar, nama dokter hingga melihat biaya perawatan selama di rumah sakit. Terobosan ini telah dimulai sejak Agustus 2016 lalu.

Belakangan, aplikasi ini mulai dikeluhkan karena tak bisa jalan. Ya, RSU Ulin for Android ini tak bisa lagi berfungsi. Update terakhir sendiri dalam keterangan di goggle playstore aplikasi ini diupdate 17 Juli 2016.

Hal ini janggal karena disebut-sebut semua sistem ini biaya perawatannya Rp20 juta perbulan. Mungkin inilah yang menjadi dasar dari adanya tudingan penyimpangan ke RSUD plat merah milik pemerintah provinsi ini. Mereka menduga software tersebut abal-abal karena tak memiliki lisensi.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Suciati, mengatakan aplikasi ini hasil kerjasama RSUD Ulin Banjarmasin dengan PT NCI. Pembuatan aplikasi ini memakan biaya jutaan Rupiah. Namun, saat ini software tersebut sudah dihibahkan kepada Rumah Sakit bertipe A tersebut dan sepenuhnya dikelola oleh pihak rumah sakit. “Ini kan hanya persoalan perangkat. Yang pasti tak ada bajakan. Karena memang dibuat sendiri,” terang Suci, Minggu (18/6) kemarin.

Suci mengatakan memang sering kali antara adiminstrasi dan pihak IT terlambat menginput data. Di RS Ulin, ada 6 orang IT yang bekerja di rumah sakit saling bergantian melakukan update.

Lalu di mana kendalanya? Suci mengatakan seringkali proses administrasi di lapangan tak bisa cepat mengimbangi aplikasi. Pasalnya pasien yang datang kadangkala jumlahnya banyak. ''Ini juga kadang yang terkadi, administrasi pelayanan belum menginput data, akhirnya tak sinkron," terangnya.

Radar Banjarmasin sendiri ketika mencoba aplikasi pencari kamar milik RSUD Ulin di google play hanya bisa masuk ke menu kamar yang berisi jumlah kamar yang kosong. Namun, ketika ingin masuk ke pilihan jenis kamar selalu gagal.

Radar Banjarmasin kemudian menghubungi abifa.net, perusahaan yang merancang dan mengembangkan aplikasi android RSU Ulin itu namun tak mendapatkan penjelasan yang memuaskan. "Maaf, untuk lebih jelas bisa menghubungi bagian Humas RS Ulin,
Karena saya juga staf RS Ulin.

Terimakasih," jawabnya. Dari keterangan tentang perusahaannya, abifa.NET adalah pembuat dan pengembang software desktop, web maupun mobile smartphone. (mof/ay/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 12:49

Para Kartini Cilik Ikuti Lomba Mewarnai dan Fashion Show

BANJARMASIN – Puluhan anak-anak TK dan PAUD memadati loby Menara Pandang Siring Pierre Tendean,…

Senin, 23 April 2018 11:56

Penyandang Tunanetra: Alhamdulillah, Tidak Bayar Kontrakan Lagi

BANJARBARU - Marniah tak bisa menyembunyikan perasaan bahagianya, penyandang tunanetra ini langsung…

Senin, 23 April 2018 11:15

Serunya Gerak Jalan Sambil Memungut Sampah

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan didampingi Ketua DPRD Kota Banjarbaru…

Senin, 23 April 2018 10:39

Desa Purwodadi jadi Contoh Inovasi Daerah di Tanbu

BATULICIN - Saat ini, Kabupaten Tanah Bumbu sudah memiliki 220 lebih inovasi daerah. Dengan demikian,…

Senin, 23 April 2018 10:17

Muspika Sungai Loban Peringati Isra Mikraj

BATULICIN - Jajaran Pemerintah Kecamatan Sungai Loban bersama Unsur Muspika menggelar peringatan Isra…

Senin, 23 April 2018 10:16

Wabup Tanbu Serahkan Bansos ASN Purna Tugas

BATULICIN - Pemkab Tanbu memberikan perhatian yang besar kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Kabupaten…

Senin, 23 April 2018 09:56

Sosialisasi Pemilu dengan Kesenian Madihin

BATULICIN - Kesenian Tradisional Madihin menjadi media bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanah…

Minggu, 22 April 2018 12:28
BREAKING NEWS

CATAT..! Malam Ini Debat Kandidat Pilkada Tabalong

TANJUNG -Ingat malam debat kandidat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabalong. KPU setempat sudah…

Minggu, 22 April 2018 11:03
BREAKING NEWS

Ada 7.019 Nasi Kabuli Gratis di Murjani untuk Pecahkan MURI

BANJARBARU - Guna memperingati HUT ke-19 Kota Banjarbaru, Minggu (22/4) pagi ini digelar pemecahan…

Sabtu, 21 April 2018 12:03

Kesempatan Kerja Bagi Kaum Difabel Harus Diberikan Seluas-Luasnya

Pemberian kesempatan kerja untuk penyandang disabilitas di Kalsel belum digenjot maksimal. Padahal pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .