MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 19 Juni 2017 16:22
Buang Puluhan Juta Perbulan, Aplikasi Booking Kamar RS Ulin Menyakitkan
TAK SESUAI HARGA: Puluhan juta dikeluarkan untuk memaintenance aplikasi booking kamar rumah sakit ini. Namun setiapkali warga menggunakannya, aplikasi ini tak berfungsi.

PROKAL.CO, Sejak tahun 2015 lalu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin mengklaim telah berinovasi untuk pemesanan kamar ruang inap dengan sistem informasi Pengelolaan Data Elektronik (PDE). Meski demikian, aplikasi booking kamar ini ternyata tak bisa dijalankan, padahal perawatan aplikasi sederhana ini terbilang mahal: Rp20 juta perbulan.

-------------------------------------

Surat bernomor 010/Lap-DK/KCW-KS/VI/17 pertanggal 12 Juni itu mengatasnamakan lembaga Dewan Perwakilan Kalimantan Corruption Watch Kalsel ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel. Isinya pengaduan tentang adanya dugaan yang tak sedap pada pengadaan dan perawatan media informasi online yang berbasis aplikasi.

RSUD Ulin memang menyediakan media informasi online yang terintegrasi dan bisa diakses oleh keluarga pasien melalui android. Di dalamnya keluarga pasien bisa melihat informasi pendukung, seperti jumlah kamar, jenis pelayanan, tarif kamar, nama dokter hingga melihat biaya perawatan selama di rumah sakit. Terobosan ini telah dimulai sejak Agustus 2016 lalu.

Belakangan, aplikasi ini mulai dikeluhkan karena tak bisa jalan. Ya, RSU Ulin for Android ini tak bisa lagi berfungsi. Update terakhir sendiri dalam keterangan di goggle playstore aplikasi ini diupdate 17 Juli 2016.

Hal ini janggal karena disebut-sebut semua sistem ini biaya perawatannya Rp20 juta perbulan. Mungkin inilah yang menjadi dasar dari adanya tudingan penyimpangan ke RSUD plat merah milik pemerintah provinsi ini. Mereka menduga software tersebut abal-abal karena tak memiliki lisensi.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Suciati, mengatakan aplikasi ini hasil kerjasama RSUD Ulin Banjarmasin dengan PT NCI. Pembuatan aplikasi ini memakan biaya jutaan Rupiah. Namun, saat ini software tersebut sudah dihibahkan kepada Rumah Sakit bertipe A tersebut dan sepenuhnya dikelola oleh pihak rumah sakit. “Ini kan hanya persoalan perangkat. Yang pasti tak ada bajakan. Karena memang dibuat sendiri,” terang Suci, Minggu (18/6) kemarin.

Suci mengatakan memang sering kali antara adiminstrasi dan pihak IT terlambat menginput data. Di RS Ulin, ada 6 orang IT yang bekerja di rumah sakit saling bergantian melakukan update.

Lalu di mana kendalanya? Suci mengatakan seringkali proses administrasi di lapangan tak bisa cepat mengimbangi aplikasi. Pasalnya pasien yang datang kadangkala jumlahnya banyak. ''Ini juga kadang yang terkadi, administrasi pelayanan belum menginput data, akhirnya tak sinkron," terangnya.

Radar Banjarmasin sendiri ketika mencoba aplikasi pencari kamar milik RSUD Ulin di google play hanya bisa masuk ke menu kamar yang berisi jumlah kamar yang kosong. Namun, ketika ingin masuk ke pilihan jenis kamar selalu gagal.

Radar Banjarmasin kemudian menghubungi abifa.net, perusahaan yang merancang dan mengembangkan aplikasi android RSU Ulin itu namun tak mendapatkan penjelasan yang memuaskan. "Maaf, untuk lebih jelas bisa menghubungi bagian Humas RS Ulin,
Karena saya juga staf RS Ulin.

Terimakasih," jawabnya. Dari keterangan tentang perusahaannya, abifa.NET adalah pembuat dan pengembang software desktop, web maupun mobile smartphone. (mof/ay/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 16:07

Buntut Susi Izinkan Cantrang, Nelayan Kotabaru Minta Kepastian

Walaupun Menteri Susi Pudjiastuti sudah mengizinkan alat tangkap cantrang, tapi nelayan di Banua khususnya…

Jumat, 19 Januari 2018 16:00

Menggiurkan! Pemko Incar Pajak Danau Seran dan Caramin

BANJARBARU - Sejak dibuka pada tahun 2016, destinasi wisata Danau Seran dan Danau Caramin hingga kini…

Jumat, 19 Januari 2018 15:52
Parlementaria

Dewan Minta Pemko Dukung Kegiatan Kepemudaan

BANJARBARU - DPRD Banjarbaru mempertanyakan komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam membangun bidang…

Jumat, 19 Januari 2018 15:51
Pemko Banjarbaru

Bunda PAUD Hadiri Sosialisasi Permenkes

BANJARBARU - Bunda PAUD Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Banjarbaru…

Jumat, 19 Januari 2018 15:44

Stop Melanggar Lalu Lintas! Anda Diawasi CCTV

BANJARMASIN – Yang terbiasa melanggar mesti buru-buru tobat.  Sebab, ada kamera pengintai…

Jumat, 19 Januari 2018 15:39

WAW..!! Rp30 M Hanya untuk Kunker DPRD Banjarmasin

BANJARMASIN - APBD 2018 sedang defisit. Wajar jika semua SKPD dituntut ngirit. Namun, aturan itu tak…

Jumat, 19 Januari 2018 15:34

Tolak Tambang, Aksi Demo Berlangsung Panas di Kotabaru

KOTABARU - Gelombang penolakan terhadap tambang terjadi di mana-mana. Di Kotabaru, penolakan tambang…

Jumat, 19 Januari 2018 15:14

Aksi Tolak Tambang, Pendemo Kirim Paket Recehan ke Menteri ESDM

BANJARMASIN - Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral di Jakarta bakal dikejutkan paket cantik…

Jumat, 19 Januari 2018 15:04

Ada Parade Jukung Hari Ini di Siring Pierre Tendean

Bagaimana jadinya jika ada parade jukung. Pastinya bakal asyik untuk disaksikan. Pemandangan itulah…

Jumat, 19 Januari 2018 14:53

Soal Meratus, DPRD HST Sepakat Melawan Pusat

BARABAI – Perlawanan terhadap kebijakan pemerintah pusat terus mengalir. Penolakan terhadap pertambangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .