MANAGED BY:
SELASA
21 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 19 Juni 2017 16:22
Buang Puluhan Juta Perbulan, Aplikasi Booking Kamar RS Ulin Menyakitkan
TAK SESUAI HARGA: Puluhan juta dikeluarkan untuk memaintenance aplikasi booking kamar rumah sakit ini. Namun setiapkali warga menggunakannya, aplikasi ini tak berfungsi.

PROKAL.CO, Sejak tahun 2015 lalu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin mengklaim telah berinovasi untuk pemesanan kamar ruang inap dengan sistem informasi Pengelolaan Data Elektronik (PDE). Meski demikian, aplikasi booking kamar ini ternyata tak bisa dijalankan, padahal perawatan aplikasi sederhana ini terbilang mahal: Rp20 juta perbulan.

-------------------------------------

Surat bernomor 010/Lap-DK/KCW-KS/VI/17 pertanggal 12 Juni itu mengatasnamakan lembaga Dewan Perwakilan Kalimantan Corruption Watch Kalsel ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel. Isinya pengaduan tentang adanya dugaan yang tak sedap pada pengadaan dan perawatan media informasi online yang berbasis aplikasi.

RSUD Ulin memang menyediakan media informasi online yang terintegrasi dan bisa diakses oleh keluarga pasien melalui android. Di dalamnya keluarga pasien bisa melihat informasi pendukung, seperti jumlah kamar, jenis pelayanan, tarif kamar, nama dokter hingga melihat biaya perawatan selama di rumah sakit. Terobosan ini telah dimulai sejak Agustus 2016 lalu.

Belakangan, aplikasi ini mulai dikeluhkan karena tak bisa jalan. Ya, RSU Ulin for Android ini tak bisa lagi berfungsi. Update terakhir sendiri dalam keterangan di goggle playstore aplikasi ini diupdate 17 Juli 2016.

Hal ini janggal karena disebut-sebut semua sistem ini biaya perawatannya Rp20 juta perbulan. Mungkin inilah yang menjadi dasar dari adanya tudingan penyimpangan ke RSUD plat merah milik pemerintah provinsi ini. Mereka menduga software tersebut abal-abal karena tak memiliki lisensi.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Suciati, mengatakan aplikasi ini hasil kerjasama RSUD Ulin Banjarmasin dengan PT NCI. Pembuatan aplikasi ini memakan biaya jutaan Rupiah. Namun, saat ini software tersebut sudah dihibahkan kepada Rumah Sakit bertipe A tersebut dan sepenuhnya dikelola oleh pihak rumah sakit. “Ini kan hanya persoalan perangkat. Yang pasti tak ada bajakan. Karena memang dibuat sendiri,” terang Suci, Minggu (18/6) kemarin.

Suci mengatakan memang sering kali antara adiminstrasi dan pihak IT terlambat menginput data. Di RS Ulin, ada 6 orang IT yang bekerja di rumah sakit saling bergantian melakukan update.

Lalu di mana kendalanya? Suci mengatakan seringkali proses administrasi di lapangan tak bisa cepat mengimbangi aplikasi. Pasalnya pasien yang datang kadangkala jumlahnya banyak. ''Ini juga kadang yang terkadi, administrasi pelayanan belum menginput data, akhirnya tak sinkron," terangnya.

Radar Banjarmasin sendiri ketika mencoba aplikasi pencari kamar milik RSUD Ulin di google play hanya bisa masuk ke menu kamar yang berisi jumlah kamar yang kosong. Namun, ketika ingin masuk ke pilihan jenis kamar selalu gagal.

Radar Banjarmasin kemudian menghubungi abifa.net, perusahaan yang merancang dan mengembangkan aplikasi android RSU Ulin itu namun tak mendapatkan penjelasan yang memuaskan. "Maaf, untuk lebih jelas bisa menghubungi bagian Humas RS Ulin,
Karena saya juga staf RS Ulin.

Terimakasih," jawabnya. Dari keterangan tentang perusahaannya, abifa.NET adalah pembuat dan pengembang software desktop, web maupun mobile smartphone. (mof/ay/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 15:52

Banjir HSU Makin Parah, Sembilan dari Sepuluh Kecamatan Kebanjiran

AMUNTAI – Tanda-tanda banjir di Kabupaten HSU bakal surut masih belum terlihat. Bahkan daerah…

Senin, 20 November 2017 13:56

BOSDA Belum Sentuh Sekolah Keagamaan

BANJARMASIN - Mungkin ini akan menjadi kabar yang menggembirakan bagi sekolah Madrasah Aliah Negeri…

Senin, 20 November 2017 13:53

Pengamat: Bekas Kantor Gubernur Mending Dibangun Hotel Berbintang

BANJARMASIN – Rencana pembongkaran bangunan bekas perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel)…

Senin, 20 November 2017 13:48

Santri Ponpes Agen Pembaru Hidup Sehat

BANJARMASIN – Masyarakat sekarang banyak memilih konsumsi makanan cepat saji, serba praktis, dan…

Senin, 20 November 2017 13:47

GMPK Temukan Sejumlah Penyimpangan Dana Desa di Kalsel

BANJARMASIN – Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)…

Senin, 20 November 2017 12:11
Kabar Banjarbaru

Nadjmi: Ayo Buat Kampung Lagi

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani, nampaknya belum puas memunculkan nama-nama kampung untuk…

Senin, 20 November 2017 10:12

Pemkab Tabalong Realisasikan Saluran Air Bersih

TANJUNG - Warga desa Masingai Satu, Masingai Dua dan Bilas,  iri hati terkait penyaluran air bersih…

Senin, 20 November 2017 10:10

Hari Ini PKL di Kawasan Handil Bakti Ditertibkan

MARABAHAN – Aksi penertiban yang dilakukan Tim Gabungan Kabupaten Barito Kuala (Batola), …

Senin, 20 November 2017 10:08

Korban Kebakaran Terima Rumah Baru

BATULICIN - Eks korban kebakaran di Desa Karang Bintang Kecamatan Karang Bintang menerima bantuan dari…

Senin, 20 November 2017 10:07

Puncak Hari Kesehatan Nasional di Tanbu Berlangsung Meriah

BATULICIN - Keluarga besar Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu larut dalam kemeriahan lomba dan hiburan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .