MANAGED BY:
SABTU
22 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Selasa, 04 Juli 2017 10:58
Sehari Bersama Komunitas Barangai Tapin

Ketika Sungai-Sungai di Tapin Mendangkal

SUSUR SUNGAI: Komunitas Barangai susur sungai yang ada di Bendungan Binuang.

PROKAL.CO, Kata sungai mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita. Sungai sudah menjadi bagian penting untuk kehidupan manusia. Alasan itu pulalah Komunitas Barangai (Benua Rantau Peduli Sungai) dibentuk dan berkiprah di Tapin dan sekitarnya.

 ------------------------------------------

RASIDI FADLI, Rantau

 -------------------------------------------

Ketika sungai-sungai di Tapin mulai tercemar, tidak bersih bahkan ada yang sudah tidak layak pakai bahkan untuk mandi dan mencuci, sejumlah pemuda berinisiatif membentuk komunitas pencinta sungai. Barangai begitu mereka beri nama.

"Kami membentuk komunitas ini karena hati nurani kami tergerak untuk merawat sungai di Rantau yang semakin tahun semakin dangkal dan kotor," ungkap Nurul Aina (25) Ketua Komunitas Barangai.

Aina sapaannya mengatakan bahwa Barangai terbentuk bukan dadakan, tetapi karena hati nurani yang menggugah mereka untuk membentuknya. "Kami akan menjaga sungai di Tapin, karena kami sadar anak-anak kita nantinya di masa depan bisa menikmati sungai yang baik," katanya.

Komunitas yang berdiri sekitar setahun yang lalu atau tepatnya pada tanggal 5 Juni 2016 ini bertujuan untuk menggugah minat masyarakat untuk peduli sungai. "Di samping itu juga agar masyarakat bisa mencintai sungai atau peduli sungai untuk masa depan," jelasnya.

Barangai juga terbentuk dari berbagai komunitas, seperti sekolah Adiwiyata, masyarakat pencinta dan peduli sungai, tim barisan pemadam kebakaran, green school. "Jadi dari beberapa komunitas itu terbentuklah Barangai," beber warga Kupang ini.

Penulis mencoba mengikuti kegiatan yang dilakukan oleh Barangai, Minggu (2/7) lalu yang meninjau langsung kondisi sungai yang ada di Binuang.

Ada beberapa pegiat yang mengikuti kegiatan ini. Mereka menanam bambu dan bersih-bersih sungai di sekitar bendungan. "Mungkin hari ini hanya beberapa orang saja yang mengikuti kegiatan, tapi nantinya akan banyak yang mengikutinya," yakinnya.

Kenapa mereka menanam bambu, menurut Aina penghijauan di sekitar bendungan Binuang sangat penting saat ini, karena di sana pepohonan masih kurang. "Kami menginginkan kawasan ini banyak ditumbuhi pohon-pohon untuk menghindari terjadinya abrasi sungai dan juga untuk memperindah sungai," bebernya.

Dia menambahkan sosialisasi akan terus dilakukan anggota Barangai kepada masyarakat untuk melakukan pembersihan dan penghijauan sungai-sungai yang ada di Kabupaten Tapin.

"Sungai kita sudah cukup memprihatinkan karena banyaknya pertambangan, setidaknya ada di antara kita menjaga agar sungai-sungai di Tapin tetap bisa mengalir dan bermanfaat bagi orang banyak," jelasnya.

Dia juga menambahkan bahwa Barangai sifatnya berkelanjutan. Mereka mau dukungan pemerintah daerah dan SKPD terkait untuk peduli terhadap lingkungan. "Peran masyarakat serta sekolah-sekolah yang peran aktif di lingkungan untuk memerhatikan sungai," pungkasnya. (by/ram)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 17:12

Ini Alasan Mengapa Orang Banua Susah Menjadi Pramugari

Pramugari masih menjadi profesi idaman. Gaji besar dan bisa terbang ke mana-mana membuat pendaftar sekolah…

Kamis, 20 Juli 2017 15:52

Melihat Aktivitas Belajar di SDN Jawa 5 Pasca Kebakaran

Mengalami musibah kebakaran beberapa hari sebelum masa liburan berakhir, membuat pihak SDN Jawa 5 kelabakan.…

Kamis, 20 Juli 2017 15:12

Menengok Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa di Kabupaten Balangan

Kabupaten Balangan menjadi pilot project penyelenggaraan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa…

Rabu, 19 Juli 2017 19:37

Pasar Loak Mess Kalteng, Tetap Eksis di Tengah Gempuran Penjual Onderdil Baru

Saat ini penjual onderdil sepeda motor tersebar di pinggir pinggir jalan raya. Bahkan, ada yang berjualan…

Selasa, 18 Juli 2017 14:02

Di Pelosok Masih Ada Pasar Keliling, Bukan Semata untuk Jual Beli

Minggu (16/7) kemarin, sejuk kaki pegunungan di sebelah timur Pulau Laut. Tepatnya di Desa Seratak Kecamatan…

Sabtu, 15 Juli 2017 15:59

Kiprah Pebasket Banjarmasin Trisna Gama Putri di PT DBL Indonesia

Trisna Gama Putri sukses menembus Honda DBL Indonesia All Star dan dikirim ke Australia pada tahun 2008…

Jumat, 14 Juli 2017 11:21

Kisah Sukses Habib Zaid Shabab Merintis Bisnis Konter Handphone Syihab

Meski baru berusia 28 tahun, namun Habib Zaid Shahab telah sukses mengelola bisnis konter ponsel. Sekarang…

Kamis, 13 Juli 2017 14:36

Mengunjungi Sentra Perajin Atap Rumbia di Baringin A

Zaman yang sudah berubah membuat kerajinan tradisional tinggal ditekuni hanya oleh segelintir orang.…

Selasa, 11 Juli 2017 14:27

Begini Kiprah Mahasiswa ULM Melestarikan Budaya Banjar

Permainan tradisonal Banjar kian tergerus dengan perkembangan zaman. Di era teknologi sekarang ini,…

Jumat, 07 Juli 2017 11:14

Keren! Transformasi Rantau Baru Menjadi Kawasan Pariwisata

Kawasan Rantau Baru akan terus diperindah. Setelah tercipta danau buatan di tengahnya, pemerintah setempat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .