MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Kamis, 06 Juli 2017 12:37
Dulu Demam Batu Kini Demam Besi
Pedang Berstempel VOC Jadi Buruan Warga Kalsel

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Booming batu akik kian meredup. Kini sebagian kolektor beralih pada bisnis benda-benda pusaka. Bedanya, benda pusaka ini bukan dari Kalimantan atau pulau Jawa, melainkan dari Belanda. Pedang berstempel VOC digadang-gadang menjadi salah satu benda yang paling banyak dicari. Harganya bervariatif, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Salah seorang kolektor benda tersebut Riswan, asal Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara, terlihat asyik memilah-milih benda pusaka di salah satu kawasan rumah penduduk yang terletak di Jl Pangeran Antasari Banjarmasin, Selasa (4/7) pagi. Sesekali, lelaki yang akrab disapa Iwan ini membolak-balik lempengan besi yang ditempa berbentuk layaknya pedang. "Biasanya masyarakat banua menyebutnya ujung pedang," jelasnya.

Bentuknya benda yang dipegang Riswan tidak panjang. Ukurannya hanya sekilan. Sementara bilah besinya berwarna hitam dan berbentuk hampir mirip ujung dari sebuah pedang. Mungkin hal itulah yang menyebabkan mengapa disebut ujung pedang. "Ini ujung pedang biasa. Alias bukan yang bercap stempel VOC. Tapi dari segi bahan, ini termasuk salah satu besi tua," ungkap lelaki berkaos hitam itu.

Tak lama setelah mengamati benda yang ada di tangannya, Riswan lantas mengeluarkan dompetnya dan membayarkan sejumlah uang kepada si penjual. Ia tetap membeli karena suka dengan bilahnya. "Sebagai kolektor, kalau saya suka ya saya beli," ungkapnya tersenyum.

Riswan sudah malang-melintang sebagai kolektor. Menurutnya, benda berupa ujung pedang yang berstempel VOC, cukup sulit dicari. Selain perlu waktu yang banyak, informasi dari mulut ke mulut juga sangat diperlukan.

"Kemarin teman saya yang bilang kalau di Banjarmasin banyak yang jual. Tapi ketika sampai di sini, saya cuma dapat satu. Itupun hanya ujungnya. Bukan bilah bagian bawah," ungkapnya seraya memperlihatkan benda yang dimaksud.

Bilah bagian ujung, didapat Riswan dengan harga Rp750 ribu. Dari tangan seorang penjual asal Teluk Tiram.

Terkait hal tersebut, salah seorang kolektor lainnya, yaitu Suriansyah asal Sungai Tabuk mengatakan bahwa ujung pedang punya variasi tahun penbuatan yang tertempel di bilahnya. Semakin lama tahunnya, maka semakin tinggi nilai jualnya.

"Dulu, saya sempat punya. Bilah bagian bawah, lengkap dengan stempel VOC serta tahunnya. Panjang bilah hanya sekitar 8 sentimeter. Saya jual, laku dengan harga Rp3 juta," ungkapnya.

Kini, cukup sulit membedakan ujung pedang yang banyak berseliweran. Menurut Suriansyah, para kolektor atau penghobi benda tersebut harus benar-benar jeli dalam memilih. Tentunya agar tak tertipu.

"Banyak yang bilang asli VOC. Tapi ketika diperiksa ternyata bukan. Ada yang betul-betul VOC tapi hanya bagian ujungnya. Yang susah ya mencari bagian bilah bawahnya. Itu yang bisa dipatok dengan harga mahal. Apalagi kalau masih full panjangnya dari pangkal sampai ke ujung," pungkasnya. (war/by/ram)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 09:54

Jangan Ditiup, Begini Cara yang Benar Atasi Kelilipan

Kelilipan menjadi hal yang cukup lumrah di alami seseorang. Apalagi bagi mereka yang rutinitasnya dipenuhi…

Jumat, 20 Juli 2018 09:52

Manfaat Ngemil bagi Kesehatan Tubuh

Ngemil selalu dikaitkan dengan pola makan yang kurang sehat. Ngemil bisa membuat berat badan naik. Namun,…

Kamis, 19 Juli 2018 11:55

Bekantan Nyasar ke Balai Kota, Bikin Heboh Pegawai Pemko

BANJARMASIN - Ketika ASN pemko hendak beranjak pulang, kemarin (18/7) sore, terjadi kehebohan. Seekor…

Rabu, 18 Juli 2018 14:43

Terlalu Lama Terpapar Sinar Matahari Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan

Iklim Indonesia terkenal cukup panas. Berada di wilayah tropis, paparan sinar matahari begitu menyengat.…

Selasa, 17 Juli 2018 12:06

Khasiat Mencuci Muka Sebelum Tidur

Mencuci muka sebelum tidur di malam hari menjadi rutinitas bagi beberapa orang, terutama kaum hawa.…

Jumat, 13 Juli 2018 15:43

Mengonsumsi Kerupuk Secara Berlebihan Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan

Kerupuk menjadi makanan ringan pelengkap favorit bagi orang Indonesia kala sedang makan. Teksturnya…

Kamis, 12 Juli 2018 15:35

Manfaat Mengonsumsi Buah Nanas untuk Kesehatan

Nanas. Buah dengan cita rasa manis plus mengandung air tinggi ini memang menjadi salah satu buah favorit…

Kamis, 12 Juli 2018 15:33

Berkendara Motor di Malam Hari, Penyakit ini Mengintai Anda

Populasi pengendara motor di Indonesia memang sangat banyak dan terus membeludak. Bermotor pun tidak…

Selasa, 10 Juli 2018 13:35

Suka Gunakan Pakaian Ketat? ini Resikonya Bagi Anda

Untuk tampil modis dan keren terkadang ada orang yang rela mengorbankan kenyamanan di badannya. Kasus…

Senin, 09 Juli 2018 11:26

Wow.. Sudah 1.000 Lebih Pendaftar Audisi KDI di Menara Pandang

BANJARMASIN - Musik dangdut bagi masyarakat Kalimantan memang tak ada matinya. Ini terbukti dari animo…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .