MANAGED BY:
SENIN
24 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Kamis, 06 Juli 2017 12:37
Dulu Demam Batu Kini Demam Besi
Pedang Berstempel VOC Jadi Buruan Warga Kalsel

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Booming batu akik kian meredup. Kini sebagian kolektor beralih pada bisnis benda-benda pusaka. Bedanya, benda pusaka ini bukan dari Kalimantan atau pulau Jawa, melainkan dari Belanda. Pedang berstempel VOC digadang-gadang menjadi salah satu benda yang paling banyak dicari. Harganya bervariatif, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Salah seorang kolektor benda tersebut Riswan, asal Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara, terlihat asyik memilah-milih benda pusaka di salah satu kawasan rumah penduduk yang terletak di Jl Pangeran Antasari Banjarmasin, Selasa (4/7) pagi. Sesekali, lelaki yang akrab disapa Iwan ini membolak-balik lempengan besi yang ditempa berbentuk layaknya pedang. "Biasanya masyarakat banua menyebutnya ujung pedang," jelasnya.

Bentuknya benda yang dipegang Riswan tidak panjang. Ukurannya hanya sekilan. Sementara bilah besinya berwarna hitam dan berbentuk hampir mirip ujung dari sebuah pedang. Mungkin hal itulah yang menyebabkan mengapa disebut ujung pedang. "Ini ujung pedang biasa. Alias bukan yang bercap stempel VOC. Tapi dari segi bahan, ini termasuk salah satu besi tua," ungkap lelaki berkaos hitam itu.

Tak lama setelah mengamati benda yang ada di tangannya, Riswan lantas mengeluarkan dompetnya dan membayarkan sejumlah uang kepada si penjual. Ia tetap membeli karena suka dengan bilahnya. "Sebagai kolektor, kalau saya suka ya saya beli," ungkapnya tersenyum.

Riswan sudah malang-melintang sebagai kolektor. Menurutnya, benda berupa ujung pedang yang berstempel VOC, cukup sulit dicari. Selain perlu waktu yang banyak, informasi dari mulut ke mulut juga sangat diperlukan.

"Kemarin teman saya yang bilang kalau di Banjarmasin banyak yang jual. Tapi ketika sampai di sini, saya cuma dapat satu. Itupun hanya ujungnya. Bukan bilah bagian bawah," ungkapnya seraya memperlihatkan benda yang dimaksud.

Bilah bagian ujung, didapat Riswan dengan harga Rp750 ribu. Dari tangan seorang penjual asal Teluk Tiram.

Terkait hal tersebut, salah seorang kolektor lainnya, yaitu Suriansyah asal Sungai Tabuk mengatakan bahwa ujung pedang punya variasi tahun penbuatan yang tertempel di bilahnya. Semakin lama tahunnya, maka semakin tinggi nilai jualnya.

"Dulu, saya sempat punya. Bilah bagian bawah, lengkap dengan stempel VOC serta tahunnya. Panjang bilah hanya sekitar 8 sentimeter. Saya jual, laku dengan harga Rp3 juta," ungkapnya.

Kini, cukup sulit membedakan ujung pedang yang banyak berseliweran. Menurut Suriansyah, para kolektor atau penghobi benda tersebut harus benar-benar jeli dalam memilih. Tentunya agar tak tertipu.

"Banyak yang bilang asli VOC. Tapi ketika diperiksa ternyata bukan. Ada yang betul-betul VOC tapi hanya bagian ujungnya. Yang susah ya mencari bagian bilah bawahnya. Itu yang bisa dipatok dengan harga mahal. Apalagi kalau masih full panjangnya dari pangkal sampai ke ujung," pungkasnya. (war/by/ram)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juli 2017 13:58

Ada Apa..? Polisi Tiba-tiba Datang ke Rumah Nenek Serah

BANJARMASIN - Seorang nenek terharu setelah setelah menerima kedatangan dua orang anggota Polri didampingi…

Rabu, 19 Juli 2017 19:13

Boyong Artis Ibukota Salawatan di Banjarbaru

BANJARBARU – Harapan ribuan jemaah pengajian Al-Munawarah di Banua untuk salawatan sekaligus…

Rabu, 19 Juli 2017 12:36

KREATIF, Bikin Bouqet Bunga Dari Sasirangan

BANJARMASIN - Ada saja cara untuk melestarikan kain sasirangan. Yasmine Qamaraniqa, cewek cantik yang…

Senin, 17 Juli 2017 10:19

Kanker Serviks Ancaman Serius Bagi Wanita, Deteksi Dini Sebelum Terlambat

AMUNTAI – Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tengah gencar menyosialisasikan Germas…

Jumat, 14 Juli 2017 10:45

Subhanallah.. Jemaah Membludak di Haul ke 79 Syekh Kasyful Anwar

MARTAPURA – Syekh Kasyful Anwar tetap hidup di hati umat, meski ulama karismatik Martapura itu…

Selasa, 11 Juli 2017 15:03

Hebat! Selain Itik Alabio, Itik Asal HSU Ini Juga Tembus Kaltim

AMUNTAI - Selain itik Alabio di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) juga ada jenis itik kawin silang yang…

Sabtu, 08 Juli 2017 20:27

Menelusuri Sejarah Rumah Makan Padang di Banjarmasin

Rumah Makan Padang menjamur di Kota Banjarmasin. Tidak hanya bertebaran di jalan-jalan utama. Tapi,…

Jumat, 07 Juli 2017 14:51
OPINI

Menyoal Tudingan Syi’ah Terhadap Quraish Shihab

Pasca diundang menjadi Khatib Idul Fitri di Istiqlal, ada perang opini yang menurut saya demikian jorok…

Kamis, 06 Juli 2017 12:37
Dulu Demam Batu Kini Demam Besi

Pedang Berstempel VOC Jadi Buruan Warga Kalsel

BANJARMASIN - Booming batu akik kian meredup. Kini sebagian kolektor beralih pada bisnis benda-benda…

Kamis, 06 Juli 2017 12:32

Salut..! Aksi Polisi Danau Panggang Evakuasi Bumil Naik Speed Boat

AMUNTAI – Aksi heroik diperlihatkan seorang anggota polisi. Bukan untuk menggagalkan sebuah tindak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .