MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 06 Juli 2017 13:48
Duit Rp 6 Miliar Terancam Hangus, 120 Korban Resmi Laporkan Bandar Arisan
RUGI BANYAK: Para korban arisan online saat mendatangi kantor Satreskrim Polres Banjar, Rabu (5/7) kemarin.

PROKAL.CO, MARTAPURA - Tak ada niat baik dari Iray alias Siti Raihanah, bandar besar arisan online. Para peserta arisan kemudian memilih untuk mengambil langkah hukum. Rabu (5/7) kemarin, secara resmi para korban ini melaporkan kasusnya ke Polres Banjar.

Putu Kastu, selaku Kuasa Hukum para korban mengungkapkan, jalur hukum terpaksa diambil karena Iray mengaku angkat tangan dan tidak mau melakukan mediasi. "Total ada 120 orang yang menjadi klien saya, dan hari ini secara resmi melaporkan Iray," katanya.

Dia mengungkapkan, usai melapor beberapa kliennya mulai diperiksa oleh penyidik. Untuk mengembangkan kasusnya dan mencaritahu keberadaan Iray. "Mudah-mudahan keberadaan terlapor dapat segera diketahui," ungkapnya.

Ditanya berapa total kerugian para korban, Putu menuturkan, sesuai data yang mereka himpun dari seluruh kliennya jumlah uang yang masuk ke Iray mencapai Rp6 miliar lebih. "Ini baru uang para korban yang jadi klien saya, belum lagi yang lain," ujarnya.

Rahman, salah seorang korban mengaku menyerahkan semuanya ke kuasa hukum. Sebab, Iray sudah tak memiliki niat untuk mengembalikan uang mereka. "Dia sudah tidak bisa dihubungi, saya juga sudah beberapa kali ke rumahnya tapi dia tidak ada," katanya.

Dia mengaku, sudah menyetor uang sebesar Rp12 juta langsung ke Iray tanpa melalui perantara reseller. Harusnya kelipatannya sudah cair pada akhir Juni tadi, namun ternyata IR malah melarikan diri.

Warga Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar ini mengaku tergiur membeli arisan, lantaran mengikuti jejak temannya. Awalnya, pencairan uang arisan tak pernah bermasalah. Sehingga dia memilih untuk membeli dengan nominal yang lebih besar, namun pada akhirnya pencairan malah macet. "Pertama saya hanya membeli yang senilai Rp1,5 juta, dengan harga Rp1 juta. Lama-lama saya ketagihan dan membeli yang lebih besar. Sampai akhirnya saya beli yang Rp12 juta, ternyata dia malah kabur," katanya.

Nisa, salah seorang reseller arisan juga mengaku pasrah dan menunggu kabar selanjutnya dari pihak kepolisian. "Total uang yang saya setor ke Iray sekitar Rp144 juta, sampai sekarang belum cair," ungkapnya.

Sebelumnya, dia memilih menjadi reseller karena diiming-imingi bonus besar oleh IR. Jika mendapatkan banyak pembeli, dia dijanjikan diberi emas dan bonus uang. "Dalam Rp1 juta, saya dikasih Rp50 ribu. Kalau Rp10 juta, saya bisa dapat Rp500 ribu. Belum lagi emas," kata warga Tanjung Rema, Martapura ini.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete melalui Kasatreskrim AKP Sofyan membenarkan jika pihaknya menerima laporan mengenai kasus arisan online. "Hari ini (kemarin) kami baru menerima laporan secara resmi, selanjutnya kami akan melakukan pemeriksaan," katanya.

Dia menjelaskan, untuk sementara orang-orang yang diperiksa ialah para warga yang merasa dirugikan. "Kita juga memilah, siapa saja yang TKP nya berada di Martapura. Karena TKP nya sangat banyak," jelasnya.

Disinggung mengenai keberadaan Iray, Sofyan mengaku belum mengetahuinya. Sebab, laporan baru saja mereka terima. "Laporan 'kan baru hari ini, jadi kami belum tahu keberadaan terlapor," pungkasnya. (ris/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 12:18

Berkat Laporan Warga, Pengedar Ribuan Zenith Diringkus

BANJARMASIN - Syaiful Akhyar (48) tak berkutik tertangkap anggota Satresnarkoba Polresta Banjarmasin…

Kamis, 24 Mei 2018 12:07

Diduga Depresi, Pria 30 Tahun Ditemukan Tergantung di Atas Pohon

PELAIHARI - Hati Simon (30) tak kuasa melihat jasad ayahnya,  Sudiran (58) dalam keadaaan tergantung…

Rabu, 23 Mei 2018 14:23

Warung Sakadup Digrebek Satpol PP, Eh Pelanggan Kabur Belum Bayar Lagi

BANJARMASIN - Pengunjung warung sakadup di belakang Terminal Induk Banjarmasin sontak berhamburan saat…

Rabu, 23 Mei 2018 13:00

Tersenggol Taksi, Nyawa Deddy Melayang

RANTAU - Deddy Irawan (38) harus kehilangan nyawa di Jalan A Yani atau tepatnya di depan Pondok Pesantren…

Rabu, 23 Mei 2018 11:43

Kasihannya.. Pria ini Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa di Bawah Jembatan

BANJARBARU - Nasib malang dialami M Yunan. Pria berusia 60 tahun itu ditemukan sudah tak bernyawa di…

Selasa, 22 Mei 2018 14:39

Dua Madi asal Sungai Danau Terciduk Bawa 18 Kilo Sabu

BANJARMASIN - 18 Kilogram Sabu gagal beredar di Kalsel. Narkoba tersebut dibawa oleh dua orang kurir…

Selasa, 22 Mei 2018 12:38

Pencuri Batu Bara di Sungai Barito Diringkus, Begini Cara Mereka Beraksi

BANJARMASIN - Delapan kawanan pencurian batu bara karungan yang diduga kerap beraksi di perairan Sungai…

Senin, 21 Mei 2018 13:29

Aparat Desa Manarap Tengah Akhirnya Meminta Maaf kepada Pengembang

Ini pelajaran bagi aparat desa. Karena permintaannya ditolak, mereka memasang portal untuk memblokade…

Senin, 21 Mei 2018 13:17

Bulan Ramadan, Balapan Liar Makin Menjadi di Banjarmasin

BANJARMASIN - Aksi balapan liar (bali) seakan tak ada habisnya. Bulan Ramadan ini, gelagatnya semakin…

Senin, 21 Mei 2018 10:26

Mayat Tanpa Busana Membusuk di Perkebunan Sawit

PELAIHARI -Mayat tanpa busana di temukan warga berlokasi diareal perkebunan sawit di PT SSU Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .