MANAGED BY:
RABU
27 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 06 Juli 2017 13:48
Duit Rp 6 Miliar Terancam Hangus, 120 Korban Resmi Laporkan Bandar Arisan
RUGI BANYAK: Para korban arisan online saat mendatangi kantor Satreskrim Polres Banjar, Rabu (5/7) kemarin.

PROKAL.CO, MARTAPURA - Tak ada niat baik dari Iray alias Siti Raihanah, bandar besar arisan online. Para peserta arisan kemudian memilih untuk mengambil langkah hukum. Rabu (5/7) kemarin, secara resmi para korban ini melaporkan kasusnya ke Polres Banjar.

Putu Kastu, selaku Kuasa Hukum para korban mengungkapkan, jalur hukum terpaksa diambil karena Iray mengaku angkat tangan dan tidak mau melakukan mediasi. "Total ada 120 orang yang menjadi klien saya, dan hari ini secara resmi melaporkan Iray," katanya.

Dia mengungkapkan, usai melapor beberapa kliennya mulai diperiksa oleh penyidik. Untuk mengembangkan kasusnya dan mencaritahu keberadaan Iray. "Mudah-mudahan keberadaan terlapor dapat segera diketahui," ungkapnya.

Ditanya berapa total kerugian para korban, Putu menuturkan, sesuai data yang mereka himpun dari seluruh kliennya jumlah uang yang masuk ke Iray mencapai Rp6 miliar lebih. "Ini baru uang para korban yang jadi klien saya, belum lagi yang lain," ujarnya.

Rahman, salah seorang korban mengaku menyerahkan semuanya ke kuasa hukum. Sebab, Iray sudah tak memiliki niat untuk mengembalikan uang mereka. "Dia sudah tidak bisa dihubungi, saya juga sudah beberapa kali ke rumahnya tapi dia tidak ada," katanya.

Dia mengaku, sudah menyetor uang sebesar Rp12 juta langsung ke Iray tanpa melalui perantara reseller. Harusnya kelipatannya sudah cair pada akhir Juni tadi, namun ternyata IR malah melarikan diri.

Warga Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar ini mengaku tergiur membeli arisan, lantaran mengikuti jejak temannya. Awalnya, pencairan uang arisan tak pernah bermasalah. Sehingga dia memilih untuk membeli dengan nominal yang lebih besar, namun pada akhirnya pencairan malah macet. "Pertama saya hanya membeli yang senilai Rp1,5 juta, dengan harga Rp1 juta. Lama-lama saya ketagihan dan membeli yang lebih besar. Sampai akhirnya saya beli yang Rp12 juta, ternyata dia malah kabur," katanya.

Nisa, salah seorang reseller arisan juga mengaku pasrah dan menunggu kabar selanjutnya dari pihak kepolisian. "Total uang yang saya setor ke Iray sekitar Rp144 juta, sampai sekarang belum cair," ungkapnya.

Sebelumnya, dia memilih menjadi reseller karena diiming-imingi bonus besar oleh IR. Jika mendapatkan banyak pembeli, dia dijanjikan diberi emas dan bonus uang. "Dalam Rp1 juta, saya dikasih Rp50 ribu. Kalau Rp10 juta, saya bisa dapat Rp500 ribu. Belum lagi emas," kata warga Tanjung Rema, Martapura ini.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete melalui Kasatreskrim AKP Sofyan membenarkan jika pihaknya menerima laporan mengenai kasus arisan online. "Hari ini (kemarin) kami baru menerima laporan secara resmi, selanjutnya kami akan melakukan pemeriksaan," katanya.

Dia menjelaskan, untuk sementara orang-orang yang diperiksa ialah para warga yang merasa dirugikan. "Kita juga memilah, siapa saja yang TKP nya berada di Martapura. Karena TKP nya sangat banyak," jelasnya.

Disinggung mengenai keberadaan Iray, Sofyan mengaku belum mengetahuinya. Sebab, laporan baru saja mereka terima. "Laporan 'kan baru hari ini, jadi kami belum tahu keberadaan terlapor," pungkasnya. (ris/ay/ran)


BACA JUGA

Selasa, 26 September 2017 11:12

Dua Pemuda Adu Kuat karena Wanita, Satu Tewas

MARTAPURA - Polsek Simpang Empat, Kabupaten Banjar, berhasil mengamankan pelaku pembunuhan kurang lebih…

Selasa, 26 September 2017 10:53

ASTAGAA..! Peredaran Pil PCC di Banua Mulai Terbongkar, ini Buktinya

BANJARMASIN - Anggota Satresnarkoba Polresta Banjarmasin berhasil mengungkap peredaran pil PCC di kota…

Senin, 25 September 2017 12:12

Kapolda Kalsel: Meski Cuma Lima Butir Sikat Aja, Ingat Itu!

KOTABARU – Kapolda Kalsel Brigjen Rachmat Mulyana meminta polisi memberantas pengedar narkoba.…

Senin, 25 September 2017 10:08

Berantas Terus, Kali ini Sekarung Zenith Berhasil Diamankan

KANDANGAN – Jajaran Polsek Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, berhasil menggagalkan…

Minggu, 24 September 2017 14:30

ASTAGA..! Pelajar Sempoyongan Dikira Mabuk PCC

BANJARMASIN - Seorang pelajar kelas 1 menengah kejuruan berinisial F, terpaksa diamankan oleh anggota…

Minggu, 24 September 2017 14:27

NGERI..! Tiga Kelompok Napi Rutan Rantau Bentrok

RANTAU - Perkelahian antar kelompok narapidana terjadi di Rutan Kelas IIB Rantau. Bentrok tersebut terjadi…

Sabtu, 23 September 2017 15:56

NGAPAIN TUH.. 16 Muda-Mudi Bukan Muhrim Digrebek Disebuah Rumah

BANJARBARU – Ada 16 muda-mudi bukan muhrim digerebek anggota Polsek Banjarbaru Kota jelang azan…

Sabtu, 23 September 2017 15:43

Di Kalsel PCC Kalah Populer Dibanding Zenith

BANJARMASIN – Heboh peredaran obat PCC di salah satu daerah di Indonesia menjadi perhatian publik.…

Sabtu, 23 September 2017 11:31

Rumah Penjual Sabu di Teluk Tiram Digerebek

BANJARMASIN - M Fikri Yanoor alias Ifik (20) tak menyangka rumahnya di jalan Teluk Tiram Darat Gang…

Sabtu, 23 September 2017 11:15

Pria ini Tergiur Jual Zenith Tanpa Modal

BANJARMASIN - Anggota Buser Polsekta Banjarmasin Selatan berhasil menangkap seorang penjual Zenith,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .