MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 06 Juli 2017 13:48
Duit Rp 6 Miliar Terancam Hangus, 120 Korban Resmi Laporkan Bandar Arisan
RUGI BANYAK: Para korban arisan online saat mendatangi kantor Satreskrim Polres Banjar, Rabu (5/7) kemarin.

PROKAL.CO, MARTAPURA - Tak ada niat baik dari Iray alias Siti Raihanah, bandar besar arisan online. Para peserta arisan kemudian memilih untuk mengambil langkah hukum. Rabu (5/7) kemarin, secara resmi para korban ini melaporkan kasusnya ke Polres Banjar.

Putu Kastu, selaku Kuasa Hukum para korban mengungkapkan, jalur hukum terpaksa diambil karena Iray mengaku angkat tangan dan tidak mau melakukan mediasi. "Total ada 120 orang yang menjadi klien saya, dan hari ini secara resmi melaporkan Iray," katanya.

Dia mengungkapkan, usai melapor beberapa kliennya mulai diperiksa oleh penyidik. Untuk mengembangkan kasusnya dan mencaritahu keberadaan Iray. "Mudah-mudahan keberadaan terlapor dapat segera diketahui," ungkapnya.

Ditanya berapa total kerugian para korban, Putu menuturkan, sesuai data yang mereka himpun dari seluruh kliennya jumlah uang yang masuk ke Iray mencapai Rp6 miliar lebih. "Ini baru uang para korban yang jadi klien saya, belum lagi yang lain," ujarnya.

Rahman, salah seorang korban mengaku menyerahkan semuanya ke kuasa hukum. Sebab, Iray sudah tak memiliki niat untuk mengembalikan uang mereka. "Dia sudah tidak bisa dihubungi, saya juga sudah beberapa kali ke rumahnya tapi dia tidak ada," katanya.

Dia mengaku, sudah menyetor uang sebesar Rp12 juta langsung ke Iray tanpa melalui perantara reseller. Harusnya kelipatannya sudah cair pada akhir Juni tadi, namun ternyata IR malah melarikan diri.

Warga Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar ini mengaku tergiur membeli arisan, lantaran mengikuti jejak temannya. Awalnya, pencairan uang arisan tak pernah bermasalah. Sehingga dia memilih untuk membeli dengan nominal yang lebih besar, namun pada akhirnya pencairan malah macet. "Pertama saya hanya membeli yang senilai Rp1,5 juta, dengan harga Rp1 juta. Lama-lama saya ketagihan dan membeli yang lebih besar. Sampai akhirnya saya beli yang Rp12 juta, ternyata dia malah kabur," katanya.

Nisa, salah seorang reseller arisan juga mengaku pasrah dan menunggu kabar selanjutnya dari pihak kepolisian. "Total uang yang saya setor ke Iray sekitar Rp144 juta, sampai sekarang belum cair," ungkapnya.

Sebelumnya, dia memilih menjadi reseller karena diiming-imingi bonus besar oleh IR. Jika mendapatkan banyak pembeli, dia dijanjikan diberi emas dan bonus uang. "Dalam Rp1 juta, saya dikasih Rp50 ribu. Kalau Rp10 juta, saya bisa dapat Rp500 ribu. Belum lagi emas," kata warga Tanjung Rema, Martapura ini.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete melalui Kasatreskrim AKP Sofyan membenarkan jika pihaknya menerima laporan mengenai kasus arisan online. "Hari ini (kemarin) kami baru menerima laporan secara resmi, selanjutnya kami akan melakukan pemeriksaan," katanya.

Dia menjelaskan, untuk sementara orang-orang yang diperiksa ialah para warga yang merasa dirugikan. "Kita juga memilah, siapa saja yang TKP nya berada di Martapura. Karena TKP nya sangat banyak," jelasnya.

Disinggung mengenai keberadaan Iray, Sofyan mengaku belum mengetahuinya. Sebab, laporan baru saja mereka terima. "Laporan 'kan baru hari ini, jadi kami belum tahu keberadaan terlapor," pungkasnya. (ris/ay/ran)


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 10:42

Sopir Pingsan, Truk Kontainer Lompati Median Jalan

BANJARBARU - Pengguna jalan yang melintas di Jalan A Yani Km 23, Sabtu (18/11) kemarin dihebohkan…

Minggu, 19 November 2017 10:33

Ya Ampun, Tingginya Transaksi Narkoba di Serambi Mekkah

MARTAPURA - Kabupaten Banjar adalah penyangga Kota Banjarmasin, efeknya tentu beragam. Salah satunya…

Sabtu, 18 November 2017 13:12

Peti Kemas Berisi Rokok Dibobol Maling, Ratusan Juta Lenyap

BANJARMASIN - Rokok senilai ratusan juta rupiah di peti kemas area kawasan pelabuhan Trisakti Banjarmasin,…

Sabtu, 18 November 2017 13:09

Buron Satu Tahun, Akhirnya Penganiaya Fatmila Diringkus

RANTAU - Setelah hampir satu tahun lebih melarikan diri, akhirnya seorang pelaku penganiayaan berhasil…

Sabtu, 18 November 2017 13:04

Rumah Pengedar Sabu di Kuin Selatan Digerebek

BANJARMASIN - Lagi-lagi anggota Buser Polsekta Banjarmasin  Barat berhasil menangkap seorang …

Jumat, 17 November 2017 15:37

Razia Lagi di Eks Pembatuan, Dikira PSK, Ternyata Pelajar

BANJARBARU - Gadis 15 tahun hampir saja dibawa Satpol PP. Andai sang nenek, Sutirah tidak mati-matian…

Jumat, 17 November 2017 15:30

ASTAGFIRULLAH..!! Ayah Haus Seks, Anak Kandung Ditiduri, Kini Hamil 2 Bulan

KOTABARU - Jika sampai Melati akhirnya mengadukan ayahnya, artinya habis sudah kesabarannya. Selama…

Jumat, 17 November 2017 13:49

Digelar Dua Pekan, Operasi Zebra di Banjarbaru Jaring Ribuan Pengendara

BANJARBARU - Digelar selama dua pekan, operasi Zebra Intan 2017 Selasa (14/11) tadi telah berakhir.…

Jumat, 17 November 2017 11:40

Resahkan Warga Jalan Simpang Anem, Penjual Sabu Diringkus

BANJARMASIN - Ardian Noor (31) tak bisa berkutik saat tertangkap tangan membawa sabu oleh anggota Polsekta…

Jumat, 17 November 2017 11:27

Kaca Mobil Dipalu, Uang Pak Kades Rp100 Juta Raib

RANTAU - Warga desa Pematang Karangan Hulu,  kecamatan Tapin Tengah,  dikagetkan peristiwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .