MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Sabtu, 08 Juli 2017 20:04
Dispensasi Terakhir, Bupati Beri Waktu Seminggu Truk Masuk Barabai
RUSAK PARAH: Kerusakan Jalan Lingkar Kapar-Walangsi membuat jalan by pass ini seperti kubangan. Terlebih sehabis hujan turun membuat kondisi jalan menjadi lebih parah.

PROKAL.CO, BARABAI – Sejak larangan angkutan yang melebihi tonase melintas jalan kabupaten 25 Mei 2017 lalu, telah tiga kali Bupati HST H Abdul Latif memberikan dispensasi kepada sopir melewati Jalan Kota Barabai. Semuanya karena kemacetan panjang yang mengganggu arus lalu lintas di depan jalan lingkar Kapar-Walangsi.

Dan kebijakan itu kembali diberikan, namun itu adalah yang terakhir. Artinya setelah dispensasi yang keempat ini tidak akan ada lagi kompromi. Hal itu sesuai dengan hasil rapat bersama Bupati, Wakil Bupati HST H Abdul Latif dan HA Chairansyah, Plt Sekda A Tamzil, beserta FKPD, para kepala desa, ulama, tokoh masyarakat, LSM, dan SKPD terkait, Kamis (6/7) petang di Auditorium Pemkab HST.

Sejatinya, seluruh peserta rapat menghendaki agar keputusan melarang angkutan itu sudah final dan tidak ada lagi istilah dispensasi yang sebenarnya tidak dikenal dalam tataran aturan lalu lintas.

Ada tiga opsi yang ditawarkan, kendati sebagian besar sepakat untuk menegakkan aturan. Putusan terakhir rapat akhirnya menyetujui memberikan kesempatan terakhir sambil menyosialisasikan hasil rapat tersebut.

Dispensasi pun diberikan hanya sepekan, setelah itu tidak ada lagi istilah dispensasi. Setelah sepekan, jalan kabupaten harus bersih dari angkutan berat. Apapun yang akan terjadi di lapangan, seluruh kalangan sudah siap menghadapinya. Sebab keputusan tersebut telah jadi kesepakatan bersama.

KH Samsuni,  Pimpinan Ponpes Mirazul Abidin, Desa Mandingin, Barabai sepakat dengan penegakan aturan. Namun, Guru Samson, sapaan KH Samsuni lebih sepakat mengedepankan aspek hukum karena menjadi aspirasi warga. “Yang penting ada sikap tegas saat menegakan aturan. Saya berharap, sikap tegas ini tentu harus didukung oleh kabupaten kota yang dilintasi kendaraan itu,” tegasnya.

Serupa dengan yang disampaikan Guru Samson, ulama lainnya, KH Akhmad Nawawi memandang perlu ada jalan keluar jika kejadian penutupan truk di muara Kapar itu kembali terulang. Agar tidak mengganggu masyarakat. Beliau berharap jalan lingkar segera diperbaiki. Sehingga tidak menyulitkan angkutan melintasi jalan tersebut.

HM Fajeri, salah satu tokoh masyarakat HST mendesak penegakan aturan di jalan. Ia melihat banyak kepentingan “orang jauh” yang tidak memahami kondisi lapangan. Seluruh elemen harusnya tidak boleh ada yang “masuk angin”. Tetap menjaga kewibawaan daerah karena larangan itu merupakan aspirasi masyarakat HST.

Syailin dari LSM HST mengaku siap berada di belakang Bupati HST H Abdul Latif asalkan tidak lagi memberikan izin kendaraan berat itu melintas jalan kota apam. Dengan tiga kali diberikan dispensasi, ia khawatir sopir dan pengusaha semakin manja dan selalu membuat modus agar bisa lewat. Setiap ada kemacetan, ada lagi permintaan dispensasi.”Tidak boleh lagi kita kompromi nanti manja,” tukasnya.

Bupati HST H Abdul Latif menyampaikan, kesempatan keempat adalah batas akhir. Artinya, pihaknya tetap memberikan kelonggaran selama sepekan sambil jalan lingkar diperbaiki balai jalan.

Aspirasi warga secara tertulis juga akan dia serahkan sendiri ke PT Conch Tabalong, asosiasi transportasi yang melayani angkutan semen, dan balai jalan. Memaksimalkan usaha, namun setelah sepekan tidak boleh lagi ada dispensasi. “Apapun keputusan rapat tentu memiliki dampak dan menimbulkan masalah di lapangan. Jadi apapun yang terjadi kami sudah komitmen,” pungkasnya. (mam/yn/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 26 Mei 2018 12:54

Gara-Gara 37 Meter, Pembebasan Lahan di Muara Kelayan Belum Selesai

BANJARMASIN - Pembebasan lahan di Muara Kelayan menyisakan masalah. Dari 175 petak tanah dan bangunan…

Sabtu, 26 Mei 2018 12:29

Jelang Lebaran, Tunjangan ASN Diharapkan Jangan Molor

BANJARMASIN - Mantan Wakil Walikota Banjarmasin, Irwan Anshari meminta kekisruhan pembebastugasan Hamli…

Sabtu, 26 Mei 2018 12:09

Komisi III DPRD Balangan Studi Banding ke Boyolali

PARINGIN - Komisi III DPRD Kabupaten Balangan belum lama tadi melakukan studi banding ke Dinas…

Sabtu, 26 Mei 2018 11:37

Tak Kalah dengan Bubur Sabilal, Bubur Masjid Al Jihad Juga Lezat

BANJARMASIN - Sebagian besar masjid di Banjarmasin menghadirkan menu bubur bagi masyarakat yang ingin…

Jumat, 25 Mei 2018 17:20
Berita Tabalong

Tabalong Urutan Keempat UN SMP Kalsel

TANJUNG - Hasil ujian nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs)…

Jumat, 25 Mei 2018 15:36

1001 Kisah Pesantren: Tak Punya Banyak Aturan

Sudah umum didengar ada guru di pesantren yang ditakuti santrinya. Tapi beda dengan Gus Jam, pimpinan…

Jumat, 25 Mei 2018 15:15

Meriah, Alalak Utara Sambut Sukacita Paman Birin

Jarum jam baru menunjukan pukul 01.00 Wita dini hari.  Namun suasana di areal lingkungan Masjid …

Jumat, 25 Mei 2018 15:10

PLN Jaga Pasokan Listrik Masjid, Ibadah Jadi Nyaman

BANJARMASIN - Memasuki Ramadan, PLN Area Banjarmasin melaksanakan kegiatan peduli instalasi listrik…

Jumat, 25 Mei 2018 14:39

Herman: Sudahlah, Sebaiknya Pak Ibnu Manut Saja

BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah menyarankan agar Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina…

Jumat, 25 Mei 2018 14:35

Tidak Membuat Jera, Denda Warung Sakadup Dinilai Terlalu Kecil

BANJARMASIN - Razia warung sakadup digelar maraton. Sejak Selasa (22/5) hingga kemarin (24/5), sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .