MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 08 Juli 2017 20:04
Dispensasi Terakhir, Bupati Beri Waktu Seminggu Truk Masuk Barabai
RUSAK PARAH: Kerusakan Jalan Lingkar Kapar-Walangsi membuat jalan by pass ini seperti kubangan. Terlebih sehabis hujan turun membuat kondisi jalan menjadi lebih parah.

PROKAL.CO, BARABAI – Sejak larangan angkutan yang melebihi tonase melintas jalan kabupaten 25 Mei 2017 lalu, telah tiga kali Bupati HST H Abdul Latif memberikan dispensasi kepada sopir melewati Jalan Kota Barabai. Semuanya karena kemacetan panjang yang mengganggu arus lalu lintas di depan jalan lingkar Kapar-Walangsi.

Dan kebijakan itu kembali diberikan, namun itu adalah yang terakhir. Artinya setelah dispensasi yang keempat ini tidak akan ada lagi kompromi. Hal itu sesuai dengan hasil rapat bersama Bupati, Wakil Bupati HST H Abdul Latif dan HA Chairansyah, Plt Sekda A Tamzil, beserta FKPD, para kepala desa, ulama, tokoh masyarakat, LSM, dan SKPD terkait, Kamis (6/7) petang di Auditorium Pemkab HST.

Sejatinya, seluruh peserta rapat menghendaki agar keputusan melarang angkutan itu sudah final dan tidak ada lagi istilah dispensasi yang sebenarnya tidak dikenal dalam tataran aturan lalu lintas.

Ada tiga opsi yang ditawarkan, kendati sebagian besar sepakat untuk menegakkan aturan. Putusan terakhir rapat akhirnya menyetujui memberikan kesempatan terakhir sambil menyosialisasikan hasil rapat tersebut.

Dispensasi pun diberikan hanya sepekan, setelah itu tidak ada lagi istilah dispensasi. Setelah sepekan, jalan kabupaten harus bersih dari angkutan berat. Apapun yang akan terjadi di lapangan, seluruh kalangan sudah siap menghadapinya. Sebab keputusan tersebut telah jadi kesepakatan bersama.

KH Samsuni,  Pimpinan Ponpes Mirazul Abidin, Desa Mandingin, Barabai sepakat dengan penegakan aturan. Namun, Guru Samson, sapaan KH Samsuni lebih sepakat mengedepankan aspek hukum karena menjadi aspirasi warga. “Yang penting ada sikap tegas saat menegakan aturan. Saya berharap, sikap tegas ini tentu harus didukung oleh kabupaten kota yang dilintasi kendaraan itu,” tegasnya.

Serupa dengan yang disampaikan Guru Samson, ulama lainnya, KH Akhmad Nawawi memandang perlu ada jalan keluar jika kejadian penutupan truk di muara Kapar itu kembali terulang. Agar tidak mengganggu masyarakat. Beliau berharap jalan lingkar segera diperbaiki. Sehingga tidak menyulitkan angkutan melintasi jalan tersebut.

HM Fajeri, salah satu tokoh masyarakat HST mendesak penegakan aturan di jalan. Ia melihat banyak kepentingan “orang jauh” yang tidak memahami kondisi lapangan. Seluruh elemen harusnya tidak boleh ada yang “masuk angin”. Tetap menjaga kewibawaan daerah karena larangan itu merupakan aspirasi masyarakat HST.

Syailin dari LSM HST mengaku siap berada di belakang Bupati HST H Abdul Latif asalkan tidak lagi memberikan izin kendaraan berat itu melintas jalan kota apam. Dengan tiga kali diberikan dispensasi, ia khawatir sopir dan pengusaha semakin manja dan selalu membuat modus agar bisa lewat. Setiap ada kemacetan, ada lagi permintaan dispensasi.”Tidak boleh lagi kita kompromi nanti manja,” tukasnya.

Bupati HST H Abdul Latif menyampaikan, kesempatan keempat adalah batas akhir. Artinya, pihaknya tetap memberikan kelonggaran selama sepekan sambil jalan lingkar diperbaiki balai jalan.

Aspirasi warga secara tertulis juga akan dia serahkan sendiri ke PT Conch Tabalong, asosiasi transportasi yang melayani angkutan semen, dan balai jalan. Memaksimalkan usaha, namun setelah sepekan tidak boleh lagi ada dispensasi. “Apapun keputusan rapat tentu memiliki dampak dan menimbulkan masalah di lapangan. Jadi apapun yang terjadi kami sudah komitmen,” pungkasnya. (mam/yn/ram)


BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 14:24

Wabup Hadiri Rakornas Kemendesa PDTT

PARINGIN --- Dalam rangka pelaksanaan Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa), melalui…

Kamis, 15 November 2018 14:22

Batumandi Menuju Kecamatan Sayang Ibu

PARINGIN --- - Tim pembinaan dan monitoring Kecamatan Sayang Ibu (KSI) Provinsi Kalsel tahun 2018, Selasa,…

Kamis, 15 November 2018 14:16

Desa Baramban Wakili Balangan di P2WKSS

PARINGIN --- //KUNJUNGAN : Ketua TP PKK Balangan Nursidah Ansharuddin (empat dari kanan) memperkenalkan…

Kamis, 15 November 2018 11:50

Mimpikan Sudimampir Seperti Tanah Abang

WAKIL Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah memimpin rapat tertutup di ruang Sekdako Banjarmasin, Balai…

Kamis, 15 November 2018 11:43

Gagal Uji Emisi Tak Ada Sanksi, Ini Kata Wahyu Hadi Cahyono

BANJARMASIN – Puluhan kendaraan roda empat gagal melewati uji emisi. Artinya, para pemilik mobil…

Kamis, 15 November 2018 11:30

AWAS Jangan Merokok Ditempat Umum, Ini Alasannya

LIMA tahun silam, Pemko Banjarmasin menerbitkan Perda No 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).…

Kamis, 15 November 2018 11:20

AKUR...! Beda Pilihan, Tetap Bersaudara

BANJARMASIN - 2019 akan menjadi tahun politik di Indonesia. Ada perhelatan pemilu legislatif dan pemilihan…

Kamis, 15 November 2018 10:26

Ini Alasan Bupati Tanbu Minta Wanita untuk Berinovasi

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menerima kunjungan tim evaluasi Penilai Lomba Program Terpadu…

Kamis, 15 November 2018 10:19

APKASI Perjuangkan Tuntutan Tenaga Honorer

BATULICIN - Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (APKASI) Mardani H Maming, memberikan arahan…

Kamis, 15 November 2018 10:13

Wariskan Nilai Perjuangan Dan Patriotisme

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melaksanakan upacara gabungan dalam rangka memperingati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .