MANAGED BY:
SELASA
31 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 24 Juli 2017 17:06
Tata Ulang Kawasan Kamboja
JADI SATU KAWASAN: Rencananya, Taman Kamboja akan dibuat Taman Ramah Anak, kawasan olahraga, serta taman air mancur menari.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bakal membuat perencanaan pembangunan Taman Kamboja satu kawasan. Rencananya, Taman Kamboja akan dibuat Taman Ramah Anak, kawasan olahraga, serta taman air mancur menari.

Akhir bulan ini, rencananya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bakal memantau lokasi rencana Taman Ramah Anak. Beberapa waktu lalu, Satpol PP Damkar Kota Banjarmasin melakukan pembersihan di Taman Kamboja dari PKL (Pedangang Kaki Lima).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Mukyar, mengatakan pihaknya bersama SOPD terkait bakal membuat perencanaan kawasan di Taman Kamboja. “Kalau dari DLH hanya pengguna lahan. Kami bakal membangun taman air mancur menari, sementara yang lainnya bakal dibangun oleh SOPD terkait. Lokasinya pun akan diputuskan saat perencanaan kawasan,” bebernya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (21/7) tadi.

Taman Kamboja di Jalan H Anang Adenansi, Kelurahan Kertak Baru Ulu, Kecamatan Banjarmasin Tengah, dipastikan batal menjadi kawasan bisnis. Hal ini terkait putusan Mahkamah Agung yang memenangkan Pemerintah Kota Banjarmasin untuk mengembalikan fungsinya sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Maklum saja, RTH di Banjarmasin masih sangat minim. Dari total luas kota 98,46 kilometer persegi, RTH yang dimiliki hanya enam persen saja. Dari luas lahan Taman Kaboja 4,2 hektare, dua hektare lahan diantaranya untuk kawasan bisnis. Sedangkan, 2,2 hektare sisanya sudah dibangun RTH dilengkapi dengan taman bermain anak.

Namun, pembebasan dua hektare untuk kawasan bisnis itu belum dilakukan. Ada beberapa rumah dan bangunan eks Bank Panin serta beberapa ruko di sana. Sejarahnya, Taman Kamboja dibangun pada era Walikota Yudhi Wahyuni. Sebelumnya kawasan itu merupakan bekas kuburan yang dipindahkan.

Pada era Walikota Muhidin, muncul wacana menjadikan sebagian kawasan untuk bisnis. Rencananya pembebasan dilakukan pihak ketiga yang membangun kawasan bisnis tersebut. Meski penawaran itu muncul sejak 2015, tak ada investor yang berminat. Alhasil, sekarang Pemko Banjarmasin bakal mengembalikan sisa lahan untuk dibangun RTH.

Terkait rencana Pemerintah Kota Banjarmasin menjadikan Taman Kamboja menjadi taman ramah anak, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Susana Yembise memberikan penghargaan kepada Walikota Banjarmasin Ibnu Sina di Ballroom Hotel Swiss-Bel, Pekanbaru, Riau, Sabtu (22/7) tadi.

Selain menerima penghargaan sebagai Kota Ramah Anak, Ibnu Sina menjelaskan Taman Kamboja merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang harus dipertahankan. Untuk itu, bebernya, di tahun 2018 nanti di RTH tersebut akan dibangun air mancur menari serta aspek pendukung taman lainnya.

Rencananya, dalam anggaran perubahan nanti, Pemko Banjarmasin juga bakal menganggarkan untuk DED (Detail Engineering Design) untuk pembuatan taman air mancur menari. “Di Taman Kamboja sudah ada tempat bermain anak, dan di 2018 nanti khusus di blok B kami usulkan ke Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI untuk dibangun RTH Ramah Anak,” ungkapnya.

Apa yang telah diusahakan Pemko Banjarmasin itu sepertinya telah diamini pihak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Hal tersebut dapat dilihat dari rencana kedatangan pihak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dalam waktu dekat ini, dengan tujuan melihat secara langsung lokasi usulan pembangunan RTH Ramah Anak tersebut. “Akhir bulan ini tim dari kementerian akan berkunjung ke Kota Banjarmasin untuk meninjau dan melihat kelayakan Taman Kamboja,” katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarmasin, Iwan Fitriady, menilai diterimanya penghargaan ini akan menambah semangat dan motivasi untuk mewujudkan Banjarmasin benar-benar ramah dan layak anak dengan peringkat tertinggi sesuai kriteria yang telah ditetapkan pemerintah pusat.(eka/az/dye/ema)


BACA JUGA

Selasa, 31 Maret 2020 19:50
Pemkab Balangan

Pemkab Balangan Lakukan Penyemprotan Disinfektan Massal

PARINGIN - Bupati Balangan beserta jajarannya dan unsur Forkopimda, Selasa…

Selasa, 31 Maret 2020 19:45
PARLEMENTARIA

Legislatif Dukung Pencegahan Penyebaran COVID-19

PARINGIN - Dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19, DPRD kabupaten Balangan…

Selasa, 31 Maret 2020 18:01
BREAKING NEWS

YA ALLAH..! Positif Covid-19 Terkonfirmasi Menjadi 8 Orang

BANJARMASIN - Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalsel kembali…

Selasa, 31 Maret 2020 11:19

Ibu Kota Banua Tanpa Karantina Wilayah, "KAMI TAKUT..!"

Disinfeksi digencarkan. Imbauan tinggal di rumah, mencuci tangan dan menjaga…

Selasa, 31 Maret 2020 11:16

Manager ASDP Dituding Halangi Pemeriksaan Corona di Kapal, Gugus Tugas Rekomendasikan Arif Budiman Pindah

Sekda Tanbu H Rooswandi Salem marah-marah di Pelabuhan Samudera Batulicin.…

Selasa, 31 Maret 2020 11:11

5 Positif, Kalsel Pertimbangkan Karantina Wilayah

BANJARMASIN - Tanda-tanda ledakan pasien virus corona di banua mulai…

Selasa, 31 Maret 2020 11:07

Dikuburkan di Balikpapan, Keluarga Bantah Covid-19

BANJARMASIN - Ponpes Tahfidzul Quran Al Ikhsan, Banjarmasin berduka. Pimpinan…

Selasa, 31 Maret 2020 11:05

Dua PDP Banjarbaru Dikonfirmasi Negatif Covid-19

BANJARBARU - Status dua orang PDP (Pasien Dalam Pengawasan) asal…

Selasa, 31 Maret 2020 11:02

Bersandar di Kotabaru, Kapal Bawa ODP dari Sulawesi

KOTABARU - Akhir-akhir ini keresahan warga Kotabaru meningkat. Menyusul beredarnya…

Selasa, 31 Maret 2020 10:54

Hari ini, Rapat Paripurna Tetap Digelar; Kursi Rapat Diberi Jarak

BANJARBARU - Meski di tengah situasi Pandemi Covid-19. Agenda penting…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers