MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 20 Agustus 2017 13:57
Penduduk Miskin Kalsel Bertambah 10.000
Ilustrasi Kemiskinan | Foto : Doc / Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Ironis. Baru saja memperingati momen kemerdekaan, warga Banua harus dikejutkan dengan fakta masih ada ratusan ribu masyarakat Banua yang belum merdeka dari kemiskinan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel, jumlah penduduk miskin di Kalsel dalam beberapa bulan terakhir malah mengalami peningkatan. Pada September 2016, angka penduduk miskin sebesar 184 ribu orang. Sedangkan perhitungan terakhir di bulan Maret 2017, jumlahnya bertambah 10 ribu menjadi 194 ribu orang.

Kepala BPS Kalsel Diah Utami melalui Kabid Statistik Sosial Agnes Widiastuti mengatakan, peningkatan jumlah penduduk miskin terbanyak berada di daerah perdesaan. Sebelumnya tercatat 123.261 orang, meningkat menjadi 131.323 pada bulan Maret. "Sedangkan untuk diperkotaan, peningkatannya relatif kecil. Yaitu, dari 60.898 menjadi 62.596," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Menurutnya, salah satu penyebab meningkatnya jumlah warga miskin di perdesaan lantaran menurunnya harga jual gabah dalam beberapa bulan terakhir. "Bertani masih menjadi pekerjaan utama di desa, kalau harga gabah menurun tentu akan mempengaruhi penghasilan mereka," ujarnya.

Selain murahnya harga gabah, faktor lain yang menyebabkan masyarakat di desa masuk dalam garis kemiskinan ialah gagal panen. "Tahun lalu, banyak petani yang gagal panen. Itu juga yang menjadi faktor bertambahnya penduduk miskin," ungkap Agnes.

Sementara, faktor yang mempengaruhi meningkatnya masyarakat miskin di daerah perkotaan. Menurutnya, karena sempat tersendatnya pendistribusian Raskin yang dilakukan oleh Bulog. "Mungkin sekarang Raskin sudah didistribusikan," katanya.

Secara terpisah, Pengamat Sosial dan Kebijakan Publik Nurul Azkar mengungkapkan, penyebab utama meningkatnya angka kemiskinan selama ini ialah minimnya penghasilan. "Kalau di desa, biasanya penghasilan mereka dari pertanian dan perkebunan," ungkapnya.

Dia menuturkan, biasanya kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dalam berkebun dan bertani adalah menurunnya harga jual. Serta, gagal panen. "Ini harus ada peran dari pemerintah, bagaimana agar harga jual petani tak menurun," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang petani di Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, M Yusri membenarkan jika harga jual gabah tahun ini menurun dibandingkan dengan tahun lalu. "Sekarang satu blek harganya hanya Rp50 ribu, padahal tahun lalu Rp70 ribu," katanya.

Dia menduga, menurunnya harga karena disebabkan oleh maraknya beras yang masuk dari luar daerah. "Sekarang, pembeli juga berkurang. Mungkin, karena ada beras dari luar yang masuk," pungkasnya. (ris/yn/ran)

 


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 11:53

4 Nama Pimpinan DPRD Kalsel Tunggu Disahkan

BANJARMASIN - Empat nama calon pimpinan definitif DPRD Provinsi Kalsel…

Selasa, 17 September 2019 11:48

Di HST, Tiga Calon Sudah Mengambil Formulir

BARABAI - Para politisi mulai berebut tiket PDI P untuk…

Selasa, 17 September 2019 11:44

IP Jeblok, Beasiswa Ditarik

BANJARMASIN - Mahasiswa penerima beasiswa Indonesia Bright Future Leade (IBFL)…

Selasa, 17 September 2019 11:41

Tak Selicin Trotoar Lama

BANJARMASIN - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarmasin…

Selasa, 17 September 2019 11:30

Hoax Sekolah Masuk Jam 9: Disdik Tegaskan Tak Pernah Sebar Kabar Lewat WA

BANJARBARU - Sejak Senin (16/9) pagi. Beredar pesan di aplikasi…

Selasa, 17 September 2019 11:27
Pemko Banjarbaru

Walikota Instruksikan SKPD Piket Karhutla

BANJARBARU - Naiknya status Karhutla dari Siaga ke Darurat membuat…

Selasa, 17 September 2019 10:57

Bolos Kerja, 43 PNS Terjaring Razia

SATPOL PP merazia PNS yang keluyuran pada jam kerja di…

Selasa, 17 September 2019 10:50

Hibah Dana Pilkada Pertama Diteken

BANJARMASIN - Ketua KPU Banjarmasin Gusti Makmur meneken perjanjian hibah…

Selasa, 17 September 2019 09:59

Paman Birin Dinobatkan Jadi Warga Kehormatan Dayak Pitap

BALANGAN- Perhatian Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dalam melestarikan kearifan…

Selasa, 17 September 2019 09:43
Pemko Banjarbaru

Kemah Bhakti Milenial dan MBL Sukses Digelar

BANJARBARU - Kegiatan Kemah Bhakti Milenial di lapangan di Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*