MANAGED BY:
SENIN
25 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 03 September 2015 08:40
Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing dalam Bahasa Banjarnya. Pabrik terbesarnya ada di Kalimantan Selatan, tepatnya di Nagara Desa Tambangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.



RAHMAT HIDAYATULLAH, Nagara



PAGI-PAGI, puluhan pekerja di Perusahaan Rinjing Tambangan (Perita) Daha Selatan terlihat sibuk. Ada yang bikin cetakan, ada yang bikin adonan alumunium, menekan cetekan, membersihkan kuping wajan hingga memuluskan permukaan wajan. Mereka bekerja dari pagi usai Salat Subuh hingga menjelang Salat Ashar.

Empunya perusahaan adalah H Harun (47). Ia bisa dikatakan pemilik perusahaan spesialis wajan dengan 16 ukuran. Paling kecil ukuran se-kilan, paling besar dengan diameter 50 sentimeter. H Harun sudah menekuni usaha ini sejak tahun 90-an. Ia punya 20 karyawan yang juga merupakan warga Desa Tambangan Kecamatan Daha Selatan.

“Orang tua sebenarnya sempat bikin sendok, sukrinjing, cirat, panci, macam-macam. Tapi kami putuskan di rinjing atau wajan saja. Tapi kami bikin ada 16 ukuran,” ucapnya kepada penulis, kemarin.

Dalam sehari, ia memerlukan sekitar 1.200 kilogram bahan baku alumunium. Bahan baku ini didapatkan dari produk-produk berbahahan alumunium bekas kemudian didaur ulang di dalam pabriknya. Pengepul yang tersebar di sejumlah daerah biasanya menjual langsung ke pabrik. Dari 1.200 kilogram itu didapatkan sekitar 2000 buah rinjing setiap harinya.

Pelanggannya tersebar di regional Kalimantan. Namun ekspor terbesar di Kota Martapura Kabupaten Banjar dan Kota Samarinda. “Ada yang ke luar pulau Kalimantan, namun jumlahnya masih dikatakan sedikit,” tandasnya.

Siapa sangka, di sinilah panitia haulan Guru Sekumpul membeli wajan untuk memasak. Setiap tahunnya, Toko H Sairi di Martapura memesan wajan spesial untuk Haulan Guru Sekumpul. Wajan yang dipesan biasanya wajan raksasa dengan diameter 50 sentimeter. Rinjing ini bisa memasak beras sekitar dua belek setengah atau setara 25 liter beras.

“Biasanya H Sairi Martapura menepon dulu. Ada pesanan dari panitia haulan. Pesan biasanya sebulan lebih dulu, jadi kita bisa mempersiapkan wajan khususnya. Kalau khusus untuk haulan kita sangat memperhatikan produknya,” ujar H Harun.

Diakui H Harun, ketika pesanan datang dari Martapura untuk haulan, ia pun langsung mengintruksikan anak buahnya untuk serius dalam membuat pesanan. Karena waktunya panjang, produk yang dibuat bisa benar-benar teliti dibuat dan sangat dijaga kebersihannya.

“Dari segi ketebalannya sangat kita perhatikan. Kemudian kebersihannya. Biasanya kalau pesan untuk haulan sepaket dengan sukrinjingnya. Kita bikinkan juga tebalnya lima mili,” ujarnya.

H Harun pun berani buka-bukaan soal omzet. Satu bulan omzet usahanya tersebut sekitar Rp500 juta lebih. Satu minggu biasanya sampai empat kali pengiriman. Jika ditotal setiap minggunya ada Rp100 juta lebih dana yang diambil dari rekanan. “Nah biasanya kalau menjelang hari raya haji seperti sekarang yang ramai. Sama juga seperti bulan Ramadhan,” ucapnya.

Selain H Harun, sebenarnya cukup banyak pengusaha wajan di Nagara Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Masing-masing desa biasanya punya produk unggulan tersendiri. Seperti roda kapal, pandai besi, dapur dan lainnya. (*)


BACA JUGA

Senin, 25 Oktober 2021 08:35
BREAKING NEWS

Sampah Meluber di Komplek Mulawarman, Sudah Lapor Tapi Dicueki

BANJARMASIN - Warga Komplek Pelajar Mulawarman kembali kecewa, karena hingga…

Sabtu, 23 Oktober 2021 19:38

Jembatan Basit Batal Diberi Nama Tokoh Kalsel

BANJARMASIN - Jembatan Basit yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo…

Sabtu, 23 Oktober 2021 19:34

2022, TPA Banjarbakula Kenakan Tarif

BANJARBARU - Sejak diresmikan Presiden RI Joko Widodo pada Februari…

Sabtu, 23 Oktober 2021 19:32

Saatnya Buka Semua Sekolah Belajar Tatap Muka

BANJARBARU - Melihat semakin melandainya kasus Covid-19 di Banua, Dinas…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:41

Jokowi: Jembatan Alalak, Tahan Gempa dan Kuat Sampai 100 Tahun

BANJARMASIN - Presiden RI Joko Widodo, (21/10) akhirnya meresmikan Jembatan…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:39

Presiden Pantau Vaksinasi, Mahasiswa Demo

BANJARMASIN – Sebelum meresmikan Jembatan Basit Presiden RI Joko Widodo…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:35

Vaksinasi Lansia di Banjarbaru, Meski Tinggi Masih Ada yang Anti

BANJARBARU - Di tingkat Kalsel, cakupan vaksinasi untuk kategori lanjut…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:19

Menahan Dingin dan Hujan Demi Presiden

BANJARMASIN - Menuju Jembatan Sungai Alalak, Presiden Joko Widodo sempat…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:15

Kartu Merah untuk Jokowi-Ma’ruf, ke Banjarmasin Jokowi Disambut Demo Mahasiswa

BANJARMASIN – Mahasiswa dari berbagai kampus di Banjarmasin menggelar aksi…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:09

Vaksinasi Massal Pelajar Digelar

BATULICIN – Desa Persiapan Hidayah Makmur bersama Kodim 1022 TNB…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers