MANAGED BY:
SELASA
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 18 Oktober 2017 12:53
Bandar Arisan Online Sakit Demam, Murjani Mangkir
JADI PESAKITAN: Siti Raihanah alias Iray ketika menunggu di ruang tahanan Pengadilan Negeri Martapura dalam sidang pemanggilan saksi korban belum lama ini. | Foto: Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, MARTAPURA - Sidang lanjutan kasus arisan online bodong terpaksa diskorsing majelis hakim. Pasalnya, saksi kunci yang dipanggil mangkir. Sementara terdakwa yang tak lain sang bandar arisan, Siti Raihanah alias Iray Kasfi sedang sakit.

Perempuan 23 tahun itu tetap hadir ke Pengadilan Negeri Martapura, kemarin (17/10) siang. Tapi datang dengan muka pucat dan letih. "Terdakwa sudah demam tiga hari terakhir, katanya meriang," kata Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Banjar Noorhaniyah.

Iray datang mengenakan pakaian serba gelap. Dari kerudung hitam, kaos panjang hitam dan jins biru malam. Matanya tampak berair karena menahan nyeri. Tak satu pun kata keluar dari mulutnya ketika didekati wartawan.

Ia didakwa atas dugaan penipuan terhadap 124 nasabah dengan nilai kerugian total mencapai Rp3 miliar. Ia memasarkan arisan online itu via akun instagramnya @iray_kasfi. Ceritanya klasik, Iray berhasil menggoda masyarakat yang ingin lekas kaya tanpa harus capek-capek bekerja.

Lantas, siapakah saksi kunci yang dimaksud jaksa? Dia adalah Murjani, teman Ridho, suami Iray. Murjani adalah pemegang rekening yang dipinjam Iray untuk pemasukan dan pengeluaran dana arisan. "Iya, rekeningnya atas nama Murjani. Tak ada penjelasan mengapa ia mangkir," imbuhnya.

Memasuki pekan keempat, persidangan ini memang menyedot energi besar. Contoh, dalam sidang pertama dengan agenda pemanggilan saksi korban, dari empat orang saksi, hanya seorang saksi yang bisa tuntas diperiksa.

Kini dari keempat saksi korban tersebut, tersisa seorang saksi yang belum diperiksa. Ia terus-terusan mangkir dengan alasan sibuk bekerja.

Lantas, adakah saksi ahli yang akan dipanggil? Hakim berharap ada praktisi perbankan atau keuangan yang bisa menambahkan keterangan. "Ada, saksi ahli dari Banjarmasin. Nanti dipanggil," pungkasnya.

Sama seperti sidang sebelumnya, kasus ini sukses menyedot perhatian publik. Sekitar 20 perempuan muda menunggu-nunggu di luar gedung pengadilan. Rata-rata adalah korban Iray. Ada yang menderita kerugian ratusan ribu hingga belasan juta rupiah.

Salah satunya adalah Maulida, warga Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru. Menunggu sejak jam 12 siang, ia kecewa karena pada jam tiga siang baru diberitahu sidang mengalami penundaan.

Maulida datang karena penasaran dengan sosok Murjani, Ridho dan mertua Iray. "Saya dengar kabar mereka semuanya dipanggil hari ini untuk menjadi saksi," ungkapnya.

Perempuan yang mengenakan lensa kontak mata berwarna itu mengakui pernah mentransfer sejumlah uang ke rekening atas nama Murjani. "Jika saya tak salah ingat rekeningnya BRI," sebutnya.

Ditanya soal Ridho, ia yakin seratus persen dengan keterlibatan sang suami. Alasannya sederhana, mustahil Iray seorang diri mengelola perputaran uang sebesar itu. "Kalau kita datang ke rumah Iray untuk membeli arisan, Edo (Ridho) pasti menemani di samping. Kata beberapa teman, dia juga yang menghitung uangnya," bebernya. (fud/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers