MANAGED BY:
JUMAT
12 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 24 Januari 2016 13:58
Sebelum Hilang, Rosy Sempat Bicarakan Gafatar

Khusnul Sudah Dapat Surat Teguran


BANJARMASIN - Jika selama beberapa hari terakhir, keluarga Siti Khusnul Khatimah, 28, asisten apoteker yang hilang mengadukan kerinduan akan Khusnul, kemarin giliran   Obet Nego Situmorang  yang curhat. Ayah dari  Rooslyana Hermaria Situmorang, bidan asal Tapin yang juga hilang ini meneteskan air mata ketika bercerita mengenai hilangnya anak pertamanya.
Rosy bekerja sebagai bidan Puskesmas Hatungun, Kabupaten Tapin dan dinyatakan hilang semenjak tanggal 20 November 2015 lalu. Sebelum hilang kontak itu, kata Obet, Rosy sempat menghubungi adik bungsunya yang bernama Friska Amelita. Kala itu, dia  pamit mau pergi jauh, tapi tidak memberitahukan arah tujuannya. Rosy hanya titip agar Friska menjaga dua buah hatinya Kevin dan Nika.

Adiknya sudah mencoba menasehati agar Rosy jangan pergi, karena kasihan dengan kedua anaknya, keluarga,  tetapi Rosy malah menutup handphone.“Sorenya (20/11) Friska telepon saya dan menanyakan apakah saya mengetahui kemana Rosy pergi, karena memang tidak pamit saya tidak tahu, semenjak itulah Rosy hilang,” ujar  Obet yang juga secara resmi mengadu ke Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Kalsel, atas hilangnya putrinya, Sabtu (23/1).

Obet yang didampingi suami dari Rosy Simon Franklin Panjaitan mengatakan selama ini kehidupan perkawinan Rosy dengan suaminya terlihat baik-baik saja, kalaupun ada cekcok masih terasa wajar seperti rumahtangga lainnya.  Tapi beberapa bulan sebelum pergi,  Rosy memang seperti menyembunyikan sesuatu.  Dia pernah menanyakan langsung, tapi dijawab Rosy hanya kecapean karena pekerjaan di kantor.
Obet mengatakan tidak mengetahui penyebab hilangnya Rosy, namun dia menduga ada kaitannya dengan organisasi  Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Sebab beberapa bulan sebelum menghilang, Rosy pernah membicarakan soal organisasi itu, tapi tidak ditanggapinya.
“Sekitar bulan tujuh atau delapan tahun lalu, Rosy pernah membicarakan soal Gafatar, tapi tidak saya tanggapi karena ormas-ormas kan banyak bermunculan, jadi saya biasa saja. Tapi setelah ramai pemberitaan di koran dan televisi banyak orang hilang karena masuk ke organisasi tersebut saya jadi menduga Rosy juga ikut ke sana,” jelasnya.
Terlebih kata Obet, ketika menonton berita mengenai hilangnya seorang dokter dan ditemukan di wilayah Kalbar dengan kondisi seperti orang linglung, dugaannya semakinj kuat. Karena hilangnya Rosy hampir mirip dengan kejadian dokter itu. "Yang dibawa cuma ijazah SD sampai kuliahnya dan peralatan medisnya saja tidak ada yang lain,” bebernya.
Belum lama setelah Rosy dinyatakan menghilang, Obet sempat meminta bantuan kepada kerabatnya yang juga seorang polisi untuk melacak posisi terakhir kalinya melalui handphone milik Rosy. Ternyata Rosy diketahui berada di Sidoarjo Jawa Timur.
Mengetahui informasi itu, dia pun berangkat ke sana dan menuju ke sekitar titik koordinat terakhir dimana handphone Rosy masih aktif. Disana ada beberapa bangunan yang tertutup, Obet mencoba menanyakan kepada warga yang tinggal disekitar lokasi tersebut mengenai keberadaan putrinya.
“Seorang pemilik warung bilang Rosy pernahmakan disitu sendiri sehari sebelumnya atau tanggal 24/ November 2015,” ujarnya.
Karena yakin putrinya masih berada di sekitar lokasi itu, hari itu juga dirinya langsung melapor ke Polsek Setia Agung. Tapi sayangnya setelah dicari,  Rosy tidak juga diketemukan. Tapi dirinya tidak berhenti sampai disitu, ia mencoba menghubungi kerabatnya yang ada di Sidoarjo agar mencari ke lokasi pameran batu akik. Rosy memang  hobi mengoleksi batu akik.“Ternyata tidak ada juga,” ucapnya lirih.

Dikatakan Obet, dia sudah menyebar foto Rosy kepada seluruh keluarga yang menetap di berbagai daerah. Beberapa hari lalu, ada salah satu kerabat di Pontianak yang menginformasikan bahwa ada melihat orang dengan ciri-ciri mirip seperti Rosy. Tapi orang yang dimaksud tidak bisa diajak komunikasi,  hanya kadang tertawa, dan menatap kosong.“Habis melapor ke Polda Kalsel ini, besok (hari ini-Red) saya akan berangkat ke Pontianak, semoga saja itu benar-benar Rosy anak saya,” harapnya.
Obet mengaku sengaja tidak mengajak istrinya dalam pencarian, karena semenjak Rosy menghilang, istrinya yang bernama Maria Panjaitan mengalami depresi berat. Maria sering teriak-teriak sambil menyebut-nyebut nama Rosy.“Sebenarnya di hati saya juga remuk mas, tapi melihat istri depresi saya harus berusaha tegar,” katanya.
Dia berharap Rossy dapat segera ditemukan dan berkumpul kembali dengan keluarga di rumah. Dia memohon kepada masyarakat yang melihat keberadaan Rosy agar dapat menghubungi dirinya di nomor handphone 0852-5211-4762.
Sebagaimana diketahui, selain Rosy, yang dinyatakan hilang oleh keluarganya, juga ada satu PNS lagi di daerah Tapin yang hilang, dia adalah Siti Khusnul Khotimah  alias Khusnul. Khusnul  berdinas sebagai Asisten Apoteker di Puskesmas Tapin Utara. Menariknya kedua PNS yang hilang tersebut sama-sama bertugas di  lingkungan Dinas Kesehatan, Kabupaten Tapin dan hilang pada bulan yang sama yakni bulan November 2015.  
Sementara, kakak kandung Khusnul,   Siti Fatimah alias Ety mengaku, pihak keluarga telah mendapatkan surat teguran pertama dari Kepala Puskesmas Tambaruntung.
Namun keluarga Khusnul mengaku sudah memberikan keterangan terkait surat teguran pertama yang dilayangkan kepala puskesmas tersebut.  
Ety juga mengaku mendapatkan surat teguran dari Puskesmas Tambaruntung. Kala itu, pihak keluarga menindaklanjutinya dengan mendatangi langsung Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tapin Martin.  
Pihak keluarga juga memohon maaf kepada Pemkab Tapin karena adiknya, Siti Khusnul Khotimah tidak dapat melaksanakan tugasnya dalam melayani masyarakat di bidang kesehatan selama kurang lebih dua bulan akibat kasus ini.  
Kepala BKD Tapin H Ardiansyah mengungkapkan, masih menunggu laporan tertulis dari Dinas Kesehatan terkait hilangnya salah paramedis di Tapin tersebut.(gmp/mat/by/ran)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers