MANAGED BY:
SELASA
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 25 Januari 2016 13:27
Di Daerah Penghasil Tambang ini Masih Ada Gizi Buruk
Ilustrasi

PROKAL.CO,

TANJUNG - Kasus gizi buruk masih ditemukan di Kabupaten Tabalong, terutama pada setahun terakhir. Parahnya, temuan tersebut terjadi di daerah komunitas adat terpencil (KAT), yaitu di Kampung Undul, Desa Dambung Kecamatan Bintang Ara.

Balita itu adalah Siti Nurul Istiqamah berusia 9 bulan. Ia ditemukan petugas kesehatan dalam kondisi memprihatinkan. Tubuhnya mengalami kelainan jantung dan pnemonia atau gangguan pernapasan akut.

Balita berkelamin wanita itu pun sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah H Badarudin Tanjung. Namun, ketika akan dirujuk ke rumah sakit di Banjarmasin, dia meninggal dunia.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinkes Kabupaten Tabalong, Khairuddin mengatakan hal itu melalui stafnya.

Dikatakannya, awalnya Siti tidak berkondisi demikian. Namun, karena lingkungan rumah tempat tinggalnya kurang mendukung kesehatannya, serta orang tua yang tidak mengetahui bagaimana merawat anaknya, penyakitnya pun bertambah parah.

"Kami semua dan dokter datang ke rumahnya. Kami lihat kondisi rumahnya ventilasi udaranya kurang, bapaknya merokok dan lingkungan sekitarnya tandus tidak ada tanaman sayur-sayuran," katanya.

Selain itu, orangtua Siti kurang mengetahui bagaimana merawat anaknya, terutama saat menyusui. "Waktu memberi susu ibunya tidak tahu cara menggendong anaknya. Leher anaknya tidak sejajar dengan telinga, jadi susunya susah ditelan karena leher tertekuk," jelasnya.

Kelainan jantung diketahui ketika diperiksa detak jantungnya. Ternyata semenit lebih dari 90 kali, melainkan lebih dari 160 kali. Sehingga, dinyatakan gagal jantung dan perlu perawatan khusus.

Mengetahui kondisi tersebut, semua staf Bidang Pelayanan pada Dinkes Kabupaten Tabalong turun tangan untuk mengatasinya. Baik memberikan sosialisasi terkait tata cara merawat Balita ke keluarga itu dan para tetangganya. Serta mengajarkan bagaimana memanfaatkan pekarangan rumah supaya ditanami sayuran.

Pemberian makanan tambahan (PMT) juga diberikan dan sempat dilakukan pengawasan, serta meminta izin keluarga supaya dibawa ke RSUD. (ibn/al/ram)


BACA JUGA

Jumat, 22 Mei 2020 11:32

Kasus Covid-19 Bisa Naik Usai Lebaran, Kemenag Kalsel Imbau Tidak gelar Takbiran

BANJARMASIN - Pawai takbiran malam Lebaran dipastikan akan sepi. Tradisi…

Jumat, 22 Mei 2020 11:26

Profesi Penggali Kubur Semakin Dicari

BANJARBARU - Penggali kubur adalah profesi yang paling dicari akhir-akhir…

Jumat, 22 Mei 2020 11:16

Terindikasi Covid-19, Penumpang Dikarantina

BANJARBARU - Beberapa hari menjelang Lebaran, kondisi Bandara Syamsudin Noor,…

Jumat, 22 Mei 2020 10:56

PSBB Banjarmasin Masuki Jilid 3, Pakar Epidemiologi: Lanjutkan, tapi Harus Lebih Tegas

BANJARMASIN - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II di…

Jumat, 22 Mei 2020 10:44

Kalsel Kewalahan Memusnahkan Arsip

BANJARMASIN - Sudah sebulan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel memulai…

Jumat, 22 Mei 2020 10:34

Kapolda Sowan ke Guru Danau

AMUNTAI - Sudah hampir menjadi agenda rutin bagi pejabat instansi…

Jumat, 22 Mei 2020 10:21

MUI Banjarbaru Bolehkan Salat Id, Dengan Syarat

BANJARBARU - Meski sudah sangat mendekati hari H lebaran Idulfitri.…

Jumat, 22 Mei 2020 09:52
Pemko Banjarbaru

Wali Kota Terima Bantuan dari Notaris

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Senin (18/5)…

Jumat, 22 Mei 2020 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Imbau Masyarakat Salat Idulfitri di Rumah

BATULICIN - Pemkab Tanbu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan…

Jumat, 22 Mei 2020 09:42
Pemkab Tanah Bumbu

Tetap Peduli Atasi Percepatan Penanganan Stunting

BATULICIN - Meskipun ditengah wabah corona, Pemkab Tanbu tetap peduli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers