MANAGED BY:
RABU
20 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 25 Januari 2016 13:54
Ya Ampunn..!! 20 Hari Korban DBD Tembus 525 Orang, 8 Meninggal
Ilustrasi

PROKAL.CO, style="text-align: justify;">BANJARMASIN - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan minta agar seluruh rumah sakit milik pemerintah daerah maupun swasta mau menampung dan merawat pasien Demam Berdarah Dengue (DBD).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan kasus DBD per kabupaten dan kota pada 1 sampai 20 Januari 2016,  penderita DBD di Kalsel sudah mencapai 525 orang dan 8 orang meninggal dunia.

Paling banyak penderita DBD yaitu Kabupaten Kotabaru 59 orang dan 3 orang meninggal dunia, kemudian Kabupaten Barito Kuala 51 orang dan 1 orang meninggal dunia, Kabupaten Tanah Laut 45 orang penderita dan 1 orang meninggal dunia, Kabupaten Tanah bumbu 33 orang penderita dan 1 orang meninggal dunia, dan terakhir Kabupaten Banjar 25 orang penderita dan 1 orang meninggal dunia.

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Yazidie Fauzi, mengharapkan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalsel seperti RSUD Ulin Banjarmasin dan RSUD Ansari Saleh memberikan pelayanan maksimal kepada pasien DBD yang dirujuk dari rumah sakit kabupaten dan kota di Kalsel.

“ Kami minta rumah sakit Ulin dan Ansari Saleh bisa merawat dan menampung pasien DBD di Kalsel,” tegas Yazidie.

Ia mengungkapkan, saat ini sudah memasuki musim penghujan dimana serangan nyamuk aedes aegypti makin banyak. “Terpenting rumah sakit bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien DBD secara maksimal karena kalau terlambat ditangani akan berbahaya bagi keselamatan pasien,” ujar politisi PKB ini.

Yazidie menegaskan, pihaknya juga meminta kepada Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel juga harus proaktif untuk melakukan sosialisasi tentang bahaya dan penanggulangan penyakit DBD secara dini. “Dinas kesehatan harus turun ke lapangan memberikan penyuluhan tentang penyakit DBD kepada masyarakat,” sarannya.

Melihat pasien demam berdarah terus bertambah di Kalsel, rencananya dalam waktu dekat Komisi IV DPRD Kalsel akan mengundang Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, RSUD Ulin, dan RSUD Ansari Saleh untuk membicarakan masalah ini. “Melihat korban dan pasien DBD bertambah maka harus ada langkah kongkrit untuk mengantisipasinya,” tandasnya. (hni/al/ram)


BACA JUGA

Rabu, 20 November 2019 12:51

Pildaka Banjar: Empat Calon Berebut Parpol

MARTAPURA – Suksesi Kepala Daerah di Kabupaten Banjar telah meangerucut…

Rabu, 20 November 2019 12:33

Diprediksi Selesai Tahun Depan, Pembangunan Jembatan Alalak Tinggal Mengerjakan Bentang Tengah

BANJARMASIN – Pembangunan Jembatan Sungai Alalak saat ini tinggal mengerjakan…

Rabu, 20 November 2019 12:21

Kemenkes Kabulkan Tambahan DAK

BANJARMASIN - Lobi Komisi IV DPRD Banjarmasin ke pemerintah pusat…

Rabu, 20 November 2019 12:18

Gara-gara ini, Kepala SKPD Dilarang Cuti

BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah melarang semua kepala…

Rabu, 20 November 2019 12:13

KTP Dukungan PNS Tak Sah

BANJARMASIN - Pencalonan Pilwali 2020 dari jalur perseorangan semakin terjal.…

Rabu, 20 November 2019 12:09

TPA Basirih Harus Diperluas, Solusi Jangka Pendek TPA Regional

BANJARMASIN - Umur Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih di Jalan…

Rabu, 20 November 2019 12:06

Program Kotaku Harus Lanjut

BANJARMASIN - Pemko mengklaim hampir menyelesaikan target penanganan kawasan kumuh…

Rabu, 20 November 2019 12:01

Masih Banyak Pemancar Bahaya Tak Terdaftar

BANJARMASIN - Emergency Position Indicating Radiobeacon atau biasa disingkat EPIRB…

Rabu, 20 November 2019 11:56

Titip Kasus Belum Tuntas

BANJARMASIN - Kejaksaan Agung kembali memutasi sejumlah pejabat. Seorang pejabat…

Rabu, 20 November 2019 11:36

Di Batola, Formasi Disabilitas Belum Ada Pendaftar

MARABAHAN -  Menjelang hari ke-9 pendaftaran dan penyerahan berkas CPNS…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*