MANAGED BY:
SELASA
31 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Senin, 13 November 2017 11:30
PLN Cup Basketball Championship
Hebat, Smansa Kawinkan Gelar Lagi
LEWATI LAWAN: Pebasket putri SMAN 1 Banjarbaru (merah) berusaha melewati pemain SMAN 2 Banjarmasin.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Laga bertajuk "Final Revange" tersaji dalam Final Turnamen PLN Cup Basketball Championship (PLN Cup) kategori Putri, Jumat (10/11).

Hawa 'balas dendam' mewarnai sejarah pertemuan finalis PLN Cup 2017 yakni SMA N 1 Banjarbaru (Smansa Banjarbaru) dan SMA N 2 Banjarmasin (Smada Banjarmasin). Pasalnya kedua tim ini pernah bertemu pada Final PLN Cup 2016, yang mana pada waktu itu Smansa Banjarbaru keluar sebagai juara.

Pada Final PLN Cup 2017 ini mereka kembali saling berhadapan, dan kedua tim pun mengusung visi yang sama, yakni menjadi juara 1 PLN Cup 2017.

Bertanding di lapangan Rebatig Kota Banjarbaru, sejak tip-off dilakukan kedua tim langsung bermain agresif dengan melakukan serangan cepat. Smada yang bertahan dengan menerapkan zone defensive, membuat Smansa kesulitan untuk melakukan tusukan ke dalam, Smansa pun terpaksa melalukan percobaan shooting.

Sementara itu Smada bermain lebih agresif dengan melakukan steal dan memanfatkan turnover untuk melakukan counter ke pertahanan Smansa. Man to man defensive yang diterapkan Smansa membuat pemain Smada juga kesulitan melakukan tusukan, pertandingan pun menjadi sulit untuk kedua tim, sehingga quarter pertama harus disudahi dengan skor 8-12 untuk keunggulan Smansa Banjarbaru.

Pada quarter kedua, kedua tim tidak mengendurkan intensitas permainan. Pertandingan menjadi menegangkan ketika Smada berhasil mengejar ketertinggalan poin mereka dari Smansa. Smada berhasil menambah poin dengan memanfaatkan takeover, fastbreak cepat dan easy-layup.

Tidak kalah bagusnya, pada quarter ini pun Smansa banyak mendulang poin setelah percobaan 3 point shoot yang mereka lakukan berhasil dikonversi dengan baik. Smansa unggul tipis pada quarter kedua dengan keunggulan 25-26.

Smada terus menempel ketat perolehan poin Smansa di quarter ketiga. Tidak banyak perubahan strategi permainan yang terjadi di quarter ketiga, kedua tim sama-sama menerapkan permainan seperti quarter kedua. Akan tetapi Fastbreak yang diterapkan Smada tidak banyak membuahkan hasil, pasalnya pemain Smada sering melakukan passing yang tidak sempurna. Akhirnya skor di quarter ketiga kembali melebar untuk keunggulan Smansa Banjarbaru 36-39.

Di qurter keempat, Smada mencoba menjaga intensitas permainan mereka dengan kembali menerapkan fastbreak dan umpan cepat. Sementara itu, Smansa bermain tenang meskipun Smada menempel ketat skor. Pertandingan semakin menegangkan saat 1 menit menjelang akhir pertandingan, skor hanya selisih 3 poin untuk keunggulan Smansa.

Namun harapan Smada menjadi pupus ketika 10 detik akhir pertandingan, Smansa berhasil menambah 2 poin. Smansa pun menyudahi pertandingan sebagai Juara 1 PLN Cup 2017 dengan skor akhir 50-55.

Aqila Fadia Haya, kapten Smansa Banjarbaru yang sekaligus pencetak poin terbanyak pada pertandingan Final malam itu sangat bangga terhadap kerja keras dan perjuangan seluruh pemain dan official tim mereka.

"Kemenangan ini merupakan buah dari usaha dan kerja keras seluruh pemain dan official Smansa Banjarbaru, meskipun saya mencetak skor terbanyak untuk tim, tapi itu tidak akan terjadi tanpa pemain dan coach. Semuanya murni karena kerjasama tim", ungkapnya.

 

Ia juga mengatakan sangat senang bisa mempertahankan status juara bertahan PLN Cup.

"Tentu ini prestasi yang sangat membanggakan untuk tim dan sekolah kami. Kedepan kami berharap Smansa terus jaya, dan bisa menjuarai kompetisi basket lainnya", tambah Aqila.

Sementara itu, Cynthia Wijaya salah satu pemain Smada Banjarmasin yang tampil impresif di partai Final mengaku sedih dan kecewa karena gagal merebut gelar juara dari Smansa.

"Sedih sudah pasti, karena kami gagal memenangkan pertandingan. Latihan yang sudah kami persiapkan hanya mampu menjadi runner-up", ungkapnya.

Cynthia Wijaya yang sekarang duduk di kelas 12 juga menyesal karena gagal menjadi juara 1 PLN Cup.

"Saya menyesal tidak bisa menjadi juara 1 di ajang PLN Cup, karena tahun depan sudah kuliah. Mudah-mudahan junior kami nanti bisa membawa gelar juara tersebut tahun depan", harapnya.

Dipertandingan lainnya dalam perebutan juara ketiga PLN Cup 2017, SMK N 4 Banjarmasin berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan SMA N 1 Martapura dengan skor 24-44.

Untuk diketahui, Tim yang menjadi juara 1 pada ajang PLN Cup kategori putri berhak mendapatkan piala, piagam penghargaan, medali dan uang pembinaan sejumlah Rp6.000.000,-. Sementara itu untuk juara 2 juga mendapatkan piala, piagam penghargaan, medali serta uang pembinaan sejumlah Rp4.000.000,-. Sedangkan untuk juara 3 mendapatkan piala, piagam penghargaan, medali dan uang pembinaan Rp3.000.000,-(bir/gr/arh)


BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2015 09:01

Main Judi Dadu, Ditangkap Polisi

<p><strong>RADAR BANJARMASIN</strong> - Judi...meracuni kehidupan...judi...meracuni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers