MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Sabtu, 25 November 2017 17:20
Sampaikan Pesan Dakwah Lewat Film
Rekka Rahayu

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Pegiat perfilman Banua masih didominasi oleh laki-laki. Hal ini membuat sineas muda perempuan Banua, Rekka Rahayu jadi tergerak. Ia ingin membuktikan, perempuan juga tak kalah bersaing urusan penggarapan film.

"Perempuan dan laki-laki nggak ada bedanya soal penggarapan film. Asal punya kemampuan yang terus diasah, pasti bisa menghasilkan karya yang baik," ujar mahasiswi semester lima Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari ini.

Ketertarikannya terhadap sinematografi berawal dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teropong  yang ada di kampusnya. UKM tersebut menyodorkan tawaran untuk bergabung saat dirinya masih menjadi mahasiswa baru. Di sana, Rekka ditempa menjadi penulis naskah film, sutradara, sampai pemeran.

Lantaran lumayan produktif, selama di Teropong, perempuan ini menghasilkan sebuah film pendek beraliran drama. Judulnya: Jatuh Hijrah. Film yang berdurasi 30 menit ini menceritakan mengenai perjalanan asmara seorang laki-laki berwatak buruk yang mencintai seorang perempuan yang baik dan taat beragama.

Dibuat jatuh cinta oleh perempuan tersebut, sang laki-laki akhirnya memilih jalan hijrah menjadi sosok pria yang lebih baik. Namun, apa yang ia harapkan setelah langkah hijrahnya nyatanya tak berbuah apa-apa. Si perempuan tak menjatuhkan perasaannya ke sang laki-laki.

"Lewat film ini, aku pengen menyampaikan pesan bahwa apa yang kita lakukan belum tentu mendapatkan membuahkan hasil yang kita inginkan. Dalam film Jatuh Hijrah aku juga pengen menyampaikan pesan perlunya menjadi seorang yang ikhlas dalam melakukan sesuatu," ujarnya.

Rekka juga ingin menyampaikan bahwa dakwah juga tak melulu soal berbicara di depan publik. "Ada banyak cara dakwah atau menyampaikan kebaikan. Saya memilih lewat film," tegas perempuan ini.

Saat penayangan pertama, film ini sukses membawa 1000 orang penonton. "Banyak yang mau ajak kerja sama juga," ujarnya. Film Jatuh Hijrah membuat nama Rekka mencuat sebagai penulis naskah, sutradara, serta pemain film yang andal.

Ditanya soal sineas favorit, Rekka menjawab tegas nama Riri Riza. Sutradara film-film populer seperti Ada Apa Dengan Cinta, Laskar Pelangi, serta Athirah ini disukai Rekka karena pembawaannya yang santai dan memperlakukan tim penggarap film layaknya keluarga.

"Aku sangat suka bila ada sutradara atau produser yang memperlakukan tim layaknya keluarga. Jadinya, orang-orang yang bertugas akan merasa nyaman berkarya untuk keberhasilan film," kata dia.

Rekka berharap, kedepannya bakal bermunculan sineas-sineas perempuan baru di Banua. " Walaupun kami identik dengan pekerjaan yang sederhana, kaum perempuan harus membuktikan mereka juga bisa menggarap film," tandasnya.

(dom/tof)


BACA JUGA

Jumat, 18 September 2015 09:32

Dua Kapal Perang TNI Singgah di Banjarmasin

<p style="text-align: justify;"><strong>BANJARMASIN</strong> &ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers