MANAGED BY:
JUMAT
20 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 06 Desember 2017 14:25
Dituntut 3 tahun 4 Bulan, Iray: Saya pasrah, Bingung dan Stres
JEDA SALAT: Iray membenahi jilbab seusai melaksanakan salat di sel PN Martapura.

PROKAL.CO, MARTAPURA – Sidang lanjutan kasus arisan online yang menjerat Iray Kasyfi memasuki pembacaan tuntutan, Selasa (5/12). Dalam sidang di ruang Pengadilan Negeri Martapura, kemarin, jaksa penuntut umum Noorhaniyah menjerat Iray dengan tuduhan penipuan pasal 378 KUHP tentang penipuan. Dia dituntut penjara selama 3 tahun 4 bulan.

Arisan yang dikelola Iray, terang jaksa banyak tidak terealisasi ketika jatuh tempo. Banyak yang dirugikan. Jaksa menyebut terdakwa Iray melancarkan usaha kebohongan dalam jual beli arisan.

Sebelumnya, menghadapi agenda tuntutan sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Martapura Siti Raihanah atau Iray Kasfy mengaku lebih stres dari biasanya.

Sambil menunggu sidang yang baru dimulai pada pukul 16.45 Wita, Iray Kasfy sempat melaksanakan Salat Fardu Asar dan membaca doa di dalam sel Pengadilan Negeri Martapura. Ia pun mengaku bingung menentukan sikap bila mendapat kesempatan oleh majelis hakim membuat nota pembelaan.

“Saya pasrah, bingung dan stres. Mau gimana lagi kalau sudah begini, duit juga tidak ada, kan sejak awal saya tidak mampu sewa pengacara karena tidak ada lagi uangnya,” tutur Iray diajak ngobrol usai ibadah Salat Asar.

Gundah serupa dirasakan oleh Ismail, ayah Iray Kasfy sewaktu hadir di pengadilan namun memilih duduk di luar ruang sidang. Ketika diminta pendapat tentang pembelaan, Ismail juga bingung. Walapun tuduhan ada benarnya, tidak sedikit yang dinyatakannya kurang sesuai dengan kejadian.

“Yang penting kami bisa menghadapi seluruh proses ini, keluarga tetap memberikan dukungan kepada Iray. Sesekali kami kunjungi Iray ke Lapas bila kangen dengan anak,” cetus Ismail.

Iray sendiri kondisinya tetap sehat, selama menjalani penahanan titipan di Lapas Perempuan Martapura. Dia tetap bisa bertemu dengan anaknya yang baru berusia 6 bulan. (mam/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…

Perekonomian Akumulatif Bakal Capai 7,63 Persen

DPRD Balangan Resmi Memiliki Unsur Pimpinan Definitif

Sehari-hari Bergaul dengan Racun

Guntung Damar, Ajang Pertempuran Tersengit Melawan Karhutla

4000 Hektare Lahan Sudah Terbakar, Sahbirin: Tak Mungkin Pemerintah Bekerja Sendiri

Digdaya di Munas HIPMI, Mardani Terpilih jadi Ketua, Bisa jadi Jalan Masuk Pengusaha Daerah ke Pentas Nasional

Jaga Santri dari ISPA, Dinkes Kalsel Bagikan Masker

Saidi Mansyur Incar 2 Kursi PDIP Kabupaten Banjar

Kemenag Ingin Hapuskan Materi Perang di Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, Ponpes di Banua Menolak

Komandan Yonif 623 Berganti, Danrem: Danyon Harus Banyak Ide dan Gagasan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*