MANAGED BY:
JUMAT
20 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Kamis, 26 April 2018 13:45
Berawal dari Hobi, Kini Kerajinan Tangannya Bernilai Ekonomi
KREATIF: Nur Kolipah terampil dalam membuat kerajinan tangan. Berupa buket bunga, kip rambut, bros dan gantungan kunci. Kreativitas tersebut, kemudian dia jadikan sebagai bisnis. | FOTO: ENDANG SYARIFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Kreatif. Begitulah Nur Kolipah. Dia menjadikan kerajinan tangan sederhana bernilai ekonomi.

ENDANG SYARIFUDDIN, Banjarmasin

Olif, begitulah dia dipanggil. Putri pasangan Mudakir dan Jamilah ini memang gemar sekali membuat kerajinan tangan. Seperti buket bunga, kip rambut, bros hingga gantungan kunci.

Kegemaran itu sudah ada sejak SMP. Tiap mata pelajaran keterampilan, Olif selalu mengikutinya dengan baik.

“Dari SMP saya sudah senang dengan kerajinan tangan. Akhirnya keterusan sampai sekarang,” tutur remaja kelahiran Banjarmasin, 29 April 1999 itu.

Olif tinggal di Jalan Tepian Kali Barito Kuin Cerucuk, Banjarmasin Barat. Saat ditemui di rumahnya, dia sedang sibuk membuat buket bunga berbahan kain planel. Kreasi itu mulai dijualnya dalam beberapa bulan terakhir.

Semenjak SMP hingga lulus SMA, hasil kerajinan tangan olahan Olif dijual di sekitar lingkungan sekolah. Barang-barang itu dia titipkan di warung-warung. Pangsa pasarnya kebanyakan anak-anak. “Menyalurkan hobi sekalian untuk tambah uang saku kuliah,” ucapnya seraya tersenyum.

Sepekan sekali, kerajinan yang dia titipkan di warung diganti. Dengan model baru dan hiasan menarik. Seperti boneka lucu atau bunga.

Cewek berkerudung ini biasanya menyisihkan uang Rp200 ribu sebagai modal. Untuk membeli bahan dasar untuk membuat kerajinan.

Berapa keuntungan yang didapat? "Antara Rp50 ribu sampai Rp100 ribu," ungkap Olif. Dengan catatan, semua kerajinan yang dibuatnya terjual ludes.

Sekarang Olif sudah mulai serius mengembangkan usahanya. Dia membuka outlet yang diberi nama Olif Craft. Hasil kreativitasnya dipasarkan secara offline dan online, melalui media sosial.

Sejauh ini, tak ada kendala berarti yang dia hadapi. Kecuali benturan dengan jadwal kuliah. "Terpaksa tidak menerima order," ucapnya. Olif terdaftar sebagai mahasiswi semester 2 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Geografi di Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Meski begitu, Olif mengaku kuliahnya sama sekali tak terganggu. Dia sudah biasa membagi waktu. Apalagi kalau banyak pesanan, orang tuanya juga ikut membantu. “Selama kegiatannya positif, orang tua selalu mendukung penuh,” pungkasnya. (at/nur)


BACA JUGA

Kamis, 19 September 2019 11:48

Guntung Damar, Ajang Pertempuran Tersengit Melawan Karhutla

Guntung Damar lagi-lagi menjadi salah satu lahan gambut di Banjarbaru…

Minggu, 15 September 2019 12:45

Mencoba Cantik dalam Kabut Asap

Kabut asap tak hanya menimbulkan permasalahan lingkungan. Bagi kaum hawa,…

Sabtu, 14 September 2019 09:38

Angkat Perjuangan Guru Terpencil Mempelajari IT

Kantor Pusat Radar Banjarmasin, kemarin kedatangan tamu salah seorang finalis…

Kamis, 12 September 2019 11:44

Posko Bantuan Alalak Selatan: Bantuan Datang dari Segala Penjuru

Dua hari setelah kebakaran hebat di Alalak Selatan, bantuan datang…

Senin, 09 September 2019 12:24

Ayo Gowes sampai Ban Bocor!

Kota Banjarmasin sedang jadi perhatian insan olahraga nasional. Sebagai tuan…

Sabtu, 07 September 2019 12:26

Ersya Purnama Sari, Peserta The Voice asal Banjarmasin

Satu lagi perempuan asli Banjarmasin yang membawa nama baik bagi…

Sabtu, 07 September 2019 12:16

Puluhan Tahun Hanya Diberi Janji, Begini Harapan Warga di Perbatasan HST-HSU

Janji tinggal janji. Itulah yang dirasakan Tatah Cagat Balimau, Desa…

Jumat, 06 September 2019 12:22

Penayangan Pedana Film Suami yang Menangis

"Kalau tidak mampu, lebih baik bersabar. Cukup dengan satu istri”.…

Kamis, 05 September 2019 13:19

Tergantung Leding, Tak Takut Lagi Surutnya Sungai Pas Kemarau

Tinggal di kota seribu sungai tak membuat Banjarmasin berlimpah air…

Rabu, 04 September 2019 11:34

Tarif Ojek Online Naik, Sayangnya Insentif Malah Turun

Tarif baru ojek online (ojol) dimulai serentak seluruh Indonesia sejak…

Perekonomian Akumulatif Bakal Capai 7,63 Persen

DPRD Balangan Resmi Memiliki Unsur Pimpinan Definitif

Sehari-hari Bergaul dengan Racun

Guntung Damar, Ajang Pertempuran Tersengit Melawan Karhutla

4000 Hektare Lahan Sudah Terbakar, Sahbirin: Tak Mungkin Pemerintah Bekerja Sendiri

Digdaya di Munas HIPMI, Mardani Terpilih jadi Ketua, Bisa jadi Jalan Masuk Pengusaha Daerah ke Pentas Nasional

Jaga Santri dari ISPA, Dinkes Kalsel Bagikan Masker

Saidi Mansyur Incar 2 Kursi PDIP Kabupaten Banjar

Kemenag Ingin Hapuskan Materi Perang di Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, Ponpes di Banua Menolak

Komandan Yonif 623 Berganti, Danrem: Danyon Harus Banyak Ide dan Gagasan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*