MANAGED BY:
JUMAT
13 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Rabu, 20 Juni 2018 13:10
Fenomena Menjamurnya Makanan dengan Cita rasa Pedas di Banua

Makin Tinggi Levelnya Demi Gengsi

PENUH CABAI: Tren menu makanan dengan cita rasa yang sangat pedas di Banua menjadi ajang gengsi-gengsian bagi penikmatnya dalam urusan seberapa tinggi tingkat kepedasan makanan tersebut. | Foto: M Rifani/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Jika diamati, beberapa waktu belakangan dunia kuliner Banua disesaki dengan menu makanan yang menjual rasa pedas dengan tingkat kepedasan tinggi. Seperti menu ayam geprek, ceker setan, keripik pedas, mi pedas dan beberapa makanan pedas lainnya.

Menariknya, tren makanan pedas ini juga disambut oleh warga. Baik yang memang dari dulu doyan makanan pedas maupun yang tergolong "newbie" atau baru-baru mencoba.

Tren makanan pedas sendiri membawa "gengsi" tersendiri bagi penikmatnya. Beberapa orang pun berasumsi apabila semakin tinggi level kepedasannya maka semakin tinggi juga gengsinya di hadapan teman-teman.

Makanya, tak ayal makanan pedas jadi tren dan lebih populer dinikmati ramai-ramai bersama teman tongkrongan. Adit Raihan (19) misalnya, mahasiswa FT ULM Banjarbaru ini mengaku jika akhir-akhir ini sangat doyan dengan ayam geprek yang terkenal pedasnya.

"Dekat kos-kosan ada warung ayam geprek yang menyajikan pilihan level. Biasanya, bareng anak kos suka saling gengsi-gengsian siapa yang paling kuat sama kepedasannya. Akhirnya, sampai sekarang doyan yang pedas walau enggak ekstrem-ekstrem banget," ceritanya.

Tidak begitu jauh berbeda dengan Adit, Maulida Aulya (20) juga termasuk yang sekarang lagi ikut-ikutan tren makan makanan dengan level kepedasan di atas normal. Menurut mahasiswi FKIP ULM Banjarmasin ini, dia memakan makanan pedas karena pengaruh media sosial serta teman-temannya.

"Awalnya, lihat teman bikin instastory yang menampilkan sedang makan makanan pedas yaitu ceker setan level 10. Penasaran dan mencicipi. Ternyata, malah ketagihan dan sekarang jadi bahan instastory juga sambil kuat-kuatan sama teman di kampus," ujarnya.

Sementara itu, Fauzi Firdaus (34), owner Ayam Geprek Galaksi yang membuka kedai di kawasan Ratu Elok Banjarbaru mengatakan kalau memang beberapa bulan belakangan menu makanan pedas lagi banyak penggemarnya.

"Biasanya kalau yang emang sudah kuat makan pedas bakal pesan level 5 ke atas, tetapi banyak juga yang cuman ingin coba-coba, ada yang kapok ada yang ketagihan juga," kata Fauzi yang sampai bisa menjual 80 porsi seharinya ini.

Memang tren makanan pedas sebenarnya tidak hanya ramai di Banua. Melainkan dari ibu kota serta daerah lainnya juga berbarengan terpapar tren makanan pedas. Selain memang gurih dan nikmat, faktor gengsi-gengsian terkait level kepedasan memang juga jadi alasan tambahan makanan ini digandrungi banyak orang. (rvn)


BACA JUGA

Jumat, 18 September 2015 09:32

Dua Kapal Perang TNI Singgah di Banjarmasin

<p style="text-align: justify;"><strong>BANJARMASIN</strong> &ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.