MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Senin, 09 Juli 2018 11:29
Ganti Gaya dengan Rambut Berwarna
LURUSKAN: Perwarnaan rambut ada yang memakai bahan alami, juga ada dari bahan kimia. | Foto: Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Tampil segar bisa dengan banyak cara. Salah satunya dengan membarui gaya rambut. Tak sebatas pada gaya potongan. Ada cara lain agar style rambut tidak begitu-begitu saja. Lewat pewarnaan alias pengecatan rambut. 

Sudah sejak lama orang mengenal pengecatan rambut. Makin berkembang zaman, teknik pewarnaan juga mengalami perubahan. 

Tidak sekadar mengoles krim pewarna ke rambut saja. Namun ada banyak peraturan dalam teknik pewarnaan yang mesti diketahui. Ini diakui oleh Andri Luvtiana (26), hairstylist sekaligus owner Andre Salon and Barbershop di Banjarmasin. 

Menurut Andri, pewarnaan akan lebih tepat dilakukan oleh tenaga profesional. Dia yang mengetahui langkah tepat pewarnaan. Jika sembarangan akan berdampak buruk bagi rambut. "Bagusnya serahkan ke tenaga profesional saja. Biar langkah pewarnaan dan hasilnya tepat," ucap Andri. 

Di Banjarmasin, gaya rambut menggunakan pewarnaan memang digandrungi. Umumnya kalangan mahasiswa hingga ibu-ibu rumah tangga. Tak jarang orang yang beruban hendak melakukan pewarnaan. Supaya rambut putihnya terlihat samar. "Pewarnaan memang ramai dipilih orang-orang yang mau perawatan. Berkat gencar promosi di sosmed," ujarnya. 

Pewarnaan rambut punya tingkatan level. Dari 1 hingga 9.00. Makin besar angka, semakin terang warnanya. "Level 1-3 masih dalam warna hitam. Sedangkan 9.00 itu sudah yang paling putih. Paling sedang biasanya level 7," ucap Andre. 

Di Andre Salon and Barbershop, ada beberapa alat yang sering dipakai ketika melakukan pewarnaan. Sebut saja seperti mangkok, kuas khusus, sisir khusus, plastik penutup kepala, penutup telinga, dan yang pasti sarung tangan. "Gunakan sarung tangan agar kulit tidak bersentuhan langsung dengan produk. Takutnya menyebabkan alergi atau iritasi bagi yang sensitif," jelas Andri. 

Selain krim utama, ada bahan tambahan yang biasanya dicampurkan. Namanya peroxide oxidant. Andre menyebutnya dengan oksidan. Fungsinya untuk membuat pewarnaan menjadi maksimal. 

Ada kalanya pewarnaan rambut tak sesuai contoh. Yang tadinya ingin warna cokelat terang, tiba-tiba menjadi cokelat gelap. Oksidan itulah yang jadi solusinya. "Oksidan akan menaikkan level pewarnaan dari rambut virgin (belum pernah diwarnai, Red) berubah ke warna tertentu. Jatuhnya bagus dan sesuai contoh," ujarnya. Selama langkahnya tepat dan tidak melalaikan perawatan, Andre menjamin rambut yang diwarnai akan tetap terlihat sehat. (mr-150/az/dye)


BACA JUGA

Jumat, 18 September 2015 09:32

Dua Kapal Perang TNI Singgah di Banjarmasin

<p style="text-align: justify;"><strong>BANJARMASIN</strong> &ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*