MANAGED BY:
RABU
16 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 09 Juli 2018 12:28
Disetor Perusahaan, Bunga Jamrek Juga Dinikmati Perusahaan Tambang
INVESTASI JAMREK: Sebuah tambang di Balangan. Dana jaminan reklamasi belum tersentuh pertanda reklamasi masih jauh dari selesai.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Dana jaminan reklamasi (Jamrek) perusahaan tambang yang disetorkan kepada Pemprov Kalsel mencapai Rp336 miliar dan USD 1.270.118. Sampai kini, belum ada satu perusahaan tambang pun yang mengklaim jaminan tersebut. Lalu kemana uang hampir setengah triliun tersebut?

Kabid Minerba Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel, Gunawan Harjito menerangkan, semua dana Jamrek yang merupakan setoran wajib perusahaan pertambangan pemegang Izin Usaha Produksi (IUP), disimpan di bank pemerintah dan BUMN.

Dana Jamrek itu sebagai upaya penegasan kepada perusahaan tambang dalam rangka memulihkan ekosistem di wilayah kerja pertambangan mereka. Di mana mekanisme perhitungan didasarkan pada luas lahan yang terganggu, kedalaman tambang, hingga media tanam, yang akan dilakukan sebagai upaya pemulihan.

Pihak perusahaan tambang sebut Gunawan, ketika usai melakukan pemulihan baru akan mendapatkan dana mereka tersebut plus bunganya. “Dana Jamrek ini hanya dititipkan. Bunganya pun mereka yang mendapatkan,” terang Gunawan.

Dijelaskannya, dalam rangka menertibkan kegiatan produksi dan memulihkan wilayah pertambangan, pemerintah terus melakukan penertiban terkait setoran jaminan reklamasi dan dana pasca tambang.

Di mana kewajiban tersebut termaktub dalam beberapa peraturan reklamasi seperti Pasal 4 Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2010 tentang Reklamasi dan Pasca Tambang, Pasal 30 Undang-Undang Nomor 11 tahun 1967 tentang Ketentuan Pokok Pertambangan dan Pasal 46 ayat 4 dan 5 Peraturan Pemerintah Nomor 75 tahun 2001 tentang perubahan kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1969. “Dana jaminan reklamasi ini sudah diatur oleh pemerintah. Pemprov pun baru tahun kemarin menerima pelimpahan berkas dari kabupaten dan kota,” jelasnya.

Di sisi lain, masyarakat sekitar tambang sendiri dipastikan dirugikan ketika perusahaan tambang belum melakukan reklamasi. Sementara, dana Jamrek sendiri masih mengendap di bank-bank pemerintah.

Pengamat Pertambangan ULM, Adip Mustofa mengatakan, aturan reklamasi tambang ini sudah tepat. Namun, masih ada yang perlu diperhatikan ulang. Yakni soal jangka waktu reklamasi tersebut. Dimana, pihak perusahaan tambang biasanya melakukan reklamasi ketika usai melakukan eksplorasi, padahal sebelum selesai, dampaknya sudah dirasakan oleh masyarakat.

“Belum lagi ada yang main kabur usai menambang. Tapi sekarang setelah adanya aturan Jamrek ini, saya yakin pertambangan akan bagus. Terlebih, sebelum melakukan penambangan mereka menyetor dulu uang jaminan,” katanya. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 14:21

Meski BPJS Menunggak, RSJ Sambang Lihum Diuntungkan Pasien Narkoba

Tak hanya RSUD Ulin yang pusing dengan tunggakan BPJS. Uang…

Rabu, 16 Oktober 2019 13:55

Rebutan Parpol di Kotabaru

KOTABARU - Perebutan kursi Parpol mulai mewarnai peta politik di…

Rabu, 16 Oktober 2019 13:48

MIRIS..! Banyak Anak Alalak Putus Sekolah, Padahal kan Banjarmasin ini Ibu Kota Provinsi

BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin kembali mendengar kabar miring. Kali ini…

Rabu, 16 Oktober 2019 13:45

AWAS..! Dana Alokasi Khusus Bisa Dipangkas

BANJARMASIN - Memasuki triwulan ketiga, Dana Alokasi Khusus (DAK) kucuran pemerintah…

Rabu, 16 Oktober 2019 13:26

DPRD Merasa Diabaikan Dalam Keputusan Pembangunan Taman Edukasi, Pemko: Kami Tak Gunakan APBD

BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin merasa diabaikan oleh pemko dalam pembangunan…

Rabu, 16 Oktober 2019 13:19

Pilwali Banjarmasin, Golkar Tunggu Haris Makkie

BANJARMASIN - Pengembalian berkas pendaftaran bakal calon Pilwali Banjarmasin melalui…

Rabu, 16 Oktober 2019 13:12

Dapat Banyak Dukungan, Muhammad Imam Satria Jati Mantapkan Diri, Pemilihan Ketua KNPI Mulai Panas

BANJARMASIN - Ketua Bidang Hukum DPD KNPI Kalsel, Muhammad Imam…

Rabu, 16 Oktober 2019 12:44

Mungkinkah Gerbang Pal 18 Selesai 60 Hari..? PUPR Optimis

BANJARBARU - Nasib wacana pembangunan gerbang perbatasan wilayah di Km…

Rabu, 16 Oktober 2019 12:40
Pemko Banjarbaru

Walikota Hadiri Jambore Kader PKK

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani didampingi Ketua TP…

Rabu, 16 Oktober 2019 12:09
Parlementaria Banjarbaru

Politisi Banjarbaru ini Minta Tempat Hiburan Diawasi dan Ditata

BANJARBARU - Kota Banjarbaru dapat dikatakan terus berkembang. Pertumbuhan penduduk…

Ofisial, Pelatih, dan Panitia Baku Hantam di Kejuaraan Karate

ULM Tambah Guru Besar, Sutarto Dorong Dosen-Dosen Meneliti

Bukan Hanya di Banjarmasin, di Kabupaten Banjar Juga Banyak Ikan Mati Mendadak, Pembudidaya Merugi Ratusan Juta

Tutupi Tunggakan BPJS, Direktur RSUD Tolak Pinjam Ke Bank

Dua Gusti Lamar Golkar Banjar, Wakil Gubernur Sepi Pendaftar

Hermansyah Marah-marah Lagi, Gara-gara Ada Kadis Keluar Negeri

Proyek Gedung Parkir Rp3 Miliar Dibatalkan, Dishub Incar Cungha Cunghui

Acungkan Celurit ke Polisi, Dilepas Tiga Tembakan Peringatan, Warga Tembus Mantuil Diseret ke Penjara

Kasus Kematian Anak Buah Kapal, Polisi Tunggu Hasil Visum

Pipa PDAM Bocor Berjamaah
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*