MANAGED BY:
SABTU
26 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 07 Agustus 2018 10:33
Raperda Pergudangan Picu Tumpang Tindih Aturan
KAWASAN PERGUDANGAN: Petugas Dinas Perhubungan merazia angkutan barang di Jalan Gubernur Subarjo, belum lama ini. Kawasan di Banjarmasin Selatan itu ditetapkan sebagai kawasan pergudangan. | Foto:Syarafuddin/Radar Banjarmasin

BANJARMASIN - Rencana DPRD Kota Banjarmasin mengajukan Raperda tentang penyelanggaraan gudang menimbulkan pertanyaan besar; apa urgensi dari rancangan regulasi yang satu ini?

Pengamat Tata Kota, Nanda Febryan Pratamajaya menyebut perda itu bakal tumpang tindih. Dengan regulasi yang sudah digodok dewan sebelumnya.

"Penetapan lokasi pergudangan sudah diakomodir oleh Perda Nomor 5 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Banjarmasin Tahun 2013-2032. Tahun 2018 ini sedang dilakukan revisi juga," kata planolog lulusan Universitas Brawijaya (UB) itu.

Jika dewan ingin memperjuangkan ketentuan perizinan pergudangan, maka bakal terbentur pula dengan Perda Nomor 15 Tahun 2012. Tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

"Tidak ada istilah Izin Mendirikan Gudang (IMG), izin mendirikan ruko atau izin mendirikan fisik gedung lain," kata Nanda yang juga Ketua Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (INTAKINDO) Kalsel itu.

Mengacu peraturan undang-undang yang berlaku, pengaturan tentang izin pendirian bangunan di sebuah kota atau kabupaten hanya ada satu produk hukum. Berbentuk Perda tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Terkait masalah ini, Nanda menyarankan lebih baik dewan melakukan revisi Perda IMB saja. "Terkait pengaturan gudang pihak dewan bisa beri masukan pada perda IMB saat direvisi nantinya," jelas Nanda.

Anggapannya, merevisi Perda RTRW Kota Banjarmasin sudah terlampau cukup. Semangat pelarangan aktivitas bongkar muat dan mobilisasi angkutan barang dalam kota yang berpotensi mengganggu bisa dicantumkan lewat revisi perda. Baik dari sisi transportasi maupun dari sisi aktivitas pergudangan.

Sebelumnya, Ketua Pansus Raperda tentang Penyelenggaraan Pergudangan, Abdul Muis menegaskan. Raperda baru ini punya sasaran tembak khusus. Menyasar alih fungsi ruko menjadi gudang. "Di Banjarmasin, banyak pengusaha yang mengajukan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) untuk ruko. Faktanya malah dijadikan gudang. Inilah yang kami incar," ujarnya seusai rapat pembahasan draf raperda, pekan lalu.

Muis membayangkan, perda baru ini bakal melahirkan sebuah produk. Namanya IMG, singkatan dari Izin Mendirikan Gudang. Untuk izin khusus tersebut, Pansus bakal menetapkan sejumlah kriteria. Hingga suatu bangunan bisa dikategorikan sebagai gudang. Baik dari segi ukuran, maupun daya tampung.

Menurutnya, banyak truk dan kontainer yang berseliweran di dalam kota karena terkait persoalan ini. "Ini celaka. Selain menambah kemacetan, truk-truk besar itu juga rawan menelan korban dari pengguna jalan," yakinnya

Dilintasi angkutan-angkutan barang bertonase besar, jalan pun rentan rusak. Sementara Dinas Perhubungan tak tegas. Padahal, sudah ada aturan yang melarang truk barang memasuki kota pada pagi dan sore hari.Pemandangan truk besar melewati jalan kota yang tak mengenal waktu ini sering tampak di Jalan S Parman hingga Jalan Hasan Basri. Padahal pada jam-jam padat lalu lintas.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin, Khairil Anwar belum berani berkomentar banyak. "Raperda ini kan inisiatif dewan, kalau eksekutif yang rancang: saya bisa jelaskan panjang lebar," tukas Khairil.

Secara teknis, Disperindag masih mempelajari dampak yang akan terjadi jika perda itu diketuk. "Pesan singkat saya, hati-hati dulu kalau mau menggodok sebuah aturan main tentang perdagangan. Karena ke depannya aturan ini mengikat," tuntasnya hemat. (dom/at/nur)


BACA JUGA

Sabtu, 26 November 2022 14:52

Mabuk Judi Online, Mobil Bengkel Malah Digadaikan

Gara-gara ketagihan judi online, Aceng Guruh (AG) akhirnya harus berurusan…

Sabtu, 26 November 2022 14:48

Fakta Baru Sidang Mardani Maming, Sekda Diminta Bubuhkan Paraf

Masih dengan agenda pemeriksaan saksi, (25/11), sidang perkara korupsi dengan…

Sabtu, 26 November 2022 14:37

Karena Dua Hal ini Stadion 17 Mei Tak Bisa Penuhi Standar FIFA

Menjadi lapangan sepak bola terbesar di Kalimantan Selatan, Stadion 17…

Sabtu, 26 November 2022 14:33

Replika Rumah Lanting Nasibmu Kini, Dulu Dirawat, Kini Dibiarkan Rusak

Kondisi replika rumah lanting di dermaga wisata religi Kubah Makam…

Sabtu, 26 November 2022 14:28

Mulai Banyak Ditemui, Izin Kedai Kopi di Banjarbaru akan Dikejar

Kedai kopi atau Coffee Shop di Banjarbaru kini bak jamur…

Sabtu, 26 November 2022 11:26

Kabarnya UMP Kalsel di 2023 Bakal Naik 8,83 Persen

 Beredar kabar Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 Kalsel dinaikkan 8,83…

Sabtu, 26 November 2022 11:20

Kasus Penganiayaan Selebgram Banjarmasin, Kapolda Janji Cek ke Propam

Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi rupanya baru mengetahui…

Sabtu, 26 November 2022 10:15

Gerbang Batas Kota ini Nasibnya Belum Jelas

 Selain bundaran Tugu Simpang Empat, Lapangan Murjani dan Minggu Raya.…

Sabtu, 26 November 2022 10:11

Stok Blanko KTP-el Mulai Menipis

Kosongnya blangko KTP elektronik di Dinas Kependudan dan Pencatatan Sipil…

Sabtu, 26 November 2022 10:08

Persuasif Saja Tak Cukup Cegah Masyarakat Buang Sampah Disini

Meski sudah dipasangi kamera pengawas alias CCTV, sampah di kawasan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers