MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 11 Agustus 2018 08:44
Diintai Predator Pedofilia dan Carnophen
LINDUNGI MEREKA: Anak-anak melintasi kawasan Pasar Sudimampir Raya di pagi hari. Saat pertokoan di sana masih tutup. Anak-anak, terutama yang tinggal di jalan, rentan menjadi korban kekerasan. | Foto: Wahyu Ramadhan/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, MENGHADAPI kasus kekerasan, P2TP2A dan Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) berbagi tugas. P2TP2A menangani "yang sudah menjadi bubur". Sedangkan Puspaga, coba menyelamatkan nasi sebelum semuanya terlanjur.

Keduanya sama-sama berkantor di Jalan Ahmad Yani. Kantor P2TP2A berada di samping PDAM Bandarmasih, kilometer dua. Sedangkan Puspaga di kilometer empat, seberang flyover. Persisnya di belakang Rumah Sasirangan Kreatif milik Bekraf.

"Kebanyakan yang kami tangani adalah kasus pasangan yang hampir bercerai. Konsultasi untuk kebingungan terkait hak pengasuhan anak. Hingga orang tua yang kewalahan menghadapi anaknya yang kecanduan Zenith (pil Carnophen)," kata Jennah, konselor muda Puspaga.

Puspaga berkutat pada konseling dan edukasi. Sedangkan P2TP2A lebih kepada advokasi hukum hingga penyembuhan trauma. Selain menerima keluhan di kantor, Puspaga juga dituntut berkeliling ke sekolah-sekolah.

Lulusan Jurusan Psikologi Islam UIN (Universitas Islam Negeri) Antasari itu melihat, banyak anak-anak yang tak menyadari dirinya sedang dilecehkan. Sentuhan yang dikira atau disamarkan sebagai candaan. Padahal sama sekali bukan.

"Kami kampanye ayo cintai tubuhmu. Kami mengajari pelajar, bagian tubuh mana saja yang terlarang disentuh orang lain," imbuh Jennah. Contoh payudara, bibir, pantat, dan selangkangan.

Jangankan orang tak dikenal, disentuh oleh teman sekelas pun tak boleh. Anak-anak juga diajak untuk mengenali modus para pelaku pelecehan. "Tantangan terberat, masyarakat masih menganggapnya aib. Alih-alih ditangani, kasusnya malah ditutupi," keluhnya.

Puspaga juga coba mendekatkan materinya dengan kondisi budaya lokal. Sebagai kota sungai, pemandangan anak kecil bertelanjang di sungai adalah biasa. "Saat mandi dan bermain di sungai, kami meminta anak-anak berpakaian yang sopan. Kita tak tahu jika predator pedofilia sedang mengawasi dan mengincar," tegasnya.

Ini peringatan keras. Dalam banyak kasus, pelakunya tak jarang orang dekat. Apakah itu keluarga, tetangga di sekitar rumah, teman sekolah, dan bahkan guru. "Tahun lalu, seorang pelajar disodomi oleh kakak pembina kegiatan ekstrakurikuler," sebutnya.

Kekerasan tak melulu fisik atau seksual. Psikis juga bisa, seperti bullying. Bentuknya macam-macam. Lewat pengucilan dari lingkungan pertemanan, ejekan verbal, atau ejekan di media sosial.

Bisa dengan menyinggung kondisi fisik, ekonomi, atau perbedaan suku dan agama. Dampak bullying terlihat dari anak yang kehilangan rasa kepercayaan diri. Cenderung murung dan bersikap tertutup.

"Dalam budaya kita, ada istilah mehapaki. Apakah ini juga bullying? Batasan antara guyonan dengan bullying itu cukup jelas. Apakah anak merasa tersakiti atau tidak," paparnya. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 11:56
Pemkab Balangan

Balangan Expo Digelar Selama Sepekan

PARINGIN – Bupati Balangan Ansharuddin ditemani unsur Forkopimda dan jajarannya…

Senin, 19 Agustus 2019 10:10

Jamin Pengobatan Korban Pasung, Pemko: Jangan Sembunyikan Penderita Gangguan Jiwa..!

BANJARMASIN - Dalam momen perayaan hari kemerdekaan ke-74, pemko mendeklarasikan…

Senin, 19 Agustus 2019 09:07

Maraknya Bisnis Akar Bajakah Bikin Khawatir Walhi Kalsel

BANJARBARU - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalsel sedang was-was dengan…

Senin, 19 Agustus 2019 09:03

Bursa Cabup Banjar: Masruf Buka Pintu Koalisi, Habib Abdullah Ingin Diusung Gerindra

MARTAPURA - Pemilihan bupati (pilbup) Kabupaten Banjar dipastikan menjadi salah…

Senin, 19 Agustus 2019 08:21

Duh, Masih Saja Ada Spanduk Diikat di Pohon, Kan Sudah Jelas itu Pelanggaran..!

BANJARBARU - Momentum HUT ke-74 RI kembali dimanfaatkan para tokoh…

Senin, 19 Agustus 2019 08:14

Sudah Celakai Warga, Tumpukan Material di Jalan Sapta Marga Dikeluhkan, Begini Tanggapan Dinas Terkait...

BANJARBARU - Warga Jalan Sapta Marga, Kelurahan Guntung Payung dibuat…

Senin, 19 Agustus 2019 08:09
Pemko Banjarbaru

Gelar Resepsi Kenegaraan Sembari Berbagi Piagam

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani dan Wakil Walikota…

Senin, 19 Agustus 2019 08:04
PARLEMENTARIA

DPRD Banjarbaru Minta Antisipasi Banjir Dilakukan Sejak Dini

BANJARBARU - Meski sekarang masih kemarau. Namun, Pemko Banjarbaru diminta…

Senin, 19 Agustus 2019 07:59
Pemkab Tanah Bumbu

Ratusan Obor Meriahkan Malam Taptu

BATULICIN - Ratusan anggota pramuka, pelajar SLTA, ASN Pemkab Tanbu…

Senin, 19 Agustus 2019 07:57
Pemkab Tanah Bumbu

Sekda Adu Kuat Lomba Karung dengan Bawahan

BATULICIN - Lomba balap karung dan tarik tambang sepertinya masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*