MANAGED BY:
RABU
27 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Sabtu, 25 Agustus 2018 12:30
Bereskan Stadion 17 Mei, Dewan Kalsel Akan Bentuk Tim
DESAK RENOVASI: Perbaikan Stadion 17 Mei Banjarmasin terganjal surat perjanjian pengelolaan stadion antara Pemprov Kalsel dan KONI Kalsel sejak 2012 hingga 2022.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Desakan untuk merenovasi Stadion 17 Mei datang dari berbagai pihak. Namun, penyelesaian permasalahan tersebut masih terganjal perjanjian pengelolaan. Solusinya, Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel bersama dengan Pemerintah Provinsi Kalsel dan Badan pengelola (Banlo) Stadion 17 Mei sepakat membentuk tim.

“Hasil kami rapat dengan Sekretaris Daerah, Bappeda, perwakilan Biro Hukum, KONI, Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalsel, sepakat membentuk tim menyelesaikan masalah di Stadion 17 Mei,” ungkap Yazidie, kemarin (24/8).

Di dalam tim yang disebut tim kecil itu anggotanya terdiri dari pemerintah daerah, dan badang pengelola. Tim inilah yang akan membantu menyelesaikan permasalahan peningkatan stadion 17 Mei. “Supaya mampu merampungkan kesepakatan dalam waktu segera agar masalah ini tidak berlarut-larut,” jelasnya.

Politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menganggap stadion kebanggaan Banua itu masih belum memenuhi standar nasional. Masih minim fasilitas umum. Contohnya fasilitas toilet bagi penonton, tempat duduk, dan lain sebagainya. “Selain toilet, stadion itu juga belum punya mesin genset. Bagaimana jika ada pemadaman oleh PLN saat pertandingan,” jelasnya.

Walau pengelola stadion 17 Mei sudah berusaha membangun toilet yang standar, untuk pengadaan mesin genset tidak dapat disanggupi karena memerlukan biaya yang besar. Selama ini untuk memenuhi operasional pun sangat pas-pasan. Pengelola memerlukan suntikan dana dari Pemprov Kalsel.

Pemprov sebagai pemilik aset memberi respons positif. Namun, wacana renovasi terganjal surat perjanjian pengelolaan stadion antara Pemprov dengan KONI Kalsel sejak 2012-2022. Dalam klausul perjanjian perbaikan stadion menjadi tanggung jawab badan pengelola. Pemprov pun tak dapat menggelontorkan dana APBD untuk renovasi.

Yazidie yakin persoalan ini bisa dipecahkan. Menurutnya, fasilitas dan sarana yang memadai di stadion akan memberikan suatu rasa bangga dan kesejahteraan rakyat.

Pembina Barito Mania (Bartman), Zulva Asm Vikra mengungkapkan Kalsel sudah seharusnya memiliki stadion yang standar seperti provinsi tetangga, misalnya Kaltim. Tidak hanya bisa digunakan untuk sepak bola saja, juga olahraga lainnya seperti atletik. “Pemprov Kalsel bisa renovasi stadion yang ada, minimal standar nasional. Bagus lagi kalau standar internasional,” harap Zulva.(gmp/az/dye)


BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2015 09:01

Main Judi Dadu, Ditangkap Polisi

<p><strong>RADAR BANJARMASIN</strong> - Judi...meracuni kehidupan...judi...meracuni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers