MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 11 Oktober 2018 09:32
Api Misterius Sulut Empat Rumah Secara Beruntun
TERBAKAR: Iri, putra almarhum Bakri menunjukkan bekas sulutan api dirumah orang tuanya yang telah lama kosong. | Foto: Maulana/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Warga Jalan R Martadinata dan Jalan Djok Mentaya Banjarmasin Barat, dibuat resah. Ada kebakaran misterius di wilayah mereka yang terjadi, Rabu (10/10) pagi.

Warga meyakini kebarakan tersebut adalah aksi teror. Karena, ada empat rumah yang secara beruntun tiba-tiba terbakar. Polanya sama, terjadi di rumah kosong.

Kejadian pertama sekitar pukul 04.30 Wita. Yang terbakar adalah rumah kosong milik almarhum Bakri di Gang Proklamasi Jalan RE Martadinata, RT 21. Beruntung api tak membesar.

Setengah jam kemudian giliran di Gang Pandawa RT 22, masih di Jalan RE Martadinata. Kali ini api menyulut rumah kosong milik Giman Yusuf. Membakar sebuah spanduk yang dijadikan tirai. Untung saja, kebakaran itu juga tak membesar. Warga sigap menanganinya.

Kebakaran misterius itu rupanya belum berakhir. Tak berselang lama dari kejadian sebelumnya, giliran dua rumah lagi yang terbakar di Gang Proklamasi RT 27, Jalan Djok Mentaya. Salah satunya masih milik Giman. Sedangkan rumah lainnya, dimilik Rifani. Keduanya sama-sama kosong. 

Dari empat kebakaran misterius itu, memang tak ada api yang sampai membesar. Namun warga yakin, bahwa rumah-rumah tersebut sengaja dibakar. Apalagi mereka menemukan beberapa bukti.

“Bukan hoax. Ini benar teror bagi warga di sini. Kami jadi was-was dan resah. Takut meninggalkan rumah apalagi malam hari,” ucap Mulyadi. Dia seorang tokoh agama di sana.

Menurut Mulyadi, pada dua rumah yang berada di RT 27, aroma minyak tanah jelas tercium. “Kami baru saja panik usai memadamkan api di depan Gang Pandawa. Tidak lama, muncul lagi dekat rumah saya itu. Untung saja subuh itu sudah banyak warga yang bangun,” ujarnya.

Selain itu, di lokasi kejadian juga ditemukan botol air minuman yang masih mengeluarkan aroma minyak tanah. Hal itu memperkuat dugaan warga.

“Selama ini, kami di sini aman-aman saja. Bahkan di sini warganya orang lama semua dan memiliki hubungan kekeluargaan,” ucap Mulyadi.

Sementara itu, Ketua RT 21 Darma Ani mengaku warganya merasa dihantui. “Kami menduga ini orang dalam yang melakukan. Tetapi kami bingung motifnya apa. Gang Proklamasi ini menang terhubung dengan Gang Pandawa, tapi selama ini di sini aman,” ujarnya. Meski begitu, ia tetap meminta warga untuk saling menjaga.

Ketua RT 22, Alfian merasa geram. Sejumlah warganya mengaku tak ada melihat orang luar yang masuk ke lingkungan mereka.

“Warga saya di sini sejak subuh sebelum salat sudah banyak beraktivitas. Ada yang berdagang dan berjualan nasi di depan Gang. Mereka jika jam-jam segitu sudah hilir mudik,” kata Alfian.

Terkait dugaan teror tersebut, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi, saat dihubungi mengaku belum mengetahuinya. "Saya belum menerima laporan," ucapnya.

Namun, menurut informasi sejumlah warga, pihak kepolisian dari Banjarmasin Barat, datang mencek lokasi. “Tadi Bhabinkamtimas Kelurahan Telawang yang datang. Namanya Pak Suparman,” ucap seorang warga, saat berkumpul.(lan/at/nur)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers