MANAGED BY:
SELASA
15 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 26 Oktober 2018 10:41
Siap-siap, Ribuan Honorer Bakal Serbu Jakarta
PERJUANGKAN NASIB; Salah seorang guru honorer Banjarmasin meberi keterangan kepada media. Mereka bersama ribuan honorer lainnya akan berangkan ke Jakarta.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Ribuan honorer K2 bakal menyerbu gedung Kementerian PAN-RB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) di Jakarta, November nanti. Dari Banjarmasin, sebagai perwakilan ada lima orang yang berangkat.

Unjuk rasa itu menuntut pencabutan terhadap PermenPAN-RB No 36 dan 37 Tahun 2018. Terkait pembatasan umur dalam seleksi penerimaan CPNS yang dinilai merugikan kaum honorer K2.

Sebelum berangkat ke ibu kota negara, mereka mendatangi Gedung DPRD Banjarmasin untuk meminta restu, kemarin (25/10). "Ada lima orang perwakilan. Kami akan berangkat akhir bulan ini," kata Ketua FHK2I (Forum Honorer K2 Indonesia) Kalsel, Masniah.

Disebutkannya, di Indonesia saat ini ada 439 ribu honorer K2. Di Kalsel ada 1.370 orang. Untuk Banjarmasin saja, dari honorer K2 tenaga pendidik, berjumlah 120 orang.

Unjuk rasa ini juga mengincar Undang-Undang No 5 Tahun 2014 tentang ASN (Aparatur Sipil Negara). Yang menegaskan usia maksimal untuk penerimaan CPNS adalah 35 tahun.

Draf revisi sudah digodok, tapi belum juga gol. "Sementara umur kami rata-rata sudah menginjak kepala empat, bahkan lebih. Dihitung masa bakti juga sudah lebih dari 10 tahun," beber Masniah.

Para honorer K2 ini sebenarnya sudah masuk database BKN (Badan Kepegawaian Negara). Dengan modal data itu, Masniah berharap K2 menjadi prioritas untuk pengangkatan CPNS.

"Kami sudah masuk database sejak 2014 silam," tukasnya. 

Anggota DPRD Banjarmasin, Awan Subarkah berharap tuntutan mereka bisa diakomodir pemerintah. "Apalagi mereka sudah lama mengabdi ke pemerintah. Harus ada bukti penghargaan," ujarnya.

Saat ini, DPR RI sedang menggodok revisi UU ASN. Revisi itu dinilai akan memberi payung hukum bagi pegawai kontrak, pegawai tidak tetap, maupun pegawai tetap non PNS. Dia mendorong agar revisi itu lekas disahkan.

"Revisi UU ASN itu mendesak. Sangat diperlukan. Bayangkan, puluhan tahun bekerja tanpa perlindungan hukum," banding Awan.(fud/at/dye)


BACA JUGA

Senin, 14 Oktober 2019 12:38

Paman Birin Ditantang Wakil Menteri era SBY

BANJARBARU - Usai sempat diprediksi bakal melawan kotak kosong pada…

Senin, 14 Oktober 2019 12:34

Habis Asap, Siaga Lagi Banjir

BANJARMASIN - Asap memang sudah mulai berangsur-angsur hilang, namun masyarakat…

Senin, 14 Oktober 2019 12:30

Amankan Hutan Lindung Liang Anggang..! Dishut Bakal Blokade Izin Pengelolaan dan Pemanfaatan

BANJARBARU – Penyerobotan tanah dan pembalakan liar yang ditengarai terjadi…

Senin, 14 Oktober 2019 12:16

Sampai Bosan Memohon Bantuan ke Pemko, Murung Selong Bak Anak Tiri

BANJARMASIN - Selama 10 tahun terakhir, titian ulin sepanjang satu…

Senin, 14 Oktober 2019 12:12

Baru 2 Bulan, Siswa Disabilitas di PKBM Terus Berkurang

BANJARMASIN - Baru dua bulan berjalan, empat penyandang disabilitas yang…

Senin, 14 Oktober 2019 12:09

Dibenahi, Tiga Jembatan Ulin Dipermak Bareng-bareng

BANJARMASIN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarmasin meneruskan…

Senin, 14 Oktober 2019 12:02

Tak Semua Harus Dilestarikan, Misalnya Budaya ini...

BANJARMASIN - Dijuluki Kota Seribu Sungai, tak aneh jika banyak…

Senin, 14 Oktober 2019 10:29

Bandara Syamsudin Noor Siapkan 5.600 Hektare untuk Aero City

BANJARBARU - Menyambut hadirnya terminal baru Bandara Syamsudin Noor yang…

Senin, 14 Oktober 2019 10:15
Pemko Banjarbaru

Ririen Hadiri Reakreditasi Puskesmas Guntung Payung

BANJARBARU - Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi…

Senin, 14 Oktober 2019 10:12
PARLEMENTARIA

Potensi Lokal Belum Digali Secara Maksimal

BANJARBARU - Anggota DPRD Banjarbaru Emi Lasari menyoroti potensi lokal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*