MANAGED BY:
MINGGU
29 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 26 Oktober 2018 15:29
Gawat, 20 Persen Izin PT MCM Kawasan Karst
MASIH ASRI: Sekelompok pendaki gunung mendaki Tanjakan Puncak Kilai yang masuk wilayah Batang Alai Timur Hulu Sungai Tengah di pedalaman pegunungan Meratus Kalsel, Januari 2018 silam.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Wajar jika rencana penambangan PT Mantimin Coal Mining (MCM) di kawasan Pegunungan Meratus menuai penolakan. Itu dikarenakan, di sana terdapat karst yang harus dijaga.

Perbukitan kapur ini merupakan ekosistem yang berfungsi sebagai akuifer air dan penjaga keseimbangan ekosistem regional.

Berdasarkan data dari Dinas ESDM Kalsel, perbukitan karst memang berada di sebelah Timur wilayah Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) PT MCM. Tepatnya, di blok Batu Tangga, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Membentang dari arah Barat Daya ke Timur Laut.

"Luas kawasan karst yang masuk PKP2B PT MCM, sekitar 20 persen dari jumlah luas izin keseluruhan yang mereka miliki," kata Kepala Bidang Mineral dan Batubara Dinas ESDM Kalsel, Gunawan Harjito.

Namun, dari informasi yang didapatkannya, dia menyebut blok di perbukitan karst nampaknya tidak masuk dalam rencana eksploitasi. Sebab, batukapur bukan formasi pembawa batubara. "Jadi kalau digali kemungkinan tidak ada batubaranya," ucapnya.

PT MCM sendiri tidak pernah berkoordinasi dengan Dinas ESDM, semenjak adanya penolakan terhadap izinnya di wilayah Blok Batu Tangga. "Mereka tak pernah datang untuk berkoordinasi atau sekadar meminta saran ke kami," ujar pria yang akrab disapa Gunawan ini.

Meski begitu, dia memastikan PT MCM tak akan bisa melakukan kegiatan pertambangan sebelum memilik Izin Lingkungan Hidup dan Amdal (Analisis dampak lingkungan). Amdal merupakan salah satu dokumen yang wajib dimiliki oleh pelaku usaha atau suatu kegiatan yang berdampak penting terhadap lingkungan hidup.

Nada yang sama sebelumnya disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Ikhlas Indar. Hingga saat ini PT MCM belum mengantongi amdal. Khususnya di Blok Batu Tangga yang berada di kawasan pegunungan Meratus di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

“Saya tegaskan, meski gugatan dari Walhi ditolak oleh PTUN Jakarta, tetap saja PT MCM tak bisa melakukan eksploitasi. Mereka belum punya amdal," beber Ikhlas kemarin.

Pemprov memiliki kewenangan dalam memberikan rekomendasi terbitnya dokumen Amdal pasca terbitnya UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Sejatinya, PT MCM pernah mengajukan amdal di awal tahun 2010 lalu, namun dikembalikan karena adanya penolakan keras dari masyarakat dan pemerintah kabupaten.

“Setelah itu, hingga sekarang, tak ada lagi pengajuan dokumen amdal ke kami (Pemprov),” terangnya.

Karena itu, mantan Kepala Dinas Kehutanan Kalsel itu mengatakan masyarakat tak perlu khawatir. Pegunungan Meratus tak akan ditambang selama PT MCM tidak memegang izin Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dari Kementerian ESDM. (ris/ay/ran)


BACA JUGA

Minggu, 29 Maret 2020 10:55

Melihat Keefektifan Kampanye Social Distancing di Masyarakat Banua

Semenjak virus corona mewabah, pemerintah memilih untuk menerapkan social distancing…

Minggu, 29 Maret 2020 10:50

Tetap Melayani, Tempat Duduk Silang Diterapkan

Di tengah pandemi Covid-19, dalam beberapa pekan terakhir sejumlah tempat…

Minggu, 29 Maret 2020 10:47

Pandemi, Keseluruhan Pilkada Bisa Ditunda

BANJARMASIN – Pandemi Covid-19 membuat tahapan Pilkada di Kalsel terganggu.…

Minggu, 29 Maret 2020 10:43

Jalur Udara Jadi Perhatian Gugus

MARTAPURA – Jalur masuk lewat udara menjadi perhatian khusus Tim…

Minggu, 29 Maret 2020 10:41

Pemohon SIM Menurun Selama Pandemi, Pelayanan Pembuatan Menggunakan SOP Khusus

BANJARBARU - Efek penyebaran Covid-19 berdampak ke banyak sektor. Khususnya…

Minggu, 29 Maret 2020 10:39

Wawali Soroti Lonjakan Harga Produk Kesehatan: Minta Oknum Pedagang Tidak Memanfaatkan Situasi

BANJARBARU - Semenjak isu Covid-19 merebak. Produk untuk kesehatan seperti…

Minggu, 29 Maret 2020 10:36

Jumlah PDP Banjarmasin Bertambah

TERHITUNG kemarin (28/3), Pemko Banjarmasin mencatat sebanyak 87 orang masuk…

Minggu, 29 Maret 2020 09:27

Jual Bungkusan, Silakan

BANJARMASIN - TNI, Polri dan Pemko Banjarmasin patroli bareng mengelilingi…

Minggu, 29 Maret 2020 09:25

Bantuan PKH Dipercepat, Nominal Dinaikkan

BANJARMASIN - Ada kabar menenangkan untuk warga Banjarmasin. Khususnya bagi…

Minggu, 29 Maret 2020 09:23

Ada Apa Antara PKS dan Ibnu Sina..?

BANJARMASIN - Hingga kini, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum juga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers