MANAGED BY:
MINGGU
18 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 05 November 2018 14:54
Parlementaria Banjarbaru
DPRD Banjarbaru: Sikapi Keberadaan Penyandang Tunanetra Secara Bijaksana
Nurkhalis Anshari

PROKAL.CO, BANJARBARU - Keberadaan penyandang tunanetra di Banjarbaru, menurut Sekretaris Komisi 3 DPRD Kota Banjarbaru Nurkhalis Anshari perlu disikapi dengan bijaksana oleh pemerintah. Jangan sampai, mereka dipandang sebagai orang yang tidak bisa melakukan hal-hal produktif.

"Bila ada yang berfikir mereka adalah orang-orang yang hanya mengharap belas kasih, maka itu sebuah kekeliruan cara berfikir," katanya.

Dia mengungkapkan, para penyandang disabilitas di Banjarbaru telah membuktikan bahwa mereka hanya mengalami kekurangan pada penglihatannya. Tapi dari sisi semangat, tak ubahnya seperti orang normal yang ingin berusaha keras untuk memenuhi kebutuhannya.

"Meski memiliki keterbatasan mereka tetap semangat mencari nafkah, ada yang berprofesi sebagai tukang pijat dan pengamen," ungkapnya.

Namun, seiring dengan perkembangan zaman. Usaha pijat mereka kalah dengan jasa pijat profesional dengan segala fasilitasnya. Begitu pula yang berprofesi sebagai pengamen, tidak bisa menghasilkan uang sesuai harapannya.  Lantaran dilarang beroperasi di lokasi-lokasi tertentu.

"Harusnya, Pemko Banjarbaru lebih bisa memperdayakan mereka. Agar mereka tetap bisa menjalankan profesinya," ujar Nurkhalis.

Dia menyampaikan, mengacu pada undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas, dalam pasal 27 dijelaskan bahwa pemerintah daerah wajib melakukan perencanaan, penyelenggaraan dan evaluasi tentang pelaksanaan penghormatan, perlindungan serta pemenuhan hak penyandang disabilitas.

Sementara dalam hal efektifitas pelaksanaan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas, harus menyiapkan rencana induk.

"Jika kita telaah undang-undang tersebut, penyandang disabilitas ditempatkan sebagai warga negara yang punya hak dan kewajiban sama dengan warga lainnya yang normal. Agar tidak ada lagi diskriminasi terhadap penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan," ucapnya. (ris/ema)


BACA JUGA

Minggu, 18 Agustus 2019 10:12

Bakar Lahan untuk Perumahan, Luas Karhutla Capai Seribu Hektar

BANJARMASIN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) rupanya semakin menjadi-jadi.…

Minggu, 18 Agustus 2019 10:10

Tanah Permukiman Retak karena Tambang

MARTAPURA - Di saat warga banua sedang merayakan hari kemerdekaan,…

Minggu, 18 Agustus 2019 10:07

Habis Upacara, Langsung Pimpin Parade Merah Putih

BANJARMASIN – Markas Korem 101/Antasari Sabtu (17/8) siang kemarin terlihat…

Minggu, 18 Agustus 2019 10:01

Dishub Banjarbaru Rayakan HUT RI Bersama Supir

BANJARBARU - Momen perayaan HUT Proklamasi RI ke 74 selalu…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:59

Jangan Masuk Lagi Ya..!! 201 Napi Hirup Udara Segar

BANJARBARU - HUT Proklamasi RI ke 74 yang jatuh pada…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:57

Rayakan HUT RI, Rayakan dengan Heboh

BANJARMASIN – Momen Kemerdekaan RI selalu disambut dengan spesial oleh…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:56

Warga Tionghoa Rajin Gelar Lomba Tujuhbelasan

BANJARMASIN – Bagi Persatuan Marga Tionghoa (PSMTI) Banjarmasin, momen peringatan…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:54

Warga Tionghoa ikut Rayakan Kemerdekaan RI

BANJARMASIN – Hari Jadi RI ke-74 juga disambut gembira oleh…

Sabtu, 17 Agustus 2019 10:24

Dibanding Tetangga, Kebakaran Hutan di Kalsel Ternyata Lebih Terkendali

Dibanding provinsi di Kalimantan lainnya, Kalsel bisa diuntungkan dengan kondisi…

Sabtu, 17 Agustus 2019 10:17

Bus Rapid Transit (BRT) Tak Gratis Lagi, Ini Tarif Baru Bis Biru....

Usai disimulasikan selama enam bulan, mulai 14 Agustus tadi, Bus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*