MANAGED BY:
SELASA
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 15 November 2018 09:05
HEBOH...! Polisi Kejar-Kejaran Dan Sempat Berduel Dengan "Pak Ogah"
SEMPAT MELAWAN: Dua orang Pak Ogah, Bani (kaos biru) dan Hendrik (kaos merah) diamankan Satlantas Polres Banjarbaru di Mapolres Banjarbaru usai menjalankan profesinya di u-turn depan Tower Taman Van Der Pijl Banjarbaru pada Selasa (13/11) sore. FOTO: muhammad rifani

PROKAL.CO, BANJARBARU - Dua orang "Pak Ogah" yang beroperasi liar di U-Turn depan Tower Taman Van Der Pijl, Rabu (13/11) tadi diamankan Satuan Lantas Polres Banjarbaru. Petugas harus bekerja keras saat meringkus mereka, sebab keduanya sempat melakukan perlawanan.

Bahkan, Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Banjarbaru Ipda Hartono yang ketika itu memimpin penangkapan terkena tendangan dari salah seorang "Pak Ogah" bernama Hendrik. "Tangan saya juga berdarah, karena kena cakarannya," kata Hartono.

Selain adu duel, petugas dan kedua pengatur lalu lintas ilegal itu juga sempat saling kejar-kejaran. "Satu orang bernama Bani sempat kabur ketika kita datang, tapi berhasil kami amankan di depan Lapangan Basket Rebatig," ucapnya.

Kasus penertiban Pak Ogah sendiri sebetulnya bukan yang pertama. Selama satu bulan terakhir, Satlantas Banjarbaru telah berhasil menangkap 20 orang di wilayah Banjarbaru.

Aktivitas mereka memang dilarang oleh pihak Kepolisian Banjarbaru. Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya menegaskan bahwa tidak boleh ada aktivitas Pak Ogah dan Premanisme di wilayah hukum Banjarbaru.

Lantaran banyaknya pengaduan dari masyarakat. "Kita dapat laporan dan pengaduan soal ini, sebab meresahkan masyarakat," ucap Kapolres Kelana Jaya melalui Kasubbag Humas, AKP Siti Rohayati.

Dia mengungkapkan, dari temuan pihak kepolisian. Bahwa ternyata aktivitas Pak Ogah punya dampak buruk. Pertama karena aktivitasnya yang bisa membuat kemacetan. Lalu, tidak adanya pengetahuan dan keilmuan soal pengaturan arus lalu lintas.

"Mereka tidak memiliki ilmu dan pengetahuan itu, sudah pernah terjadi ada kecelakaan akibat mereka. Terus kebanyakan juga bekerja dalam keadaan tidak sadar, sering mengonsumsi miras oplosan atau obat-obatan terlarang," ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan saat ini pihaknya tengah mengejar koordinator dari para Pak Ogah. Sebab dari keterangan yang sudah tertangkap, bahwa mereka dikoordinir oleh dua orang. "Kita sudah mengantongi data dan namanya, koordinator ini terus kita kejar. Karena, mereka punya peran atas kejadian ini," ucapnya.

Soal cara kerja para pengatur lalu lintas gadungan itu, diketahui menggunakan sistem setoran. Setiap Pak Ogah menyetor uang sebesar Rp5 ribu untuk satu shift bekerja di beberapa titik.

"Titik favorit ada di depan tower, mereka bekerja dari sore menjelang Magrib. Sistemnya shift dengan durasi satu orang satu jam, satu orang bisa dapat dua shift. Pendapatannya biasanya Rp80 ribu perhari untuk dua shift," ungkap wanita yang akrab disapa Siti ini.

Diterangkannya, untuk para Pak Ogah yang diamankan petugas kepolisian. Mereka akan diserahkan kepada pihak Satpol PP Banjarbaru selaku penegak Perda.

"Mereka akan dibina dan didata oleh Satpol PP Banjarbaru, apakah nanti akan mendapat sanski dan dilanjutkan ke persidangan, itu wewenang pihak Satpol PP," pungkasnya. (rvn/ij/ris)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers