MANAGED BY:
RABU
28 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Kamis, 15 November 2018 09:14
KOK BISA YA...? Lahan Dibakar tapi Tak Pernah Kebakaran Lahan

Tradisi Manugal di Masyarakat Dayak Piani

Yang menambah semangat saat Manugal, terdengar musik berirama saat kurung-kurung terus dihentakkan ke tanah, sehingga terjalin irama yang bersahutan, yang menemani sampai selesai.

"Tahun ini sangat banyak orangnya yaitu sekitar 150 orang," ucap Ahmad Jayadi yang juga sebagai Ketua Rt 04 Desa Pipitak Jaya, Rabu (14/11).

Mereka yang datang tidak hanya membantu saat Manugal saja, tetapi saat pemeliharaan padi dan panen mereka juga ikut membantu. "Ini dilakukan secara bergotong royong dan sukarela " bebernya.

Manugal dengan diikuti musik kurung-kurung memang sudah menjadi tradisi masyarakat Dayak di sini. "Kalau diiringi dengan musik kurung-kurung, itu berarti pertanda musim tanam sudah tiba," jelasnya.

Jadi, musik kurung-kurung wajib dibunyikan saat manugal karena ini merupakan prosesi sakral. Agar benih yang ditanam, saat panen nanti hasilnya bagus," ucapnya.

Sebelum memulai manugal, ada ritual yang harus dilalui yaitu, ritual buang pidara, yang mana ini untuk membuang kesialan. "Agar hasil panen nanti melimpah," katanya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 14 Oktober 2020 10:43

Bertambah 13 Kasus Corona, Bulungan Terbanyak

Selasa (13/10), kembali terjadi penambahan 13 kasus konfirmasi positif Covid-19 di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers