MANAGED BY:
JUMAT
29 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 15 November 2018 13:24
Sales Divonis 54 bulan, Begini Kronologinya

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Setelah dua pekan sempat tertunda, agenda putusan sidang perkara penggelapan dalam jabatan akhirnya sampai pada klimaks. Kemarin (14/11) sore, terdakwa Adi Setyo Nugroho dijatuhi vonis empat tahun enam bulan kurungan penjara. Ia melanggar Pasal 374 KUHP ayat 1.

Sikap Adi begitu santai dan tenang ketika menerima vonis. Saat itu dia ditemani dua orang perempuan, salah satunya muda dan agak tua. Sikapnya tak menunjukkan penyesalan.

Adi tak sendirian menerima hukuman. Rekannya, Ahmad Turidian Syahrani sebagai penadah yang dijerat Pasal 480 KUHP oleh majelis hakim PN Banjarmasin, juga dijatuhi hukuman selama 3 tahun 10 bulan.

Pada persidangan yang dipimpin majelis hakim Rosmawati, dalam putusannya majelis menyatakan terdakwa Adi dan Ahmad terbukti bersalah melakukan tindak pidana, sehingga membuat perusahaan rugi miliaran rupiah.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syamsul Arifin, menyatakan vonis yang dijatuhkan majelis hakim adalah hasil akhir yang tidak jauh dari tuntutan yang disampaikan jaksa.

“Empat bulan lebih rendah dari tuntutan kami 4 tahun 10 bulan. Pantas saja dia menerima ganjaran itu, karena sudah merugikan perusahaan yang berimbas dengan kesejahteraan karyawan,” ucapnya.

Kejahatan yang dilakukan Adi, diduga berlangsung lama sehingga membuat pihak PT Semen Indonesia menelan kerugian senilai Rp1,8 miliar. “Terdakwa ini membuat dua CV fiktif untuk melancarkan aksi jahatnya,” tambah Syamsul.

Sekadar diketahui, Adi adalah sales PT Semen Indonesia di Banjarmasin. Kejahatannya terbongkar setelah pihak perusahaan mengaudit. Ketika itu ada kejanggalan dan selisih pada keuangan. Diduga ulah sudah cukup lama.

Terdakwa berusaha menunjukkan beberapa bukti surat keluar atau nota sejenisnya, namun tak lengkap dan menimbulkan kecurigaan ada praktik kecurangan yang dilakukannya.

Usut punya usut, selain selisih keuangan tadi, juga ditemukan surat atau nota pesanan fiktif tentang barang keluar. Sejak itulah perusahaan curiga dan melaporkan ke aparat hukum. Hingga akhirnya sampai ke meja hijau.(lan)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers