MANAGED BY:
SELASA
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Jumat, 16 November 2018 11:27
Berlatih di Korsel Jelang Asian Para Game 2019
LATIHAN FISIK: Paralimpian cabor renang Kalsel, Riyanti akan mengikuti kegiatan training camp di Korea Selatan (Korsel) pada 26 November hingga 2 Desember ini.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Paralimpian cabang olahraga (cabor) renang National Paralympic Comitee (NPC) Kalsel, Riyanti akan meningkatkan kapasitasnya.

Yakni, diutus oleh NPC Kalsel ke Korea Selatan (Korsel) untuk mengikuti training camp, 26 November hingga 2 Desember ini. Selama berada di Korsel, Riyanti akan diberikan ilmu dan trik-trik renang jitu supaya penampilannya semakin andal.

Riyanti menceritakan dirinya tidak sendiri berangkat ke Korsel. “Ada sembilan orang paralimpian dari berbagai provinsi di Indonesia yang juga diberangkatkan ke Korsel.

Enam diantaranya adalah paralimpian cabor atletik, tiga lainnya merupakan paralimpian cabor renang. Saya satu-satunya paralimpian renang asal Kalsel yang diutus ke sana,” ungkap Riyanti kala ditemui di Kolam Renang Hasanudin HM Banjarmasin, Kamis (15/11).

Salah satu paralimpian yang memperkuat tim renang NPC Indonesia pada Asian Para Games (APG) 2018 di Jakarta itu menjelaskan sebelum berangkat ke Korsel, dirinya akan melakukan sejumlah persiapan.

“Diantaranya latihan fisik, teknik, serta memperkuat mental. Soalnya, program training camp di Korsel akan berlangsung sangat ketat dengan disiplin yang tinggi. Sehingga, harus benar-benar belajar dan beradaptasi supaya jangan keteteran,” paparnya.

Tak hanya itu, bagi Riyanti training camp ini juga jadi momen penting bagi dirinya untuk mempersiapkan diri supaya lolos ke Asean Para Games 2019 di Filipina.

“Setidaknya, ilmu yang saya raih dari training camp tersebut bisa saya terapkan untuk memaksimalkan diri menghadapi seleksi jelang Asean Para Games 2019.

Sehingga, saya bisa kembali memperkuat tim renang NPC Indonesia di ajang bergengsi tersebut, syukur-syukur kalau bisa sampai meraih medali,” papar perenang kelahiran 13 Oktober 1996 itu.

Di sisi lain, program training camp ini sebenarnya bukan hal yang baru bagi atlet NPC Kota Banjarmasin tersebut. “Sebelumnya, saya juga pernah mengikuti pelatihan di Malaysia pada 2016 silam,” urainya.

Sementara itu, Ketua NPC Kalsel, Ahmad Firdaus meminta Riyanti belajar dengan baik pada program training camp di Korsel. “Mudah-mudahan, kualitas Riyanti sebagai paralimpian Banua semakin terasah sepulang dari program training camp tersebut.

Paralimpian cabor lain juga tak mustahil bisa kami utus ke program training camp serupa, yang penting tunjukkan kualitas dan prestasi dulu,” tandasnya.(oza)


BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2015 09:01

Main Judi Dadu, Ditangkap Polisi

<p><strong>RADAR BANJARMASIN</strong> - Judi...meracuni kehidupan...judi...meracuni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers