MANAGED BY:
JUMAT
29 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 17 November 2018 10:57
Sempat Kesulitan Cari Sirap untuk Mes L
PASANG ATAP: Para pekerja mulai memasang atap sirap mes L. Kontraktor harus membeli sirap ke Kaltim, setelah sebelumnya sempat kesulitan mendapatkannya. (FOTO: SUTRISNO)

PROKAL.CO, BANJARBARU - Proyek perbaikan mes L sudah berjalan selama satu bulan lebih. Saat ini bentuk bangunan yang terletak di pertigaan Jalan Garuda dan Jalan Merpati, Kelurahan Komet tersebut mulai terlihat. Karena pekerjaan sudah mencapai 50 persen lebih.

Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani mengatakan, proyek rekonstruksi mes L ditargetkan rampung pada akhir bulan ini. Dengan begitu, masyarakat dapat segera memanfaatkannya.

"Ini pekerjaan yang sangat penting, karena mes L punya cerita tentang perjalanan perkembangan Kota Banjarbaru," katanya.

Meski begitu, dia menyebut pembangunan mes L sempat mengalami kendala. Akibat, sulitnya mencari atap sirap. "Kami ingin mes L kembali ke bentuk semula. Dulu atap sirap, jadi sekarang juga harus sirap. Ternyata mencarinya cukup sulit," ucapnya.

Usai mencari ke mana-mana, akhirnya kontraktor berhasil mendapatkan atap sirap di daerah Kalimantan Timur. "Jika mes L nanti rampung, maka ruang publik di Banjarbaru bakal bertambah.

Dengan begitu masyarakat akan semakin berbahagia, sehingga karakternya terbentuk," ujar orang nomor satu di Banjarbaru ini.

Mes L sendiri dibangun dengan dua tahapan. Tahap pertama yaitu pada tahun ini, hanya dilaksanakan rekonstruksi bangunan. Sementara, tahap kedua di tahun depan proyek penambahan fasilitas.

Nadjmi mengungkapkan, salah satu fasilitas yang akan disediakan ialah panggung untuk kegiatan kesenian. Sehingga, barak peninggalan pekerja Uni Soviet (sekarang Rusia) itu nantinya dapat dijadikan tempat kongkow seniman dan budayawan sebagai alternatif dari Minggu Raya.

Bangunan dikenal angker itu sendiri disebut mes L, karena membentuk huruf L. Mes L dibangun tak lama setelah kemerdekaan Indonesia. (ris/al/ram)


BACA JUGA

Kamis, 28 Mei 2020 11:50

Yang Tersisa dari Penerapan PSBB: Ombudsman Terima 85 Aduan Kasus Bansos

Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di empat daerah di…

Kamis, 28 Mei 2020 11:49
BREAKING NEWS

7 Tenaga Medis Diisolasi di Eks Gedung Akper

BARABAI- 25 orang warga HST di karantina di Eks Gedung…

Kamis, 28 Mei 2020 11:48

Sudah Siap untuk Normal Baru? 4 Daerah di Kalsel Masuk Tatanan Baru

BANJARBARU - Pemerintah pusat telah mempersiapkan prosedur penerapan new normal…

Kamis, 28 Mei 2020 11:44

KPU Kejar Pilkada 9 Desember

BANJARMASIN - Panjangnya masa tanggap darurat pandemi membuat penyelenggaraan Pilkada…

Kamis, 28 Mei 2020 11:42

Pasca Lebaran, Banua Cetak 73 Kasus Baru Dalam Sehari

BANJARMASIN - Prediksi kasus Covid-19 di Kalsel bakal memuncak setelah…

Kamis, 28 Mei 2020 10:45

Nasib PSBB Banjarbaru Ditentukan Hari ini

BANJARBARU - Setelah diterapkan kurang lebih 12 hari terakhir. Pembatasan…

Kamis, 28 Mei 2020 10:35

Ibnu Sina Pilih Berdamai

BANJARMASIN - Alih-alih melandai, angka kasus positif COVID-19 di Banjarmasin…

Kamis, 28 Mei 2020 10:32

Banua Anyar "Lockdown Lokal", PSBK Ternyata Lebih Ketat daripada PSBB

BANJARMASIN - PSBB jilid III di Banjarmasin berakhir empat hari lagi.…

Kamis, 28 Mei 2020 10:02

Pedagang Pasar Keraton dan Binuang Diperiksa

RANTAU – Rapid test digelar di dua pasar di Kabupaten…

Kamis, 28 Mei 2020 09:30
Pemko Banjarbaru

Wali Kota dan Wawali Kunjungi Pos Pamtas

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani bersama Wakil Walikota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers