MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Selasa, 20 November 2018 09:13
Tradisi Turun Menurun Masyarakat Banjar

Melihat Persiapan Tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin

RITUAL TAHUNAN: Ribuan ayunan dipasang untuk prosesi baayun maulid di Sekitar Masjid Al-Mukarromah Desa Banua Halat Kiri Kecamatan Tapin Utara. (Rasidi Fadli/RADAR BANJARMASIN)

PROKAL.CO, Setiap tanggal 12 Robiul Awal, masyarakat Desa Banua Halat Kiri dan sekitarnya disibukkan dengan acara prosesi baayun maulid. Tradisi turun temurun ini masyarakat Banjar ini paling meriah digelar di Tapin.

RASIDI FADLI, Rantau

Sejak tiga hari lalu, masyarakat Desa Banua Halat Kiri Kecamatan Tapin Utara dan sekitarnya bergotong-royong menyiapkan panggung untuk acara Baayun Maulid.

Kain sarung tapih bahalai pada ujungnya diikat dengan tali/pengait. Ayunan juga dihias dengan janur pohon nipah dan pohon kelapa.

Wakil Panitia Pelaksana Padlan menjelaskan panitia masih sedang memasang ayunan sekaligus menaruh nomor untuk ayunan."Sebagian masih menerima pendaftaran peserta," ucapnya Kepada Radar Banjarmasin, Senin (19/10).

Sampai hari ini sekitar pukul 11.00 Wita peserta yang mendaftar sudah 4.743 orang. Ini terdiri dari 3.134 untuk dewasa, 1.576 untuk anak-anak dan mendaftar secara adat 33 orang.

"Peserta kemungkinan akan meningkat, karena pendaftaran tidak ditutup sampai hari pelaksanaan," jelasnya. Peserta yang paling muda berumur 11 hari dan yang paling tua berumur 70 tahun dan peserta juga ada dari Jawa. "Bahkan, ada yang dari Negara Rumania," jelasnya.

Dia mengatakan panitia yang terlibat dari tujuh Desa sekitar masjid Almukaramah sebanyak 200 orang, dan dari Kabupaten sebanyak 600 orang. Ada Satpol PP, Polres, Kodim, organisasi pemuda dan lainnya.

"Untuk pendaftaran sendiri dibagi ada dua kategori, yaitu kategori A atau menyediakan peralatan sendiri dengan biaya partisipasi 90 ribu rupiah, dan kategori B komplit atau disediakan panitia sebesar 260 ribu rupiah," jelasnya.

Dengan rincian sumbangan partisipasi sebesar 40 ribu rupiah, sumbangan untuk piduduk sebesar 20 ribu rupiah, sumbangan hiasan ayunan sebesar 30 ribu rupiah lalu membeli tiga lembar sarung, tiga lembar kerudung dan tali empat meter sebanyak 170 ribu rupiah. "Itu rincian untuk pendaftaran," jelasnya.

Kegiatan mengayun bayi atau anak sambil membaca syair maulid adalah tradisi masyarakat Banjar sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Baayun Maulid adalah perpaduan antara budaya Islam dengan kepercayaan nenek moyang sebelum Islam masuk di Kalimantan Selatan.

Tradisi ini bermula di Desa Banua Halat, Kecamatan Tapin Utara) dan kemudian berkembang dan dilaksanakan di seluruh daerah di Kalimantan Selatan.

Ritual tahunan ini memang dipersiapkan secara massal. Banyak masyarakat yang tertarik dengan ritual ini. Panitia bahkan menyediakan dua titik parkir yang besar.

Rumah-rumah masyarakat yang memiliki halaman juga sudah diimbau untuk jadi tempat parkir. "Serta di rumah masyarakat yang secara sukarela juga disediakan toilet," katanya.

 Sementara Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tapin Ibnu Mas'ud mengatakan tahun ini Pemkab manrgetkan peserta yang mengikuti baayun maulid mencapai 5.250 orang.

"Target itu lebih banyak dari 2017 tadi yaitu sebanyak 4.870 orang," ungkapnya. Baayun maulid sendiri selain menarik sebagai ritual, orang-orang juga berharap dengan ritual ini hajat dan harapan mereka bisa terkabulkan.

Untuk prosesi baayun maulid sendiri, hanya berbeda dari segi pendaftaran. Masyarakat terutama yang berada diluar Tapin yang ingin berpartisipasi bisa mendaftar lewat online, yaitu website resmi www.baayunmaulid.com.

"Cukup membuka website yang sudah tersedia, dan langsung mengisi formulir pendaftaran, setelah semua selesai langsung hubungi nomor WhatsApp admin yang tertera di Website untuk konfirmasi pembayaran," bebernya.

Lalu admin akan mengirim nomor rekening resmi pembayaran partisipasi untuk mengikuti baayun maulid. Setelah uang ditransfer, panitia akan mengirim nomor untuk tempatnya.

"Di mana tempat untuk pendaftar online akan khusus," ucapnya yang mengatakan pengisi tausiah baayun maulid tahun ini adalahu Kiai Haji Ilham Humaidi dari Banjarmasin.(ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*