MANAGED BY:
RABU
27 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Selasa, 27 November 2018 13:31
Sempat Duduki Puncak Klasemen, Jacksen: Musim Ini Begitu Ketat
GAGAL JUARA: Meski sempat memuncaki papan klasemen, Pelatih Barito Putera menilai musim ini adalah musim dengan persaingan paling berat yang pernah ia lalui.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Persaingan ke tangga juara Liga 1 2018 kian ketat. Persija Jakarta dan PSM Makasar bersaing sengit di puncak klasemen.

Ketika ditanya siapa yang dijagokan jadi juara, keluar jawaban nyeleneh dari pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago. "Kalau saya, juaranya Barito Putera ," jawab Jacksen.

Jawaban tersebut dianggap kocak karena musim ini Barito Putera sudah dipastikan tak bisa jadi juara. Meski sebenarnya masih menyisakan dua pertandingan lagi. Selisih poin The Yellow River dengan Persija Jakarta cukup banyak.

Poin Barito hingga pekan ke-32 sebanyak 43, terpaut 13 poin dari Persija Jakarta yang menjadi pemuncak klasemen sementara. Jika sisa dua pertandingan lagi semua dimenangkan tim polesan Jacksen, poin maksimal Barito Putera hanya 49.

Di balik canda, Jacksen ternyata memendam kekecewaan yang ingin dilampiaskan. Maklum sejak awal musim Liga 1 ini, manajemen Barito Putera memang mencanangkan meraih gelar juara sebagai hadiah ulang tahun klub yang ke-30. Namun, target itu meleset.

Padahal di paruh musim, Barito sempat jadi pimpinan klasemen. "Kompetisi tahun ini memang sangat ketat. Selama saya jadi pemain dan pelatih di sini, ini jarang terjadi di Liga Indonesia. Sampai kompetisi mau selesai, belum ketahuan siapa yang akan degradasi dan jadi juara," katanya pelatih asal Brasil itu.

Soal kegagalan Barito mewujudkan ambisi, Jacksen mengungkapkan berbagai kendala. "Kompetisi sangat bagus. Tapi, di tengah-tengah kompetisi, saya mendapatkan beberapa hasil pertandingan yang sempat membuat saya kecewa," ujarnya.

Jacksen menyebut banyaknya pemain Barito yang dipanggil ke Timnas Indonesia mulai U-19, U-23, hingga senior juga memengaruhi penampilan timnya. "Di U-19, kami punya kiper Riyandi sama Ravi yang baru tiga kali bermain. Riyandi salah satu rencana saya untuk jadi pemain inti.

Di U-23, Hansamu, Gavin, Nazar, dan Paulo Sitanggang. Di Piala AFF, ada Rizky Pora, Gavin, dan Hansamu. Mereka semua pemain inti saya," jelas Jacksen.

Namun, mantan arsitek tim Persipura Jayapura itu tak mau pemanggilan anak buahnya jadi alasan kegagalan Barito. Kenapa pemain Barito yang banyak ke timnas juga mengherankan jika dibandingkan dengan PSM, Persija, Persebaya, atau Arema.

“Saya bisa jadikan itu alasan prestasi Barito turun, dan tak bisa juara. Tapi, saya tak mau cengeng. Jadi, kalau kami tak punya kendala-kendala itu, saya yakin Barito Putera bisa juara musim ini karena kami sempat jadi pimpinan klasemen," ujarnya.(bir/ma/dye)


BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2015 09:01

Main Judi Dadu, Ditangkap Polisi

<p><strong>RADAR BANJARMASIN</strong> - Judi...meracuni kehidupan...judi...meracuni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers