MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 15 Desember 2018 14:09
Tantangan Sebenarnya Larangan Kantong Plastik Ada di Pasar Tradisional
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin mulai melarang penyediaan kantong plastik di ritel sejak pertengahan 2016. Dua tahun berjalan, pemko mengklaim 52 juta lembar kresek berhasil dicegah dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

Ide itu bermula dari Gerakan Diet Kantong Plastik yang digalakkan pemerintah pusat. Guna mengurangi penggunaan kantong plastik, konsumen diharuskan membeli. Ritel dilarang menyediakan kresek secara gratis.

Merasa gerakan itu kurang menggigit, terbit lah Peraturan Wali Kota Banjarmasin No 18 Tahun 2016. Protes dan cibiran datang bertubi-tubi. Dari warga kota hingga lembaga perlindungan konsumen.

Namun, pelarangan itu menunjukkan hasil. Bukan hanya dampak positif bagi lingkungan, tapi juga ternyata bagi keuangan daerah. Kementerian Keuangan menyetujui dana transfer tambahan untuk APBD 2019 Banjarmasin.

Sebagai penghargaan atas upaya pengurangan sampah plastik. Bukan sekadar apresiasi, tapi juga trik untuk mendorong daerah-daerah lain mengikuti jejak Banjarmasin.

"Insentif daerah ditambah Rp9,5 miliar. Itu reward atas pelarangan kantong plastik. Yang kini mulai ditiru kota-kota lain," kata Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. Balikpapan dan Bandung telah menerapkan larangan serupa, disusul Banjarbaru.

Pemko kini sedang memikirkan untuk memperluas skala larangan tersebut. Menyasar apotik hingga pasar tradisional. Ujian sebenarnya ada di pasar. Yang menjadi sumber utama sampah plastik.

"Target wali kota, minimal ada satu pasar yang bisa menjadi percontohan. Masih dirembukkan. Kalau sudah ditetapkan, baru disusun teknisnya. Bagaimana agar tidak kelewat merugikan pedagang," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, Mukhyar.

Yang digadang-gadang layak menjadi percontohan yakni Pasar Pandu di Banjarmasin Timur, Pasar Telawang di Banjarmasin Barat, dan Pasar Teluk Dalam di Banjarmasin Tengah.

Dari 700 ribu jiwa penduduk Banjarmasin, setiap hari muncul 580 sampai 600 ton sampah. Sementara luas TPA Basirih di Jalan Gubernur Subarjo hanya 39,5 hektare. Jika tak ada kebijakan pengurangan sampah, diprediksi umur TPA itu tersisa lima tahun saja.

Disebutkan Mukhyar, dari 600 ton sampah, 84 ton diantaranya merupakan sampah plastik. Sejak Perwali No 18 berlaku, terjadi pengurangan sampah hingga 62 ton perhari. (fud/by/bin)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 11:53

4 Nama Pimpinan DPRD Kalsel Tunggu Disahkan

BANJARMASIN - Empat nama calon pimpinan definitif DPRD Provinsi Kalsel…

Selasa, 17 September 2019 11:48

Di HST, Tiga Calon Sudah Mengambil Formulir

BARABAI - Para politisi mulai berebut tiket PDI P untuk…

Selasa, 17 September 2019 11:44

IP Jeblok, Beasiswa Ditarik

BANJARMASIN - Mahasiswa penerima beasiswa Indonesia Bright Future Leade (IBFL)…

Selasa, 17 September 2019 11:41

Tak Selicin Trotoar Lama

BANJARMASIN - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarmasin…

Selasa, 17 September 2019 11:30

Hoax Sekolah Masuk Jam 9: Disdik Tegaskan Tak Pernah Sebar Kabar Lewat WA

BANJARBARU - Sejak Senin (16/9) pagi. Beredar pesan di aplikasi…

Selasa, 17 September 2019 11:27
Pemko Banjarbaru

Walikota Instruksikan SKPD Piket Karhutla

BANJARBARU - Naiknya status Karhutla dari Siaga ke Darurat membuat…

Selasa, 17 September 2019 10:57

Bolos Kerja, 43 PNS Terjaring Razia

SATPOL PP merazia PNS yang keluyuran pada jam kerja di…

Selasa, 17 September 2019 10:50

Hibah Dana Pilkada Pertama Diteken

BANJARMASIN - Ketua KPU Banjarmasin Gusti Makmur meneken perjanjian hibah…

Selasa, 17 September 2019 09:59

Paman Birin Dinobatkan Jadi Warga Kehormatan Dayak Pitap

BALANGAN- Perhatian Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dalam melestarikan kearifan…

Selasa, 17 September 2019 09:43
Pemko Banjarbaru

Kemah Bhakti Milenial dan MBL Sukses Digelar

BANJARBARU - Kegiatan Kemah Bhakti Milenial di lapangan di Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*