MANAGED BY:
SENIN
16 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Kamis, 10 Januari 2019 14:03
Pengalaman Pahit Peseban di Pimpin Wasit Nurul Safarid
PENGALAMAN PAHIT: Penggawa Peseban mengakui kepemimpinan Nurul Safarid sempat merugikan timnya.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Ditangkapnya wasit Nurul Safarid tindakan pengaturan skor dan mendapat uang suap sebesar Rp 45 Juta mendapat respon dari sederet pemain Peseban Banjarmasin.

Pasalnya, wasit asal Kabupaten Garut ini pernah memimpin laga Peseban Banjarmasin di tahun 2017 silam.

Saat itu Peseban Banjarmasin melakoni laga di kompetisi Liga 3 zona Nasional. Tergabung di grup B bersama PSKC Cimahi, Persibo Bojonegoro dan Aceh United. Nurul Safarid memimpin laga Peseban di laga terakhir kontra Aceh United. Laga tersebut pun dimenangkan oleh Aceh United.

Salah satu eks Peseban 2016-17 Denny Indra Permana berbagi ceritanya mengenai Nurul Safarid. Awalnya Denny mengaku kaget bahwa pengadil yang sempat memimpin laga Peseban di pentas nasional itu ditangkap akibat tindakan pengaturan skor.

Saat dipimpin Nurul Safarid dua tahun silam. Denny pun masih mengingat beberapa kejanggalan dari keputusan dari Nurul.

“Saat itu laga awalnya berjalan lancar. Tapi kami merasa aneh saja saat Ia (Nurul Safarid) memimpin laga. Kami rasa Ia berlaku tak sepatutnya pengadil di lapangan saat itu,” ujar Denny.

Namun, baginya hal tersebut merupakan masa lalu. “Kemarin jadi pelajaran bagi kami. Intinya kami pernah merasakan dipimpin oleh Safarid. Kaget juga kalau memang benar Ia terlibat kasus pengaturan skor,” tambahnya.

Denny pun berharap Satgas Anti Mafia bisa terus menguak oknum yang terlibat dalam pengaturan skor di Liga Indonesia. “Ini adalah terobosan sangat baik dari kepolisian, semoga semangat memerangi mafia terua terjaga dan bisa bersih sampai ke akarnya,” tutupnya.

Komentar lain juga disampaikan kapten Peseban kala itu, Murjani. Bahkan Murjani masih ingat kekecewaan yang Ia rasakan ketika Nurul memimpin. “Saat itu banyak keputusannya yang saya nilai keliru, sampai membuat kami semua frustasi di laga tersebut,” terangnya.

Justru respon positif dilontarkan Jani (sapaan karab) kepada tim satgas anti mafia bentukan Polri. Ia menilai satgas anti mafia bekerja dengan sangat baik.

“Liga bawah seperti Liga 2 dan 3 ini memang jauh dari sorotan publik. Jadi memang kerja mereka sangat luar biasa,” kata Jani.

Bahkan Murjani berharap tim satgas bisa membongkar praktek pengaturan suap di kasta tertinggi persepakbolaan Indonesia, yakni Liga 1.

“Jangan hanya oknum dari liga bawah saja. Untuk kemajuan sepak bola negeri semuanya harus diselidiki,” harapnya.(bir)


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 10:14

Terinspirasi Karateka, Hermansyah juga Ingin Cetak Rekor Nasional

BANJARMASIN – Ketua Umum KONI Kota Banjarmasin, Hermansyah mengaku terkesan…

Senin, 16 September 2019 10:08

Sahbirin Inginkan 1 Emas untuk 1 Cabor di Pomnas 2019

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor memberikan motivasi kepada 79…

Senin, 16 September 2019 09:58

Sempat Terseok di Putaran Pertama, Ganti Pelatih, Sekarang Martapura FC Terobos 4 Besar

MARTAPURA - Martapura FC sukses meraih poin penuh saat menjamu…

Senin, 16 September 2019 09:55

Pertahanan Barito Bermasalah, Djanur: Kami Lemah Dalam Konsentrasi, Akan Kami Perbaiki

MADURA - Barito Putera berhasil menahan imbang tim bertabur bintang…

Senin, 16 September 2019 09:52

Barito Putera U-18 Sapu Bersih Laga Kandang

MARTAPURA – Barito Putera U-18 sukses mengamankan enam poin dalam…

Sabtu, 14 September 2019 09:44

Perbanyak Turnamen FIFA19

BANJARMASIN - Cabor e-Sports kembali menggelar turnamen dalam tajuk FIFA19…

Sabtu, 14 September 2019 09:42

Tolak Ukur Latihan Tenis Meja

BANJARMASIN – Ajang pertandingan tenis meja bergengsi kembali digelar di…

Jumat, 13 September 2019 10:23

Dijamin Siap Tanding, Inilah Skuad Kalsel Cabor Taekwondo di Pra PON

BANJARMASIN – Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Kalsel menggelar…

Jumat, 13 September 2019 10:19

Ingatkan Pemprov Kalsel, KONI: Jangan Sampai Atlet Kita Terlantar di Papua

BANJARMASIN – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel,…

Jumat, 13 September 2019 10:13

12 Tim Futsal asal Banua Akan Bersaing di BFL II 2019

BANJARMASIN – 12 tim futsal Kalsel dipastikan akan berlaga di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*