MANAGED BY:
SABTU
18 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Kamis, 17 Januari 2019 13:39
PGSI Siapkan Pegulat Senior untuk Seleknas SEA Games XXX 2020
PRIORITAS: Pegulat senior Kalsel dipersiapkan untuk mengikuti Seleknas SEA Games XXX 2020 Filipina. Jadwal seleknas masih menunggu pengumuman resmi dari PB PGSI Pusat.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Pengurus Provinsi Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (Pengprov PGSI) Kalsel akan mempersiapkan para pegulat senior untuk ikut Seleksi Nasional (Seleknas) menuju SEA Games XXX 2020 Filipina.

Walaupun masih menunggu pengumuman dari Pengurus Besar (PB) PGSI Pusat terkait jadwal Seleknas, para pegulat senior Kalsel dipastikan dalam kondisi siap tanding. Sebagai upaya menjaga kondisi fisik, para pegulat senior Kalsel berlatih dengan disiplin setiap hari di Gedung Latihan Gulat Kalsel.


Menurut Sekretaris Umum Pengprov PGSI Kalsel, Agus Febrianto, SEA Games XXX 2020 Filipina merupakan momen comeback bagi para pegulat.

“Tak hanya pegulat Kalsel, para pegulat dari provinsi lain juga punya ambisi untuk lolos Seleknas. Apalagi, pada SEA Games kali ini, gulat kembali dipertandingkan setelah absen pada SEA Games XIX 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia,” sebut Agus kepada Radar Banjarmasin, kemarin (16/1).

Pegulat Kalsel sempat berlaga di SEA Games XVIII 2013 di Myanmar. Kala itu, tiga pegulat Kalsel sukses meraih medali di Naypyidaw.

Yakni, Fahriansyah yang berhasil meraih medali emas gaya grego roman 86 kilogram, M Ricky Fajar membawa pulang medali perak di kelas bebas 76 kilogram, serta Ridha Wahdaniaty meraih medali perunggu gaya bebas 65 kilogram putri.

“Tahun ini, kami mengupayakan bisa meloloskan lebih dari tiga pegulat ke SEA Games XXX 2020 Filipina. Caranya, tentu saja dengan melakukan seleksi lokal terlebih dahulu dalam waktu dekat ini yang khusus diikuti oleh para pegulat senior,” sambungnya.

Oleh karena itu, Agus berharap para pegulat senior Kalsel bisa mempersiapkan diri dengan baik.

“Selain tiga pegulat Kalsel yang pernah berlaga di SEA Games Myanmar, kami juga akan mempersiapkan pegulat senior Kalsel lainnya untuk diseleksi. Antara lain, Roxxana Andrea, M Risqa Adam Wibowo, M Brian Akbar, dan pegulat yang pernah dapat juara di level Asia Tenggara serta Kejurnas,” tandasnya.(oza)


BACA JUGA

Jumat, 17 Januari 2020 09:08

Diawali Festival Olahraga Pelajar

BANJARMASIN – Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)…

Jumat, 17 Januari 2020 09:03

PABBSI Resmi Dipecah Tiga

BANJARMASIN – Berdasarkan hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa Persatuan angkat…

Jumat, 17 Januari 2020 09:00

Cabor Unggulan Didata, TC ke Luar Negeri Tergantung Dana

BANJARMASIN – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel mendata sejumlah…

Jumat, 17 Januari 2020 08:55

Banjarbaru Cup Dimulai Hari Ini, Karateka Unjuk Gigi

BANJARMASIN – Para karateka se-Kalimantan bakal memadati GOR Rudy Resnawan,…

Kamis, 16 Januari 2020 09:07

Pengprov Wushu Tak Kondusif, Tapi Atletnya Tetap Berprestasi

BANJARMASIN – Kondisi roda organisasi Pengurus Provinsi Wushu Indonesia (Pengprov…

Kamis, 16 Januari 2020 09:04

Tahun ini, Pesilat Pelajar Kalsel Tetap Asah Teknik dan Fisik

BANJARMASIN – Pesilat Pusat Pendidikan dan Latihan pelajar (PPLP) Kalsel…

Kamis, 16 Januari 2020 09:03

Samsul Arif Hengkang, Barito Kehilangan Bomber Tajam (Lagi)

BANJARMASIN - Salah satu striker lokal terbaik di Indonesia, Samsul…

Kamis, 16 Januari 2020 09:01

Sore ini, Laskar Antasari Latihan Perdana

BANJARMASIN - Tim Barito Putera akan memulai latihan perdana di…

Kamis, 16 Januari 2020 08:59

Tunggu Surat Keluar, Selangkah Lagi Monim Tinggalkan Barito

JAYAPURA - Eks pemain belakang Barito Putera, Donny Monim mengungkapkan…

Rabu, 15 Januari 2020 07:10

3x3 Diusulkan Masuk Porprov

BANJARMASIN - Pengurus Provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Pengprov…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers